Transmigrasi Belvia

Transmigrasi Belvia
118


__ADS_3

"Bos nasgornya udah jadi" Adrian menghampiri Kivandra yang tengah ketiduran di sofa.


Puk!


Adrian menabok lengan Kivandra dengan pelan.


Eungh!


Kivandra bangun dan membuka matanya langsung menatap Adrian, ia menegakkan tubuhnya dan menatap ke seluruh ruangan seketika terkejut melihat kondisi dapur yang udah seperti kapal pecah. Kivandra langsung menoleh dan menatap tajam Adrian, Adrian hanya nyengir kuda tanpa bersalah.


Kivandra memijat pelipisnya betapa ancur nya ruangan ini seperti terkena angin topan.


"Sorry bos udah bikin ruangan ini ancur hehe" cengiran Adrian.


Ekhm!


Kivandra beranjak dari duduknya ia berjalan menuju pantry untuk melihat hasil karya Adrian, Adrian hanya mengekor di belakang Kivandra udah kek anak buntuti induknya.


Kivandra menatap hasil karya Adrian dari segi penampilan nasgor not too bad lah menurut Kivandra.



"Ini nasgor buatan lo?" tanya Kivandra menoleh ke belakang menatap Adrian.


Adrian pun menggeser ke samping Kivandra dengan anggukan kepala. "Kenapa bos?"


"Kenapa gak pake kecap?"


"Lupa bos, sorry bos kan katanya tadi yang penting nasgor" bela diri Adrian ia tidak mau di salahkan.


"Hm" jawab singkat Kivandra.


Lalu Kivandra mengambil nasgor tersebut ia berjalan menuju brankar istrinya yang sedang terlelap tidur, lagi-lagi Adrian mengekor dari belakang.


Kivandra menoel-noel hidung mancung minimalis Hana. "Bangun sayang, katanya ingin nasgor bangun hm" suara lembut Kivandra.


Eungh...


Hana terbangun dan menatap wajah Kivandra yang tengah memegang piring nasgor.


Hana pun bangkit dan duduk bersandar di kepala brankar.


"Ini sayang nasgor buatan Adrian tapi kalo rasanya gak enak buang saja ya nanti anak kita bisa keracunan" Hana menjawab dengan anggukan.


"Cih, emang nasgor gue terlalu buruk apa" gumam Adrian berdiri yang tak jauh dari sana.


Hana menyendoki nasgor buatan Adrian langsung memasukan ke dalam mulutnya. Adrian sudah deg-degan melihat nasgornya sudah masuk kedalam mulut Hana.


Hoek!


Hana memuntahkan nasgor Adrian rasanya aneh apa Adrian kebelet nikah?


"Kenapa sayang? gak enak ya?" tanya Kivandra ia menoleh ke Adrian memberikan tatapan tajam padanya. Sedangkan Adrian sendiri sudah cengar-cengir menghilangkan rasa takut seperti di tatap oleh singa jantan.


"Asin banget yank, Adrian kek nya udah kebelet nikah deh" celetuk Hana.


"Hah?" Adrian menatap cengo Hana.


Mana ada gue kebelet nikah, ngadi-ngadi nih anak seloroh batin Adrian.


"Lo ngasih garam berapa sendok sih?" tanya Kivandra.


"Gue lupa bos, mungkin 6 sendok bos sama 3 sendok gula, gue gak tahu asal masukin semuanya aja bos" zuzurly Adrian.


Kivandra tepok jidat betapa bego nya temannya satu ini kenapa gak cari resep di mbah gugel. "Lo punya ponsel sama kuota kan?"


"Punya bos, bos mau pinjam?" Adrian menyodorkan ponselnya ke arah Kivandra.

__ADS_1


"Bukan, tapi lo kenapa gak cari resep di gugel hm? malah asal masukin semuanya ,lo mau racunin istri dan anak gue?" cerca Kivandra menatap tajam Adrian.


Adrian langsung mendelik waduh bisa berabe nih, bisa-bisanya gue lupa kalau punya ponsel sama kuota dasar dodol!


"Mangap bos eh maap bos, bener deh gue lupa bos dan bener gue gak ada niatan mau racunin bu bos sama anaknya bu bos, suwer tek ewer-ewer deh bos✌️"


"Udah sayang biarin Adrian, udah tahu Adrian gak bisa masak malah kamu suruh masak" sambung Hana dengan tanpa bersalah.


Kivandra dan Adrian langsung menjatuhkan rahangnya. "Emang cowok selalu saja salah dan cewek selalu benar" ucap lirih mereka bersamaan sambil menghela nafas dengan pelan.


Brak!!


