Transmigrasi Belvia

Transmigrasi Belvia
109


__ADS_3

"Bang ini gimana Sagara gak punya baju dan pampers dia mau pake baju apa bang, nih Abercio belum juga sampai mana sih dia bang" tanya Hana menatap Sagara yang tengah telanjang habis selesai mandi lari kesana kesini udah seperti tuyul.


Mereka berdua tengah berada di ruang tamu bersama Sagara habis dimandikan oleh salah satu maid yang bekerja di mansion Hawthorne. Sedangkan Kivandra dia berpamitan untuk berangkat kuliah karena pagi ini dia ada kuis. Hana izin untuk tidak berangkat kuliah karena tidak enak badan terutama di bagian bawah ini semua gara-gara ulah Kivandra, dan nanti siang Hana juga akan pergi ke markas Costa Nostra.


Galang malah ketawa melihat Sagara tanpa baju mirip banget tuyul mana joget-joget gak jelas.


Plak!


"Bang" Hana menggeplak kepala Galang.


"Pake kaos abang dulu Han,biar gak masuk angin" Galang menoleh ke Hana.


"Tapi tuh nanti biji cabe Sagara melompat-lompat kalo gak pake kolor bang" sambung Hana.


Tap


Tap


Tap


Mama Lika datang bersama Brivan dari arah belakang."Biar mama sama daddy belikan baju dan perlengkapan Sagara, sementara pake kaos kamu dulu bang"


"mama mau pergi sama daddy?" tanya Hana mendongakkan kepalanya menatap mama Lika dan daddy Brivan.


"Iya, mama mau pergi ke KUA Hana, sekalian mama mau beli perlengkapan buat Sagara,mama pergi dulu ya sayang" pamit mama Lika kepada anak-anaknya.


"Hm hati-hati mah, dad" teriak Hana.


Setelah itu mama Lika dan daddy Brivan menghilang dari pandangan Hana,mereka keluar dari mansion untuk mengurus dokumen pernikahan kedua orangtuanya.


"Kamu gak ke kampus Hana?" Hana menoleh ke Galang.


"Gue izin masuk bang, gue ada perlu mau bertemu dengan Luffy" balas Hana.


"Jadi Luffy belum lo kasih pelajaran sama dia Han? kalo Algav?" Hana pun langsung mengangguk kepalanya ia emang benar belum sempat melihat Luffy sejak memberi pelajaran kepada Algav.


"Algav, udah bang ginjalnya udah gue kirim ke tunangannya dia tapi dia masih hidup dengan satu ginjal nanti Hana akan bikin hidup dia menderita sekaligus tunangannya" senyum licik terpancar dari wajah Hana.


"Ck, benar-benar psycho girl lo, terus gimana reaksi tunangan Algav?pasti dia ketakutan" tebak Galang.


"Hm, seperti apa yang lo pikirkan bang, coba tebak siapa tunangan Algav?" ucap Hana memicingkan matanya ke Galang.


Galang mengerutkan keningnya ia benar-benar tidak tahu siapa yang jadi tunangan Algav. "Emang siapa Hana? gue kenal gak sih ama tuh orang?"


Hana pun mengangguk kepalanya."Lo kenal banget bang ama dia, bahkan selalu di lingkungan kita"


"Sahabat lo Hana? kan mereka juga selalu di lingkungan kita dan kenal dekat sama abang, Tania? Alula? Tiara? siapa sih? antara mereka? jangan main tebak-tebakan dong, pusing deh gue"


"Tiara bang dia tunangan Algav, dia juga diam-diam suka sama Kivandra selama ini dia bersembunyi dibalik topengnya berpura-pura menjadi sahabat baik Hana"


Galang membulatkan matanya mendengar jawaban dari Hana betapa terkejutnya dia, sungguh ini di luar antariksa sahabat macam apa dia benar-benar sangat jahat sekali, Galang kira Tiara adalah wanita yang sangat baik dan polos ternyata jauh dari kata sangat baik dan polos dia lebih suhu ternyata.


"Serius lo Hana? benar-benar gue gak nyangka selama ini kalo Tiara itu musuh dibalik selimut, sahabat berkedok ular kadut, terus lo mau apain dia Hana?"


Hana mengetuk-ngetuk dagu dengan jari telunjuknya."Gue ingin teror dia dengan organ tubuh tunangannya gue akan kirim satu persatu dari ginjal hingga habis gak tersisa apa reaksi dia kalo gue kirim potongan demi potongan tubuh tunangannya itu, gak perlu Kivandra dekat dengannya dia akan ketakutan dan pada akhirnya dia menyerah dan memberikan informasi tentang bokapnya itu"

__ADS_1


"Wah, benar-benar otak licik lo Hana lo pantas jadi artis antagonis deh, tapi lo masih pura-pura tidak tahu apa-apa dan baik sama dia?"


