The Last Love

The Last Love
3. artis?


__ADS_3

Author POV


Seung hyun sudah bangun lebih awal di banding adiknya itu, ia menatapi wajah adiknya begitu tenang. Dan kerutan dahinya tak mengubah dirinya untuk tetap cantik, Seung hyun berfikir kenapa adiknya tidur seperti itu mungkin ada masalah  yang membuat ketakutan,ataukah tekana yang mengganggunya?


"De ayo bangun,ini udah pagi?"-- ucap seunghyun sambil mengguncang tubuh adiknya itu


Sedangkan yang dibangunkan tak kunjung bangun ataupun menggeliat,


-Sebegitu lelahnya dia?-batin seung hyun


"De.. ayo bangun kita kan berangkat ke jam sepuluh siang"


Ucap seunghyun kemudian sambil mengusap puncuk kepalanya


"Ehmmmmm....huuuuufttthh" lengguhan terdengar ditelinga Seung hyun dari mulut adiknya itu


"Ayo cepat bangun" untuk yang ketiga kalinya Seung hyun membangunkan adiknya.dan itu berhasil membuat adiknya terbangunnya.


" sudah mandi?" tanya nara setengah sadar


"Belum , de  keliling komplek ..kita lari pagi " ajaknya


"Hah...memang ini jam berapa,kenapa kau mengajak berolahraga saat matahari menjelang siang?" tanyanya dengan keadaan sadar sepenuhnya


Seung hyun tersenyum karna reaksi yang diberikan adiknya terkesan kaget


"Ini jam tujuh , ayo cepat ...temani kakakmu keliling komplek, sudah lama aku tidak melakukannya"


"Hah... ku pikir ini jam sembilan, kenapa kau memakai alasan pergi ke korea, jika ingin di temani berkeliling kompleks"


Ucap nara dengan bibir yang mengerucut


Lagi lagi Seung hyun tersenyum dengan wajah nara yang menerutnya lucu apalagi baru saja bangun tidur,


"Jika aku mengatakannya langsung padamu, kau tidak akan mau menemani ku,dan memilih untuk tidur,"


"H.mmm baiklah, aku akan mengganti celana pendekku dengen trening dulu," ucap nara yang meninggalkan kakaknya di ranjang


"Eh...jangan lupa cuci mukanya, yang penuh  dengan iler itu" tawa Seung hyun yang meledek nara padahal tidak sama sekali benar


"Hehh..kau pikir aku ini tukang ileran huh?, aku selalu cantik dalam keadaan tidur pun, walaupun dengan posisi bibirku mengurucut"


Mendengar perkataan nara Seung hyun benar benar tertawa ter bahak bahak,sambil menggelengkan kepala


"Sudah sanah , aku tunggu di bawah"


Sedangkan nara masuk ke kamar mandinya untuk mengganti trening dan mencuci mukanya


💜💜💜


"Ayo.." ucap nara


Seunghyun yang tengah duduk sambil sibuk dengan ponselnya terkejut dan hampir saja ponselnya jatuh jika saja tak cepat ia pegang kembali


"Haihhs..bisa kah kau tidak mengagetkan ku" ucapnya


"Eh...siapa yang mengagetkan mu, aku hanya mengajakmu" bela nara yang tak terima

__ADS_1


"Itu sama saja...,nara kau mengucapkan nya tiba tiba" ucap Seung hyun yang kesal di buatnya


"Haihh...sudah lah jika ingin bertengkar denganku, lebih baik aku tidur lagi" ucap nara yang terlihat malas menanggapi kakaknya itu


"Eh...jangan," seunghyun langsung menarik tangan sang adik yang hendak naik ke atas menuju kamarnya


 "ayo kita pergi" ucap Seung hyun yang spontan karna tidak ingin dia melakukan nya sendirian


" kau sudah memesan tiketnya kan?" ucap nara di sela sela lari jogging nya.


"Sudahlah..kau ini bagaimana, aku takan berkata kita akan berangkat jam 10 kalau aku belum chek in,"


"Oh..kapan kau memesannya?" tannya narra


Sambil tersenyum juga mengacak pucuk rambut adik nya Seung hyun berkata" kau ini bodoh atau bego,ini jaman modern,semuanya serba online"


Sedangkan yang dimarahi senyum cengengesan,


"Kak aku laper....." rengek nara


"Haish,, kau ini,...Ya sudah ayo kita pergi kesana," ucap Seung hyun saat pandangannya tertuju pada suatu tempat


"Kemana?" tanya nara bingung


"Itu, kita makan disana saja" ucap Seung hyun sambil menunjuk pedagang bubur kaki lima


Nara mengikuti arah telunjuk kakaknya itu dan tertawa, sontak membuat kakaknya kebingungan


"Kenapa"


"Kau , yakin mau makan disana?" tanya nara masih tertawa


"Tidak, tumben sekali keinginan mu Itu, biasanya kau lebih memilih makan di restoran di banding pedagabg kaki lima" ucap nara yang menghentikan tawaannya


"Bodo amat, sebenarnya kau ini mau makan atau tidak huh?" ucap Seung hyung yang kesal karna ulah adiknya yang menertawakan nya


"Ah...baiklah, ayo kita kesana" ucap nara


.