Pintu kamar VVIP presiden suit terbuka dengan keras siapa lagi tersangkanya kalau bukan tiga tuyul baru saja masuk. Mereka bertiga langsung menoleh ke arah pintu.


"Kalian kalo mau masuk bisa pelan gak? kalo roboh tuh pintu kalian mau ganti tuh pintu?" sentak Kivandra, Kivandra benar-benar tak habis pikir mempunyai teman yang sikapnya seperti dugong semua.


"Hehehe maap bos" cengiran Agam dan dua tuyul berdiri dibelakang Agam.


"Mana jambu bijinya" todong Hana menatap ke arah tiga tuyul.


Agam berjalan menghampiri Hana yang duduk di atas brankar, Agam memberikan 7 buah jambu biji kepada Hana.


"Ini kalian panjat di pohon uncle Mutu kan?" tanya Hana sambil menatap jambu biji.


Abercio melirik ke Kalandra mereka saling lirik-lirikan, sedangkan Agam hanya seperti patung diam saja ia bingung mau jawab apa.


"Ah, i-iya Hana kita baru saja minta ke uncle Mutu" balas Kalandra seraya menginjak kaki Abercio agar dia menganggukkan kepalanya.


"I-iya benar yang dibilang sama Kalandra Hana" suara gagap Abercio.


Adrian yang duduk disana sudah menahan tawanya memandangi tingkah ketiga temannya itu.


"Awas aja kalo kalian bohong, gue jemur kalian seharian di bawah sinar matahari" ancam Hana.


Glek!


Hidung Adrian sudah kembang kempis menahan ketawa rasanya ia ingin menyemburkan tawanya langsung didepan mereka, tapi Adrian masih waras tidak mau mati muda dulu.


...****************...


Hari telah berlalu Brivan dan Lika telah resmi menikah di KUA tidak mengadakan resepsi karena Brivan masih menyembunyikan identitasnya.


Malam senin tiba keluarga Lexander mengadakan pesta ulang tahun pernikahan Darren bersama dengan istrinya semua kolega bisnis dan penghuni kampus Lexander di undang dalam pesta tersebut.



Darren menganyunkan kakinya dengan lebar menuju Agler.


"Apa semuanya sudah siap?" tanya Darren.


"Sudah, semuanya sudah siap terutama keamanan dan para anggota bayangan" balas Agler.


"Seperti dugaan Brivan akan ada penyusup di pesta ini, kita harus hati-hati tempatkan para anggota bayangan untuk menjaga semua tamu yang ada disini terutama Hana dia sedang mengandung calon pewaris Lexander" bisik Darren.


"Hm baiklah, akan gue atur semuanya" anggukan kecil dari Agler.


Darren pun menemui istrinya yang tengah menyapa tamu undangan.



"Sayang, kenapa kamu pake gaun yang belum jadi hm?" tanya Kivandra seraya memeluk pinggang ramping Hana.


"Ini gaun dari mommy Anara, aku gak beli gaun ini asal kamu tahu aku gak enak sama mommy sayang" bela diri Hana.


"Jadi mommy udah miskin gak mampu beli gaun yang udah jadi malah beli gaun yang belum jadi" sindir Kivandra ia sangat tidak suka Hana memakai gaun terbuka.


"Heh, jangan gitu itu mommy kamu Kivandra" Hana melotot ke Kivandra.

__ADS_1


"Lah abisnya mommy belikan kamu gaun kurang bahan gitu" ucap lirih Kivandra.


"Udahlah ayo kita gabung sama yang lainnya, bentar lagi acaranya dimulai" ajak Hana menarik tangan suaminya.


"Bentar" tahan Kivandra ia melepaskan jasnya dan memasangkan ke pundak Hana untuk menutupi bahu putih mulus Hana.


Ck, dasar bapak posesif!


Mereka berdua berjalan menuju kedalam aula dan bergabung dengan yang lainnya.


Tiba-tiba Tiara datang menghampiri Kivandra tanpa rasa malu terhadap yang lainnya terutama ketiga para mantan sahabatnya itu.


"Lo mau jual diri Ra? lo datang ke pesta dengan gaun seperti ini Ra,gaun lo tuh sangat sexy mana kurang bahan ini tuh pesta anniversary bukan club malam atau lo mau goda om-om yang ada disini hm?" sindir Tania dengan mulut pedasnya.


Tiara enggan menjawab pertanyaan dari Tania ia justru mendekati Kivandra tanpa malu.


"Vandra temani gue ke ortu lo yuk, gue mau ngucapin selamat ke ortu lo" ajak Tiara dengan tangannya ingin meraih lengan kekar Kivandra, tapi Kivandra langsung menjauhkan diri dari uler kadut.


