The Last Love

The Last Love
34. nan gwaenchanha


__ADS_3

Author Pov Bangtan


Ini hari terakhir konser di L.A dan setelah itu  kami konser di Oakland


Namun sebelum berangkat tour ke tempat tujuan para member di beri waktu berlibir di L.A selama dua hari


Sebelum berangkat kembali ke stadion para member selalu menghabiskan waktunya untuk berkeliling kota atau pun berwisata mengunjungi destinasi di L.A.


Sepsrti yang di lakukan jimin dan J-hope yang berjalan jalan menikmati suasana kota LA.


Ya jimin merupakan member yang slalu berpergian dengan maknaenya ataupun hyungnya , dia berpergian tidak bisa sendiri karna menurutnya itu semua tidak mengasikkan.


Berbeda dengan yoongi , dia menyukai kesendirian, seperti sekarang ini min yoongi sedang berjalan menyusuri jalanan kota L.A sambil mengabadikan momen dengan kamarenya.


Memang dirinya tidak sepandai namjoon saat berbahasa inggris. Tapi sedikit demi sedikit yoongi tau dan mengerti setiap katanya.


Min yoong masuk ke dalam kaffe yang di disain dengan warna senada sama seperti kursi dan meja yang di cat pernis, untuk memunculkan serat serat bagian kayunya.


Dia memesan kopi seperti biasanya. Ketika yoongi menaruh  cangkir berisi latte dimeja usai meminumnya dirinya teringat dengan nara, dimana awal perkenalan mereka di buat sampai dirinya bertukar ciuman ,


Berciuman ? Mengingat hal itu yoongi tersenyum sendiri, karna mebayangkan nara saat membalas ciumannya, namu seketika dirinya menjadi sedih kembali dengan muka datar dirinya memikirkan kondisi nara yang berhari hari tanpa kabar


Dan seketika  moodnya menjadi turun, lali memutuskan untuk pergi kembali ke hotel setelah membayar pesanan.


.


.


.


.


Sampai di hotel yoongi membuka pintu kamar yang herbeda dari yang ia tempati mendapati jungkook sedang berkutik dengan ponselnya... dirinya pun mengahampirinya


"Kookie-ah, apa kau sudah mendapat kabar dari nara"


"Belum..hyung...apa kau sampe sekarang belum mendapat kabar darinya?" tanya balik jungkook sambil menegakkan badan menatap yoongi


Yoongi mengangguk sembari menunduk,


"Sabar..hyung mungkin ia masih butuh waktu" ucap jungkook menepuk pundak hyungnya


Taehyung yang sekamar dengan jungkook pun datang dengan membawa dua kantong plastik yang bermerk ****mart lalu menyapa mereka berdua,


"Aku yakin jika yoongi hyung sudah dengan jungkook, pasti membahas nara" ucap taehyung namun tak mendapat balasan dati keduannya


"Hyung kau ini kenapa?, aku tau kau itu dingin, yapi aura mu berbeda dari sebelumnya" ucap taehyung


"Ani...gwaenchana" ucap yoongi


"Aku tau kau pandai berbohong, tapi kali ini kau meyakinkan kalau kau sedang berbohong" ucap taehyung kembali


"Tae hyung, sudah jangan kau mengimitidasinya" sela jungkook


"Aku tidak mengimitidasinya aku hanya bertanya" ucap taehyung


Ketukan pintu terdengar dari luar ketiga pasang mata mereka mengarah ke pintu


"Masuk" ucap jungkook


"Kookie apa disini ada---" ucapan jimin terhenti ketika matanya melihat batang hidung yang ia cari


"Hyung aku mencari mu tadi kamar" ucap jimin


"Untuk apa?"__suga dengan nada


cuek


"Aku hanya memberi tahu" ucap jimin


"Memberi tahu apa tempe?" tanya taehyung sambil cengengesan sedangkan yoongi hanya diam


"Aish... Diam kau" ucap jimin


"Lanjutkan jimin" ucap suga


"Kau benar belum tahu" ucap jimin


"Hey..jimin hyung bagaimana yoongi hyung bisa tau, sedangkan kau belum memberi tahu" balas jungkook


"Siapa tau, dia tau dari internet, atau medsos?" ucap jimin


"Teruskan jimin.. jangan hiraukan mereka" ucap suga kesal mendengar ocehan dari maknaenyw itu


"Nee..hyung tadi aku membuka akun twitter untuk Menyimpan foto yang ku ambil bersama hoseok hyung, dan tak sengaja aku melihat postingan  pihak dispact korea tak sengaja memotret GD sunbaenim dengan wanita yang ku yakini dia nara di sebuah restoran mall, dikabarkan dia sudah menjalin hubungan" jelas jimin


"Benarkah?" respon taehyung terkejut


"Kau bisa cek sendiri, karna aku menemukan hal yang sama saat aku membuka instagram" ucap jimin


"Kau tidak bercanda kan jimin hyung"--respon jungkook yang sama terkejut

__ADS_1


"Aniyeo, aku dan hoseok hyung saja terkejut saat mengetahuinya sedangkan yang ku tahu nara dekat dengan yoongi hyung"--balas jimin


Dan seketika jungkook dan taehyung membuka akun medsos untuk memastikannya.


