
Aku sudah sampai dirumahku, oppa ku terlihat bahagia, kenapa tidak?? Pasal nya di perjalanan di taxi tadi eomma ku menelpon, dia bilang bahwa dia sudah berada di bandara seoul, dan sekarang dia tengah menuju ke sini.
Ditambah setelah eomma menelpon ,,appa pun juga menelpon dia juga mengatakan bahwa dia akan melakukan penerbangan hari ini dan mungkin appa sekarang tengah ada di atas langit, melintasi awan.
"Oppa..ayo kita kemar..."__aku mununtunya secara perlahan menaiki anak tangga dan di ikuti oleh suster. Sampai dikamar aku membantunya untuk berbaring.
Setelah itu aku membuka tirai tirai jendela agar cahaya matahari masuk.,, karna selama oppaku di rawat kamar ini belum pernah aku menginjakkan kaki.sama pula seperti kamarku.
"Oppa istirahat dulu yah..aku akan mengajak suster menuju kamarnya,jika membutuhkan sesuatu panggil saja"__ucapku setelah mendapatkan anggukan darinya
"Ayoo sus..."___ aku berjalan keluar di ikuti dengan Suster, menuruni anak tangga menuju kamar tamu di bawah,
"Sus..ini kamarnya,,," ucap ku sembari membuka pintu kamar itu
Suster itu tersenyum lalu berkata
"Terimakasih non, boleh saya pulang dulu untuk mengambil pakaian saya?"
"Oh..tentu,,silahkan" ucap ku tersenyum
"Saya permisi non.." ___suster itu melenggang pergi keluar sedangkan aku menuju kamar ku untuk membuka tirai tirai yang selama dua minggu lebih aku tinggalkan termasuk semua ruangan,terkecuali kamar ayah.
Handphone di saku ku bergetar terus menerus,ku kira panggilan masuk,ternyata pesan
Dari min yoongi dan Jiyoung oppa.
Pertama aku membuka pesan dari min yoongi oppa
From: Min yoongi oppa
-nara-ya aku akan berangkat satu jam lagi..
To: Min yoon gi oppa
- oppa mianhae aku tidak bisa mengantarmu
-tapi bisakah kau kerumahaku sekarang
__ADS_1
Setelah membalas pesan dari min yoongi oppa aku membalas pesan dari jiyoung oppa
From: jiyoung oppa
-nara-ya apa kau tidak pergi kekampus hari ini?
-kenapa tidak menghubungiku?
To: Jiyoung oppa
- ah..nee oppaaku tidak pergi kuliah hari ini..
-maaf
Setelah membahas kedua pesan tersebut aku pergi kedapur untuk membuat nasi goreng untuk yoongi oppa,siapa tau dia menyukai masakan ku, satu jam lebih dari cukup bukan untuk memasak nasi goreng dengan telur mata sapi?
Bahan bahan sudah ku iris dan ku masukan kedalam wajan,hingga harum tinggal masukan bahan utama di tambah penyedap rasa dan kecap manis, di aduk , selesai..
Sekarang tinggal telur mata sapi..tak butuh waktu banyak Untuk membuatnya dalam lima menit kemudian masakan ku sudah selesai tinggal menyimpannya di tempat makan
Handphoneku kembali bergetar ,yang artinya pesan masuk,
From: Min yoongi oppa
To: Mi yoongi oppa
-baiklah oppa..aku tunggu
Setelah itu aku pun aku memasukan nasi gorengku pada tempat makan lalu bergegas kedapa menunggunya
Baru saja melangkahkan kaki keluar dari dapur aku mendengar suara bell pintu yang di tekan dari luar, menandakan seseorang datang, instingku dengan cepat merespon dengan melangkahkan kaki menuju pintu karna aku merasa orang yang ku tunggu telah datang dan benar saja ketika membuka pintu aku mendapati yoongi oppa dengan pakaian santainya yang masih terlihat tampan😍😍
"Ah...oppa kau sudah datang?" ucapku basa basi
Dia tersenyum
"Ya..kau perlu sesuatu?" tanyanya
__ADS_1
"Ani...ayo masuk dulu" ajakku
"Andwea,aku tidak masuk karna pasti semua member mencari ku,aku tidak bisa lama" ucapnya kemudian
Aku tersenyum,menganguk mengerti akan apa yang dia maksud,
"Ah..baiklah, tunggu disini" ucapku yang mendapat aggukan darinya.
Setelah itu aku pergi mengambil tepat makan yang berisikan nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi.
"Ini ...oppa aku membuatkan ini untuk mu"ucapku memberikannya
Dia menerimanya dengan bingung dan bertanya
"Apa.ini?"
"Itu bekal untukmu, aku membuatkan nasi goreng, kau bilang kau ingin bukan" ucapku tersenyum
"Ah..nara-ya ,,aku merepotkan mu"
"Ani..aku hanya ingin membuatkan mu saja dan aku senang dengan itu" ucapku
Dia menatap benda itu lalu tersenyum
"Dan lagi, jika oppa tak sempat memakannya kau selagi panas kau bisa menghangatkannya" ucapku kemudian
"Ah...baiklah aku terima ini, dan maaf aku harus pulang sekarang, terimakasih nara" ucapnya dengan cepat tanpa aba aba dia mencium keningku
Aku mematung menatap kepergiannya yang tersenyum pada ku, sampai akhirnya dia hilang dari retina ku, akupun memutuskan untuk pergi kekamarku dengan menutup pintu
Tak lama kemudian bell rumah berbunyi, dengan terpaksa aku membukanya padahal aku baru saja hendak masuk kamarku. Dan seharusnya dari oppaku sakit aku mencari pembantu, untuk kemudahan dalam urusan rumah, juga supir karna jika berpergian aku gampang kan gx perlu minta tolong buat di jemput orang lain ataupun naik taxi dan kendaraan umum
Bell berkali kali di tekan,,membuat ku kesal mendengar
"Iyah ....sebentar.."
Tiba didepan pintu aku membukanya dengan kasar.
__ADS_1
Awalnya hendak memaki orang yang ku kira suster, namun niat itu luntur