Saat Hana ingin menjawab tiba-tiba suara Sagara mengalihkan pembicaraan mereka.


"OM, SAGAYA PIPIS OM" teriak Sagara yang masih duduk di atas pangkuan Galang.


Hana dan Galang langsung membelalakkan mata mereka apalagi Galang betapa sialnya pagi ini dia harus mandi lagi gara-gara bocil kematian.


"Oh Shiit! lo ngapain pipis di celana gue kamvrettt mana banyak lagi, lo kalo mau pipis bilang dodol,aishhh" ucap Galang menatap celananya yang udah basah kuyup kena pipis Sagara.


Hana udah ketawa ngikik melihat derita Galang. "Bang masih pagi udah dapat rejeki aja nih bang hahaha" gelak tawa Hana.


Galang mencebik bibirnya."Adek kurang ajar lo, ini bukan namanya rejeki tapi musibah aisssh...gue kudu mandi lagi nih lama-lama gue jual tuh bocah" Galang langsung berdiri dan pergi ke kamarnya untuk mandi lagi yang kedua kalinya.


"Ayo kakak mandiin kamu lagi Gara" Hana mengajak Sagara untuk mandi lagi karena dia baru saja pipis sembarangan.


"Asyiik, main ail lagi sama kak Hana" senyum girang Sagara.


...****************...


Adrian lari ke arah Kivandra yang sedang bersama Agam dan lainnya. Sedangkan Abercio sedang berada di minimarket untuk membeli pesanan dari Hana membeli pampers buat Sagara sungguh sangat merepotkan sekali.


Hosh...hosh...hosh.. deru napas Adrian tersengal-sengal akibat lari mencari keberadaan Kivandra. Ini semua gara-gara gosip terbaru di group kampusnya.


"Gawat gawat nyet gawat" ucap Adrian masih mengatur nafasnya.


Semua menatap Adrian dengan tatapan bingung ada apa nih anak?


"Lo kenapa bray? dikejar kuyang lo? atau di kejar banci kaleng?" segala rentetan pertanyaan dari Agam.


Mereka pun langsung melihat group chat kampus disana ada berita hot terbaru mata mereka seketika membulat setelah melihat berita yang ada di group kampus. Apalagi Kivandra sudah sangat geram dan urat leher tercetak sangat jelas.


"Lo salah cari lawan b*tch" desis lirih Kivandra.



"Jiangkrik tenan, wah bener-bener minta di hajar nih orang yang nyebar nih berita" gerutu Kalandra ia tahu kalau berita itu berita hoax tidak benar adanya.


"Ini gak benar kan? kalo benar wah, gak nyangka Tiara nusuk dari belakang sahabatnya sendiri" kaget Agam benar-benar ia tidak menyangka selama ini Tiara menyukai pacar sahabatnya itu.


"Menurut lo gimana? mana mungkin si bos suka tuh anak, dia kan bukan tipe si bos apalagi dia sahabatnya Hana berani sekali dia bikin berita seperti ini" bantah Adrian ia sangat tidak setuju kalo Kivandra dengan Tiara benar-benar pasangan tidak cocok.


Tak hanya mereka saja yang terkejut Delvin pun tak menyangka kalau Tiara sepupu nya itu menyukai Kivandra dan berita macam apa ini bukannya Tiara mempunyai tunangan sendiri setelah tawuran kemarin tidak ada kabar dari Alaska maupun ketua Alaska sendiri mereka benar-benar tidak tahu dimana Algav dan para anggotanya kecuali Kivandra dan Kalandra yang tahu. Anggota inti Alaska di berikan keringanan oleh Kivandra dan Kalandra untuk pergi dari Indonesia jangan pernah menginjakkan kaki ke Indonesia dan Kivandra memberikan uang untuk mereka sedangkan Luffy dan Algav masih berada di penjara Costa Nostra.


"Apa yang lo lakukan bos? apa Hana tahu tentang ini?" tanya Adrian kepada Kivandra yang sedari tadi hanya diam saja.


Tak lama kemudian dering ponsel Kivandra berbunyi Kivandra melihat siapa yang menelpon ternyata bokapnya sendiri tak lain Darren. Kivandra langsung menerima panggilan telepon dari daddy Darren.


"Hm halo"📞 ucap Kivandra


"..."


"Baiklah dad" Kivandra mengakhiri pembicaraan lewat telepon dengan daddy Darren.


Kivandra menyeringai setelah itu ."Mari kita bermain,b*tch"

__ADS_1


"Kalian dapat undangan dari daddy dan kalian harus datang senin malam, terutama buat lo Delvin lo wajib datang soalnya akan ada hal penting buat lo" ucap Kivandra kepada teman-temannya.


"Apa itu?" dahi Delvin mengerut


"Nanti juga lo bakal tahu sendiri" jawabnya sedikit seringai tipis.