.


"Bang bubur ayamnya dua" teriak nara sambil duduk dikursi dan meja yang tersedia


"Iyah..tunggu" ucap penjual itu


Memang tak butuh waktu lama  untuk menuju tempat ini ,hanya beberapa menit dari posisi nya sebelumnya.


"Ini silahkan" ucap pelayannya


"Ini..." ucap nara sambil memberikan bubur ayam kepada kakaknya yang sibuk dengan ponselnya


Seung hyun terperanjat lalu menerima mangkuk bubur nya,dan menyimpan handphone ke dalam saku nya


"ini masih pagi,kau.... jangan buat masalah sepagi ini" ucap seung hyung yang tiba tiba


Sontak nara bingung karna dia tidak membuat masalah apapun lalu bertanya " apa masalah yang aku buat, sedangkan aku dari tadi sedang makan?"

__ADS_1


"Itu, bubur mu penuh dengan sambal kau mau nanti di perjalanan  bulak balik kamar Mandi huh?" omel seung hyun yang memperingati


"Hah..baiklah aku tidak akan mengaduknya, aku akan makan sebagian sayang tidak terkena sambalnya" ucap nara yang sedih karna tidak bisa memakan bubur sesuai dengan selera nya


"Tidak, kau pesan lagi sana" tolak seung hyun


"Ih..apa apaan udah gx papa.." balas nara yang tidak mau,


"Eh..apanya yang gx papa, makan mu nanti sedikit, " ucap seung hyun


"Ih...gx papa ,aku lagi diet" ucap nara dengan cengiran di wajahnya


Tapi malah mendapat jitakan dari seung hyun "kau mau diet? Kau tidak sadar apa?? badan mu sudah kerempeng jadi buat apa kau diet huh?"


Nara terdiam ,benar apa yang dikatakan kakaknya itu.tubuhnya memang kecil tapi tak sekerempeng  yang di bilang kakaknya, malah tubuhnya hampir saja mendekati kata sempurna untuk tinggi tubuh 170 berbeda jauh dengan kakaknya yang memiliki tinggi tubuh 182


"Sudahlah jangan di bahas aku sedang makan" ucap nara yang tak ingin melanjutkan pertengkaran kecil mereka, dan seung hyun pun menuruti adiknya untuk tidak lagi berbicara


Tiba tiba tiga orang perempuan menghampiri mereka , eh..mmm tepatnya pada seung hyun


"Excuseme, oppa can I picture with you" ucap salah satu dari mereka yang mengenakan baju kaos biru bertuliskan T.O.P dengan ekspresi tak karuan


Seung hyun diam pada ketiga gadis itu sambil menujuknya dan menunjuk dirinya,  nara tertawa terbahak bahak melihat nya


"Kalian mau foto dengan orang ini?" tanya nara kemudian


"Iyah, ku pikiir kau tidak bisa berbahasa indonesia karna wajah kalian terlihat asing bagi kami, seperti orang korea." ucapnya lagi


Nara tersenyum..


"Untuk apa kalian meminta foto pada ku" ucap seung hyun kemudian dan mendapat respon terkejut dari ketiganya


"Wah..oppa kau juga bisa berbahasa indonesia" ucap salah satu dari ketiga itu yang mengenakan jaket biru tua bertuliskan BIGBANG


"Hey, kakakku bertanya kenapa kau ingin berfoto dengannya,kenapa kau menjawab yang bukan pertanyaan nya?" ucap nara yang masih dalam keadaan tersenyum


"Ah...ani, dia sangat mirip dengan bias kami T.O.P Bigbang, pemain dari film out of control" ucap wanita yang berkerudung


Nara dan seung hyun terkejut dengan jawaban yang diberikan gadis itu,


"Ah masa sih" ucapnya kemudian karna tak percaya


" iyah eonni, lihat ini" gadis berkerudung ini memperlihatkan foto lelaki yang di sebut T.O.P bigbang itu,


Nara melihatnya juga memperhatikannya , dan emang ternyata wajahnya begitu mirip dengan kakaknya, sangat sangat mirip,,


"Ya sudah ka, turutti saja mereka"  ucap nara yang melirik kakaknya


"Ya sudah baiklah, ayo" ucap seung hyun yang menuruti adiknya dan kemudian berdiri di tengah tengah ketiga gadis itu dan kalian tau nara di jadikan alat untuk memotret mereka.


"Ghamshamida" ucap merka bertiga


Nara pun mengangguk dan setelah mereka pergi dirinya kembali tertawa


"Aih.. Aku punya kakak yang mirip dengan artist korea" goda nara


"Eh..kau ini apaan sih, sudah ayo kita pulang ini sudah jam sembilan, kita harus ber siap"

__ADS_1


"Baiklah, ayo kita pulang"


Setelah membayar pesanan mereka pulang, dan nara masih tertawa karna tidak percaya, sebenarnya aku ingin memastikan dan ingin mengetahui lebih dalam trntang aktor yang dibicarakan ketiga gadis tadi...tapi masa bodo ah .mungkin itu kebetulan,siapa tau ibuku dulu sangat mengidolakan lelaki itu..


__ADS_2