The Last Love

The Last Love
8. Nomor apa?


__ADS_3

Nara POV


Suara pintu terdengar di telingaku dengan suara langkah kaki yang samar mendekati ku


"De bangun ini sudah pagi, kelas mu kapan ?" ucap kakak menepuk bahu ku


"Sekarang emang jam berapa?" lengguhku karna malas membuka mata


"Jam tujuh, ayo bangun"


"Oh...dua jam lagi oppa" ucapku dengan keadaan masih menutup mata


",aaihhh...bangun appa mau berangkat dinas ,untuk beberapa hari,"--kakaku sambil memukuliku dengan bantal


"Iyah..iyah. Tapi gendong" ucapku pada kakakku  dengan rayuan


Kakakku hanya tersenyum dan mengacak sekilas rambutku


Lalu berkata"ayo naik"


Aku tersenyum,memang kakaku yang  ter the best,😂😄😄


Sampai di bawah ayahku mengeleng geleng kepala


"Aih..kamu yah udah gede masih di gendong kasian oppamu "


"Gx papa, kan dia kuat" ucapku saat turun di punggung nya


"Yasudah ayo kita sarapan,ayah udah buatkan untuk kalian" ucap ayahku menuntun ke ruang makan tapi aku malah diam selepas kakakku menurunkan ku dari punggungnya,


"Kenapa?"tanya ayahku


"Bentar ,,oppaku masih diam, aku tidak mau makan kalau dia tidak makan" ucapku merajuk sambil menjulurkan tangan


Kakakku tersenyum "baiklah ayo" ucap kakak mengambil juluran tanganku


Kami bertiga berjalan ke ruang makan dan mendapati makanan sudah tersaji di atas meja makan


"Ini benar ayah yang buat?" tanyaku tak percaya


"Iyah...memang kenapa" tanyanya sambil tersenyum


"Adeku sayang ,jangan ragukan kemampuan ayah..walaupun ayah sibuk tapi ayah jago memasak" ucap kakakku


"Ah..mianhae appa"


"Gwaenchana, ayo kita makan" ucapnya


"Appa,,,apa kah disini tidak ada pembantu atau supir" ucapku


"Ya,,busa kau lihat disini hanya ada kita bertiga" ucapnya sambil mengunyah


"Waeo?" tanyaku (kenapa)


"GwaenchanHa, tapi jika kau mau kau boleh mencarinya" ucap appaku


"Ah..nee" aku mengangguk


Selanjutnya Kami bertiga mengobrol kecil, ini tak pernah ku duga kalau makanan yang dibuat ayahku ternyata memang enak, tapi sayng jika saja mamah ada disini pasti lengkap rasanya


"Kalian berdua baik baik disini yah" ucap appa ku yang kini berpindah ruangan di ruang tamu bersama ku dan juga kakakku


"Mmm..iyah ayah..tenang saja aku pasti bakal jagain nara" ucap kakakku tersenyum padanya


"Ayah,jangan lama lama" ucap ku


"Iyah..kalau urusan ayah udah selesai nanti ayah pasti langsung pulang"


"Kalau pulang jangan lupa beliin boneka Tedy bear"


"Kau ini bukan anak kecil lagi,untuk apa minta boneka, boneka yang ku belikan saja kau tidak pernah peluk" ucap kakakku

__ADS_1


"Gak, papa. Seterah aku mau minta apa, yah emang berapa lama ayah dinas"


"Kurang lebih satu bulan sayang, kau jangan bandel" ucapnya


"Denger tuh." ledek kakakku


"Iyah..iyah.aku bakal nurut"


"Ya udah, ini sudah jam tujuh ayah harus berangkat, "


Aku dan kakaku punberdiri mengantar ayahku Sampai luar, dan Ku terkejut karna banyak bodyguard didepan apartemen kami ini


"Appa chulgugeun " ucapnya setelah cipika cipiki dengan ku


(Ayah berangkat)


Akupun melambaikan tangan saat mobil yang di tumpangi ayah ku sudah melaju pergi


Aku kembali memasuki apartemen ku bersama kakakku


"Dek mau ikut gx ke bar kopi kakak?" ucapnya saat aku masuk kedalam


"Boleh..kapan?"   tanyaku


"Sekarang... Ayo cepat bersiap "


"Tapi tunggu... sejak kapan oppaku ini punya bar" tanyaku yang bingung


"Sejak tinggal disini, aku bukan cuma punya bar tapi diskotik juga" jelasnya


"Aih..." ucapku karna tak menyangka


"Ayo cepat"tegasnya lagi


"Iyah sebentar,napa"ucapku yang kesal


Lima belas menit aku menempuh perjalanan untuk sampai di tempat bar kopi milik kakakku.