"Emang acara apaan bos?" tanya Adrian.


"Ulang tahun pernikahan daddy" jawab singkat Kivandra.


Mereka tidak tahu saja kalau daddy Darren memiliki rencana dengan Kivandra setelah daddy Darren tahu soal berita yang menggemparkan seluruh kampus bahkan di kalangan para pembisnis.


Di tempat lain Tania dan Alula baru saja keluar dari kelas mereka geram dengan berita hot yang terjadi pagi ini.


"B*ngsat Tiara benar-benar gak punya hati, Kivandra kan pacarnya Hana kenapa dia lakuin ini semua sih" geram Tania sedari tadi ia sudah menahan emosinya saat di dalam kelas.


"Kita cari dia, gue juga gak nyangka dia berani merebut Kivandra dari Hana"


Alula dan Tania pergi mencari Tiara hingga mereka menemukan Tiara saat Tiara keluar dari kantin.


Plak!


Suara tamparan berbunyi nyaring dan renyah, Tania menampar pipi Tiara di depan semua warga kampus, bahkan semua warga kampus shock melihat pertengkaran mereka, tidak menyangka Tania berani menampar sahabatnya sendiri.


"Gue gak nyangka lo menusuk Hana dari belakang, sahabat macam apa lo Tiara! Lo mau rebut Kivandra dari Hana hah? emang gak ada cowo lain di dunia ini kenapa harus Kivandra Ra?" maki Tania.


Tiara masih memegang pipinya bekas tamparan dari Tania. Tiara bukannya malu malah dia tertawa kencang membuat semua warga kampus termasuk Tania dan Alula mengerut dahi mereka.


"Hahaha gue nusuk Hana dari belakang? gue rebut Kivandra dari Hana? BUKAN GUE TAPI HANA YANG UDAH REBUT KIVANDRA DARI GUE BAHKAN DIA NUSUK GUE DARI BELAKANG, GUE UDAH SUKA KIVANDRA SEJAK LAMA SEBELUM KIVANDRA KENAL SAMA HANA ASAL LO TAHU HARUS NYA HANA YANG JAHAT BUKAN GUE" teriak kencang Tiara.


Alula memajukan langkahnya didepan Tiara, Alula juga ikut menampar pipi Tiara dengan keras.


Plak!


"Lo bener-bener playing victim, jangan salahin Hana BEGO! kalo lo suka ngomong sama orangnya jangan lo diam saja sampai Hana jadian sama Kivandra baru lo nyalahin Hana, bener-bener bego lo! jadi selama ini lo munafik baik didepan Hana lo" sentak Alula semua orang tercengang melihat Alula berani membentak sahabatnya sendiri yang selama ini Alula adalah cewe yang paling kalem diantara mereka berempat.


"Hahaha kalo gue munafik kenapa hah? gue juga sebenarnya gak sudi punya sahabat macam kalian tahu gak! gue hanya berpura-pura mau jadi sahabat kalian, cuih" sinis Tiara dengan menyunggingkan sudut bibirnya.


"Gue gak nyangka banget sama lo, kita tulus berteman dengan lo tapi lo malah hanya berpura-pura sakit banget hati gue, bang*sat lo! oke mulai sekarang lo bukan lagi sahabat kita, ayo kita pergi La tinggalin nying blorong itu" ucap Tania hatinya benar-benar sakit mendengar kalimat yang diucapkan oleh Tiara.


Sebelum pergi Alula menyempatkan menjambak rambut panjang Tiara sampai Tiara terpekik kencang merasakan rasa pedihnya di jambak oleh Alula.


"Aaaarrrrghhhhh.....lepasin bastard" pekik Tiara sambil berusaha melepaskan tangan Alula dari rambutnya.


"Gue gak akan lepasin sampai rambut lo jadi botak" teriak Alula yang masih menjambak rambut panjang Tiara.


Tania menarik tubuh Alula agar melepaskan tangannya dari rambut Tiara. "Lepas La, jangan kotorin tangan lo megang rambut dia La, lepas La dia b*tch nanti tangan lo jadi kotor lepas Alula"


Akhirnya Alula melepaskan tangannya dari rambut Tiara. "Ini belum seberapa awas saja gue pastikan Hana akan memberi perhitungan sama lo,bi*tch" setelah itu Tania menarik Alula untuk segera pergi dari sana.


Sedangkan Tiara penampilan nya saat ini seperti orang gila rambutnya acak-acakan akibat jambakan pedas dari Alula. Semua warga kampus mencibir Tiara banyak yang berkomentar pedas tentangnya, ia geram menurut Tiara ini semua gara-gara Hana semua jadi membencinya.


......................


Mau update lagi gak? ayo komen yang banyak wkwkwkw 🤣

__ADS_1


__ADS_2