The Last Love

The Last Love
21. choi seung hyun


__ADS_3

nara pov


Lima menit kemudian aku sampai di depan apartemen ku, aku membuka pintu dengan cepat dan disusul cepat pula oleh Yoon gi


"Nara-ya janganlah marah" ucapnya


"Aku tidak marah oppa" ucapku tersenyum padahal berbanding terbalik


"Kau, bohong nara-ya"


"Tidak, aku tidak berbohong" tapi pada kenyataan nya "iyah"


Dan langsung pergi meninggalkannya namun tangan tertahan oleh Yoon gi,


"Nara-ya" ucapnya lagi


"Apa--" ucapan ku terhenti ketika min yoongi , berwajah dingin itu menarik ku ke pelukan nya lalu mencium bibirku, aku termenung apa yang harus ku lakukan aku tidak boleh munafik karna aku menyukai ini. Tapi bagaimana caranya aku membalasnya karna ini yang pertama kalinya untukku, sedangkan dia begitu lihai melakukannya.


"Sudah jangan marah , kita tidak akan bertemu di waktu yang lama" ucapnya dan aku masih terdiam dalam fikiran ku


Mungkin Yoon gi tersenyum karna ekspresi wajahku yang sudah semerah tomat,


"Ya sudah,aku pulang dulu karna aku harus menyiapkan semuanya saat ini, sampai bertemu lagi" ucapnya yang lagi lagi membuatku terkejut karna dia mencium bibirku sekilas.


Setelah  itu aku menatap kepergiannya.


Tak lama kemudian handphone ku berdering yang menampilkan nama "jiyong oppa" aku pun mengangkatnya sambil berjalan  ke  pintu apartemen ku,


"Nee...aku sudah sampai,ada apa?" ucapku


"Tidak..segeralah kemari ada berita bahagia untuk mu?"


Ucapanya membuat ku penasaran..apa yang di maksudnya, berita bahagia apa?


"Ok..baiklah. Tapi oppa bisakah kau menjemputku"

__ADS_1


"Tentu aku akan segera ke sana" ucapnya


"Baiklah aku tunggu"


Sambungan pun terputus aku membuka pintu apartemen ku setelah memasukan kode, seperti biasa saat aku masuk kondisi ruangan gelap dan hanya terdengar suara suara elektronik.


Akupun menekan saklar untuk menyalakan lampu ruangan, dan beralih untuk naik ke atas sesuai tujuanku tadi,


Sepuluh menit berlalu, mobil jiyoung oppa pun sudah terparkir di pekarangan rumahku, akupun dengan cepat menghampiri nya,


"Ayo..aku jadi penasaran berita apa yang membuatku bahagia"


"Kau akan mengetahuinya nanti, ayo kita pergi." ucapnya


Akupun mengikuti langkah kakinya untuk masuk kedalam mobil, dan dia pun melajukan mobilnya


"Oppa..apa kau tidak lelah?"


"Tidak,,ada apa dengan mu,menanyakan ku seperti itu?" tanyanya heran


"Tidak..kau kan idol, bagaimana bisa seorang Idol berkeliaran?"


"Kau bodoh atau apa?"


"Wae,Kenapa kau menyebutku seperti itu?!"


"Kau kan selalu lihat aku memakai topi,penutup wajah,ataupun kacamata,Gunanya untuk menyamar, dan tentang aku berkeliaran itu urusanku,aku berhak untuk keluar Ruangan, jadi apa salah nya?"


Aku diam memang tidak ada salahnya seorang idol berkeliaran mereka punya hak untuk bebas menikmati hidup, tak selamanyakan seorang idol harus slalu di kekang.


"Oh...ya kau bilang Aku akan bahagia jika sudah disana bukan?"


Jiyong mengangguk dengan senyuman, dan aku mengutarakan pikiranku ah tepatnya tebakan ku.


"Apa ini menyangkut oppaku?"

__ADS_1


Tanyaku ragu tapi aku berharap seperti itu


Lagi lagi dia tersenyum dan mengangguk, ya...berarti dugaan ku benar,


"Kenapa Dengannya?,apa dia sudah sadar dari komanya?" tanyaku asal


"Iyah..oppamu sudah sadar,"


Ucapnya


"Benarkah..kau tidak bercanda kan?" ucapku tak menyangka


"Untuk apa aku berbohong?,ini kabar gembira tak mungkin aku tutupi" ucapnya


"Kalau begitu cepatlah menyetirnya, aku sudah tidak sabar melihat oppaku"


"Ah...baiklah" ucapnya benar benar melajukan mobilnya


***


Lima menit akhirnya aku sampai di rumah sakit, dengan langkah gontai aku menyusuri setiap lorong untuk menuju ruangan oppaku,setalah dua menit kemudian aku menemukan nya dengan cepat aku membuka pintu rumahku, dan menghampiri ,memeluk nya


"Oppa..apa kau baik baik saja huh?" ucapku


"Aah...kau Ini berlebihan, aku baik baik saja" ucapnya mengusap punggungku


"Apa kau bilang berlebihan?" ucapku tak terima


"Iya,kau berlebihan,," ucapnya menatapku


"Bagaimana kau bisa bilang sikap aku ini berlebihan, disaat kau hampir saja mati karna wanita sialan itu" kesalku,


"Husttttsh..sudah jangan marah marah.." ucap Taeyang sunbaenim


"Iyah, nara-ya kau tadi tidak sabar ingin cepat bertemu oppamu sejak tadi, dan sekrang ketika sudah sampai kau memarahinya" ucap jiyoung  yang terbahak bahak

__ADS_1


Aku jadi malu sendiri ketika menyadarinya.😂😂😂


MAAF TYPO..


__ADS_2