"Tapi hyung ku harap kau berfikir positif dulu karna itu baru dugaan,dan belum ada konfirmasi dari GD sunbaenim ataupun agensinya" lanjut jimin yang melihat hyungnya hanya terdiam ,


"Wah hyung, aku yakin ini benar nara"-- ucap jungkook saat memukan beberapa foto yang uppload pihak dispect di aku instgram , yoongi pun mendongakkan kepala saat jungkook mengatakannya


"Ku rasa begitu hyung, walaupun aku tidak mengenalnya dekat, tapi aku yakin sekali ini benar nara" ucap taehyung kemudian


"Hustt...kau jangan membuat hati yoongi hyung semakin gerah" ucap jimin pada taehyung


"Aku hanya berpendapat, apa salah" ucap tarhyung yang mengerucutkan bibirnya


"Aku harap berita itu bohong...."ucap jungkook


"Aku juga berharap begitu"__ucap jimin


"Hyung apa kau baik baik saja"__tanya taehyung pada yoongi


"Nee...naneun gweanchanha" balas yoongi memberikan ulasan senyuman tipis


" jimin terimakasih informasinya,," lanjut yoongi yang berdiri menepuk bahu sang maknae


"aku ke kamar, melanjutkan pekerjaanku dulu" sambung yoongi lagi


Ketiganya mengangguk tanda mengerti, dan membiarkan sang hyung untuk pergi meninggalkan ruangan.


.


.


.


Kamar yoongi memang tak jauh dari kamar taehyung dan jungkook hanyak berbatas satu kamar yang di tempati jimin dan jhope dan mungkin hanya beberapa langkah untuk menjangkau kamarnya


Tapi langkahnya begitu berat saat mendapat pernyataan dari jimin, hatinya sesak, pikirannya tertuju hanya pada nara,


Dirinya bertanya tanya kenapa nara mengingkari janjinya untuk bercerita tentangnya selama  tidak di dekatnya,?


Dan kenapa nara tak kujung membalas pesan sampai handphonenya mati karna mungkin dirinya terlalu sering melakukan panggilan?


Jika sudah stress begini jalan satu satu yang yoongi biasa lakukan untuk menghilangkan setres biasanya menyibukan diri untuk menulis karangan lagu, ataupun tidur


Dan saat ini dirinya lebih memilih untuk tidur, dari pada pusing sendiri karna pada kenyataannya dirinya membutuhkan tenaga untuk konser terakhir malam ini di L.A


Baru saja yoong memeluk gulingnya ..suara ricuh yang masuk membuat nya terganggu 


"Dan kau jimin bisakah kau tidak membuat hyungmu untuk tidak tertawa sehari saja huh?" lanjutnya


"Mianhae hyung,,,,aku pikir kau tidak sedang tidur" ucap jimin tertunduk


"Ah...yoongi jika kau mau tidur, tidurlah" timpal seokjin


"Aku tidak bisa tidur jika kalian mengganggu pendengaran ku" ucap yoongi kesal.


"Hyung sebaiknya kita bermain di kamar ku saja, disana juga ada hoseok hyung pasti lebih menyenangkan" ucap jimin


"Baiklah...ayo" dan tanpa aba aba seketika jimin menarik lengan hyungnya


"Hey..." ucap yoongi


"Apalagi yoongi" ucap seokjin


"Jika ada apa apa bangunkan aku" ucapnya


"Ne hyung"


..


..


..


Suara ketukan terdengar di telinga yoongi dan itu membuat durinya kesal untuk yang kedua kalinya


"Hyung apa kau sudah makan?" teriak namjoon dari luar


Yoongi tidak menanggapinya diam memilih diam untuk hal itu,menurutnya makan tidak makan sekali tidak ada ruginya di bandingkan tidur,


"Hyung apa kau sudah Makan?" ketuk namjoon lagi dari luar


Namun tak kunjung mendapat jawaban lagi dari hyungnya.


Sampai akhirnya namjoon berputus asa dan tidak lagi untuk mengganggu hyungna itu,ia memilih untuk pergi meninggalkan hyungnya bergabung dengan yang lain untuk makan sebelum keberangkatan ke tempat tournya


Sedangkan yoongi terlelap dari tidurnya


Di sisi lain para member kecuali yoongi dan namjoon sedang makan bersama yang telah di bawakan oleh managernya.