"Wauwh...sejak kapan kau membuka usaha mu ini?" pertanyaan itu keluar dari mulutku


"Aish..sudah ku bilang sejak tinggal disini adikku SAYANG" ucapnya sambil menekankan kata sayang,


"Ah...maksudku kenapa bisa membuat bar kopi ini?"tanyaku kemudian


"Aku mempunyai teman,namanya Taeyang, dia mengajak ku untuk membuat usaha kecil kecil sambil kuliah ,aku pun menyetujui nya ,karna uang yang ayah kirimkan untukku selalu tersisa banyak,dan aku investasikan uang itu untuk membuat ini,dan siapa sangka bar ini menjadi terkenal dikalangan elite,ya karna mungkin aku punya teman idol yang selalu datang kesini dan mengabadikan setiap moment nya di media sosial,dan semenjak itu bar ini hanya dikuduskan untuk idol dengan segala privasinya" jelasnya yang mendapat anggukan dari ku


"Ayo...sekarang kau bantu aku Taeyang ada urusan hari ini jadi dia tidak bisa datang kesini" ucapnya


"Nee..oppa"


"Nah,itu ada pelanggan layani mereka sanah" perintah ya


Aku pun mengikat rambutku yang terurai,untuk memudahkan ku dalam melayani pelanggan


Aku menghampiri nya


"Permisi mau pesan apa?" tanya ku tersenyum sambil menyerahkan buku menu memang selain kopi yang di jual ada juga makanan makan ringan yang dapat di beli ditempat ini untuk teman ngopi


Lelaki  berkulit putih itu mengambil  buku menu itu dan membacanya sebentar


"Aku ingin latte satu" ucapnya menatapku


"Oh iyah tunggu sebentar...." aku menyampaikan pesanan itu kepada kakakku,,lagi lagi aku tak menyangka karna ternyata ia seorang barista,dan tak butuh waktu lama kakakku menyelesaikan pesanan nya. Kemudian aku mengantarkan pesanan ke meja yang tadi memesan


"Ini silahkan" ucapku masih dengan senyuman , setelah menyerahkan pesanan itu aku hendak kembali untuk melayani pelanggan lain ,namun tangan ku dicekal oleh lelaki itu


"Tunggu...bisa kah kau temani aku sebentar" ucapnya


Aku kaget dan bingung harus bagaimana sampai akhirnya ucapan keluar dari mulutku


"Ah...tunggu aku harus meminta ijin dulu"

__ADS_1


"Ah..iyah silahkan" jawabnya


Dua menit kemudian aku kembali kemeja itu setelah mendapatkan ijin dari kakakku


"Ya..kau perlu apa denganku?" ucapku basa basi menatap lelaki yang kukira umurnya lima tahun lebih tua dariku


"Tidak..aku hanya ingin berkenalan dengan mu, siapa namamu?" tanyanya


"Ah...aku choi nara, panggil saja nara" ucapku canggung karna baru pertama kali berbicara berdua dengan seorang lelaki


"Oh..kau adik dari pemilik bar ini bukan?" tanya nya


"Nee..bagaimana kau tau?" tanyaku penasaran


Dia tersenyum..dan oh...tidak senyumnya begitu manis


"Aku min Yoon gi, atau sering di sebut suga" ucapnya menjulurkan tangan


Aku terkejut dengan reflek aku membulatkan mataku dan menutup mulutku yang menganga


"Kau..kau suga BTS?"


-pantas saja aku merasa seperti melihat dia, tapi  entah dimana?_batin ku


Dia mengangguk dan lagi dia tersenyum melihat ekspresi wajahku


"Sudah..jangan kaget,"


Memang benar apa yang dikatakan kakakku ternyata banyak kalangan idol yang mampir kesini


"Ah..ani aku tidak menyangka saja" ucapku tambah canggung


"Kau tinggal di kompleks hannam hill kan?" tanyanya


"Nee..bagaimana kau bisa tau?" tanyaku dengan bodohnya


"Ah...aku tinggal ditempat yang sama dengan mu,"


-ah...benar nara, kau bodoh bukan kah kau belihat mereka saat memasuki area hannam hill Kemarin-dumel ku


"Oh..begitu yah.." ucapku pura pura tidak mengetahuinya


"Nee..tempat tinggal kita hanya berbeda arah Dan  kapan kapan bolehkah aku berkunjung kerumah mu?" tanya kemudian


"Ah..tentu saja boleh..mainlah kerumahku jika kau mau" ucapku antusias tapi kenyataanya aku gerogi😂😂😥


"Mmm...bolehkah aku meminta nomor mu?"


"Nomor apa?" tanyaku polos


Dia tertawa,lalu berkata "nomor handphone mu..boleh.."


"Oh..tentu"ucapku yang sedikit tertawa, dan mengetik nomor ponselku di handphonenya yang ia berikan


"baiklah aku harus pergi, aku ada urusan" ucapnya yang bersiap memakai kacamata juga topinya kembali


"Baiklah..." ucapku berdiri memberi senyuman


"Sampai jumpa" ucapnya yang melangkahkan kakinya keluar sambil melambaikan tangan.


Aku membalas nya dengan hal serupa..dan aku tak menyangka yang ku ketahui suga adalah orang yang dingin di semua member dan terkenal swag, tapi ini berbanding terbalik dengan apa yang dibicarakan orang atau pun diberitakan medsos


"G**ood Day For me"


__nara


"Gadis cantik,baik,polos,ramah!!"


_MIn yoongi


🐍🐍🐍🐍

__ADS_1


voye like and komentnya😊😊**


__ADS_2