"Lo punya kaki kan? lo bisa jalan sendiri tanpa di temani Kivandra, lo gak tahu malu ya? di sebelah Kivandra ada pacarnya Ra" sarkas Alula menatap nyalang Tiara.


"Ck, Hana hanya pacarnya Kivandra sedangkan gue calon tunangannya, mau apa kalian hah!" dusta Tiara dengan menyombongkan diri.


"Dih, ngarep lo? kebanyakan halu lo ya kali Kivandra mau cewe modelan kek lo, gue aja ogah kalo di suruh tunangan ama lo apalagi Kivandra sama saja kek gue" natap sinis Adrian disamping Alula.


"Gue gak butuh komentar dari kalian" senyum sinis Tiara.


"Anjing! gak usah deket-deket gue Ra, apa kurang peringatan dari gue hm? gue udah punya Hana sebaiknya lo pergi dari sini" maki Kivandra menatap tajam Tiara.


"Tapi-


Saat Tiara hendak ingin membalas tiba-tiba suara MC mengalihkan perhatian para tamu. MC mengucapkan selamat atas anniversary pernikahan Darren dengan Anara. Dan setelah ucapan selamat tiba-tiba lampu padam dan membuat para tamu kebingungan. Dan tak lama kemudian layar proyektor muncul disana terdapat video panas dewasa yang pemeran utamanya tak lain adalah Tiara dengan para sugar daddy nya.


Deg!


Jantung Tiara seketika berhenti dan membulat matanya melihat video panas dirinya tertampang di depan sana semua para tamu melihat betapa kotornya Tiara seorang anak dari Rajendra. Semua para tamu mencibir Tiara, Tiara hanya geleng-geleng kepala rasanya tidak percaya dan tidak mungkin. Inikah akhir hidupnya.


Sedangkan Delvin tengah diam menatap layar proyektor yang tengah menampilkan video panas sepupunya. Betapa terkejutnya Delvin ternyata Tiara bukan gadis polos seperti gadis lainnya ternyata dia tidak lebih dari seorang j4l4ng.


Dan terakhir video menampilkan adegan Tiara dengan paman Sam yang tak lain adalah ayah kandung Delvin. Rajendra dan Ratna yang melihat video anaknya hanya memejamkan matanya apalagi Rajendra sangat murka kelakuan anaknya ternyata sama saja dengan Ratna ibunya Tiara, seketika Rajendra pergi dari sana dan diikuti oleh Ratna.


"ANJING" umpat Delvin urat leher tercetak jelas dan tangan mengepal erat di bawah sana. Delvin sangat murka melihat adegan panas ayahnya dengan sepupunya. Mata memerah menatap tajam ke Tiara.


"Del-delvin itu bukan gue beneran Del percaya sama gue" ucap Tiara berusaha mendapatkan kepercayaan dari Delvin sambil menyentuh tangan Delvin.


"ANJING, SINGKIRKAN TANGAN KOTOR LO DARI TANGAN GUE, MULAI SEKARANG LO BUKAN SEPUPU GUE LAGI"maki Delvin menyentak tangan Tiara dengan kencang, ia benar-benar murka dengan Tiara dan ayahnya.


Semua teman-temannya kaget mendengar perkataan Delvin jadi selama ini mereka adalah sepupu? kenapa Delvin menyembunyikan status mereka. Semua teman-temannya saling tatap-tatapan.


"Ternyata lo sama saja ya dengan jal*ng yang ada di club malam, gue kira lo gadis eh ternyata gadis rasa janda hahaha" sarkas Tania


"Iyuh...udah bekas dong pastinya udah turun mesin sayang ya umurnya masih muda tapi udah gak orisinil haha" tawa sinis Alvaro.


"Berapa juta per malam neng? tapi gue ogah sama lo soalnya lobang lo udah longgar" sinis David.


"Anjay longgar gak tuh, udah longgar malah mau deketin Kivandra dih gak ngaca tuh, mau saingan kok sama Hana ya jelas kalah saing lah" sindir pedas Galen jarang ngomong tapi sekali ngomong pedas.


Tiara yang mendengar cibiran dari teman-temannya langsung memundurkan langkahnya.


Saat memundurkan langkahnya tiba-tiba terdengar suara tembakan.


Door ...doooor....


Semua tamu terpekik keras dan berhamburan keluar mencari tempat aman.


"Shitt" umpat Kivandra melihat musuh sudah menabuh genderang.


...----------------...

__ADS_1


Update besok lagi ya.... thanks for reading... 🤗😘


__ADS_2