"Hyung mana yoongi hyung?" tanya jimin yang menyadari namjoon tak datang bersama hyungnya

__ADS_1


"Dia mungkin sedang tidur, aku tak kunjung mendapatkan balasan darinya" ucap namjoon yang datang berbaur mangambil bagian nya


"Aish....kasihan sekali dia" ucap j hope


"Wae...ada apa dengannya?" tanya namjoon


Jhope tidak menjawab dan memilih untuk melirik jimin memberi kode untuk menjawab pertanyaan dari namjoon, jimin pun mengerti dan ia pun menceritakan apa yang di ceritakan pada kedua maknae itu berserta yoongi hyung.


"Ah...Geure,," ucap namjoon (begitu)


" kookie-ah apa kau tidak bisa menghubungi nara sama sekali huh?" tanya namjoon kemudian


Jungkook pun mengatakan hal yang sama saat yoongi menanyaka nara


Namjoon mengangguk paham


"Jika urusan percintaan aku tidak bisa membantunya,karna aku belum berpengalaman?" ucap namjoon


"Tenang saja, dia pasti baik baik saja, dia bisa mengatasinya sendiri" ucap seokjin


"Tapi hyung,,,yoongi hyung venar benar kasihan melihatnya dia baru pertama kali sperti ini" ucap jungkook


"Tenang saja walaupun dia seperti ini, dia akan tetap profesional dalam bekerja" ucap namjoon


Jungkook hanya mengangguk


"Hyung... Mana makanan untuk yoongi hyung aku akan mengatarkannya kekamar" ucap jimin yqng berdiri setelah menghabiskan makanannya


"Semoga berahasil"


Ucao namjoon setelah jimin mendapatkan kotak makan untuk hyungnya.dan sebagai balasan jimin hanya tersenyum dalam hatinya dia juga berdoa agar yoongi membukakan pintu untuknya


Jimin mulai mengetuk pintu kamar yang di tempati yoongi dan seokjin,


"Yoongi hyung ini aku jimin...aku membawakan makanan untuk mu"


Untuk yang pertama kalinya tak kunjung mendapat balsan dari dalam,mungkin karna yoongi sudah benar benar terlelap dari tidurnya


"Yoongi hyung aku akan masuk kamar mu untuk meletakan makanan nya dia tas meja mu" ucap jimin kemudian sambil membuka pintu kamar hyungnya


"Hyung..kita akan berangkat tiga puluh menit lagi aku harap kau menikmati tidurmu" ucap jimin setelah meletakan makanannya


"Dan ku harap kau memakan makananya" lanjut jimin melangkah melenggang pergi


Yoongi sendiri terbangun saat mendengar ucapan yang kedua kalinya ,, namun dirinya malas menjawab, sampai akhirnya ucapan terkhirnya membuat yoongi benar benar bangun dari tidurnya


"Jimin-ah" ucap yoongi saat melihat jimin hendak membuka pintu kamar untuk keluar


Lantas jimin menoleh


"Mwo....hyung kau sudah bangun?" tanya nya


"Kemarilah,  temani aku makan" ucap yoongi


Jimin tersenyum dan tanpa basa basi dirinya menghampiri sang hyung untuk menemaninya makan.


"Jimin-ah apa kau sendiri sudah makan?" tanya yoongi


"Ne..hyung aku sudah makan" balasnya


"Apa kau mau makan lagi" tawar yoongi saat membuka kotak makannya yang lengkap dengan lauk oauk sayur mayur,beserta buah buahannya.


"Ani,,aku sudah kenyang hyung, kau saja yang makan dan habiskan semuanya"_Jimin membalasnya dengan senyuman


Dan tanpa  basa basi yoongi pun menyuapkan makanannya kemulutnya


"Hyung kau kenapa"--ucap jimin saat menyadari yoongi makan dengan malas


"Aku tidak nafsu makan jimin-ah" ucap yoongi


"Aih...hyung setidaknya kau makan beberapa suap"ucap jimin membujuk


"Heyy....jimin kau jago juga membujuk yoongi untuk bangun padahal dia paling tidak bisa untuk di ganggu saat tidur" ucap seokjin yang baru datang dengan suara setengah teriak karna tak percaya


"Bisa kau pelankan suaramu itu?" balas yoongi datar


"Ah...mianhae," timpal seokjin sedangkan jimin menyimak


"Untuk apa kau kemari eoh?" tanya yoongi kemudian


"Eh...apa salahnya, ini kan kamarku juga?" tanya balik seokjin


Yoongi hanya diam dan menatap sisa makanannya yang masih banyak sampai tak sadar kau melamun


"Apa kau mau ku suapi?"


""Tentu saja aku mau nara-ya" balasku spontan


"Yakk..hyung aku ini jimin bukan nara" ucapnya sampai seokjin tertawa


"Hey..yoongi seperti nya kau sangat mencintai gadis itu" ucap seokjin

__ADS_1


Sedangkan yoongi hanya diam dan memilih untuk pergi mandi karna dari jam  tangannya menunjukan pukul 14:55 sore waktu amerika dan itu tandanya lima menit lagi dirinya akan segera berangkat berangkat ke tempat konser.


__ADS_2