
...Happy Reading...
...☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️☠️...
Mika berjalan menghampiri mereka,disana Hana dan Kalandra masih shock ternyata Mika anggota bayangan Costa Nostra bukan sembarang orang.
Tuk
Tuk
Tuk
"Maaf, tuan muda dan nona muda saya terlambat" ucap Mika sambil membungkukkan badannya.
Hana tersentak dengan cara berbicara Mika yang terlihat sangat formal sekali.
"Aish,kenapa lo jadi formal gini sih! pake bahasa biasanya aja kita kan udah berteman" sambung Hana menatap Mika.
"Bener apa yang dibilang sama Hana, Mik gak perlu formal kalo sama kita" Kalandra membenarkan apa yang dibilang sama Hana.
"Tapi kalian kan anak dari tuan saya jadi saya harus menghormati kalian semua" ucapnya .
"Udah Mika jangan pake bahasa formal gue gak suka ya, bagi gue lo temen gue bukan anggota bayangan Costa Nostra"bantah Hana menatap kesal Mika.
"Udah nurut aja sama Hana kalo dia marah dia bisa mengacaukan bumi ini bahaya banget" tawa kecil Kalandra yang langsung mendapat tonyoran dari Hana.
Pletak!
"Bedebah,emangnya gue gozila apa" sinis Hana.
Mika dan Kalandra pun langsung ketawa mendengar ucapan dari Hana. "Haha benar lo emang gozila" gelak tawa Kalandra.
"Sepupu lo emang kamvret beb, bisa-bisanya gue dikatain gozila sama dia" tunjuk Hana ke arah Kalandra.
Kivandra langsung menatap tajam ke Kalandra, Kalandra langsung mendengus kan dia sendiri yang bilang bukan gue dasar cewek sukanya memutar balikkan fakta huft!.
"Lo sejak kapan bergabung dengan Costa Nostra Mika?" tanya Hana ia sangat penasaran sekali betapa terkejutnya Mika adalah seorang anggota bayangan berarti dia sangat lihai dalam melakukan tugasnya.
"Udah lama Hana, dan gue juga tahu kalo bokap lo masih hidup dan gue yang selama ini mengawasi lo dari kejauhan, gue juga di tugaskan untuk membantu kalian" balas Mika dengan wajah datarnya.
Hana dan Kalandra langsung membulatkan matanya jadi Mika selama ini mengawasi gerak-gerik Hana dari kejauhan hebat sekali tanpa ada yang menyadarinya emang benar-benar anggota bayangan.
"Wah, kalo Abercio tahu kalo lo bukan sembarang wanita pasti dia gak akan berani lagi adu bacot sama lo Mika" celetuk Kalandra.
Mika mengernyitkan dahinya kenapa jadi bahasnya belatung api sih!
"Ck, kenapa lo jadi ngomongin belatung api" Mika menatap sinis Kalandra.
"Kan dia setiap ketemu sama lo selalu aja ribut adu bacot mulu heran gue kalian gak mau akur" sahut Kalandra.
"Jangan terlalu benci nanti lama-lama bisa jadi suka" sambung Hana langsung di setujui oleh Kalandra.
Mika membelalakkan matanya ogah gue suka sama orang yang seperti Abercio, laki-laki yang tidak bisa di andalkan.
"Mulai besok gue akan bergabung bersama teman-teman kalian agar misi kali ini berhasil tapi tolong rahasiakan identitas saya kepada teman-teman kalian" Mika langsung mengalihkan pembicaraannya.
__ADS_1
"Tenang saja identitas lo akan aman" balas singkat Kivandra.
"Oh ya, kemarin gue disuruh untuk membuntuti seseorang sampai di rumahnya dan gue menemukan sesuatu pasti kalian akan terkejut melihat foto ini saat gue lihat dia keluar dari rumah itu" Mika mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan bukti foto kepada mereka.
Semua membelalakkan matanya setelah melihat foto yang ada di ponsel Mika.
"Dia? beneran lo lihat dia keluar dari mansion itu?" tanya Kivandra ia sangat shock benar-benar shock.
"Hm, iya gue lihat dengan mata kepala gue sendiri dan gue gak buta dan ini buktinya" jelas Mika.
"Gila,gue gak nyangka banget" ucap Kalandra sambil geleng-geleng dengan pelan.
Hana hanya diam entah apa yang dia pikirkan kali ini.
"Gimana kalo kita mengadakan sandiwara ini kita pura-pura tidak tahu apa-apa dulu sampai bukti terkumpul baru kita eksekusi, kita ikuti saja maunya mereka pura-pura bodoh saja kalo ingin mengalahkan musuh" papar Hana semua menoleh ke arah Hana.
"Gimana pendapat kalian?" tanyanya lagi sambil menatap satu persatu.
"Gue setuju" balas Mika tanpa berlama-lama berpikir.
"Gue juga" ucap bersamaan Kalandra dan Kivandra.
Hana pun langsung manggut-manggut."Oke mulai besok kita langsung sikap kita seperti biasanya saja, gue juga ingin lihat apa yang akan dilakukan oleh Tiara kali ini apa dia masih tetap pura-pura polos atau menunjukkan sifat aslinya"
"Tiara tunangannya Algav?" beo Mika.
"Lo tahu itu Mika?" tanya Kalandra langsung mendapatkan anggukan dari Mika.
"Mereka sedang merencanakan sesuatu untuk menghancurkan Hana dan Kivandra, soal kecelakaan Galang emang Algav penyebabnya" jelas Mika.
Hana melotot mendengar perkataan dari Kivandra 'perang' kapan?
"Kapan perangnya?" tanya Hana memicingkan matanya.
"Belum tahu kita lagi waspada dengan gerak-gerik dari Alaska, gue juga mengirimkan mata-mata anggota Ravestrack ke markas Alaska" jawab Kivandra menoleh ke Hana.
"Gue boleh ikut perang?" tanya Hana
"Lo cewek anjir, perang tuh kebanyakan cowok lo gak takut apa di kelilingi banyak cowok-cowok nanti pacar lo bisa kembang kempis" seloroh Kalandra.
"Dih, lo lupa siapa gue hah? gue bisa babat habis tuh Alaska lo pikir gue takut dan gak bisa gitu? salah lo" sentak Hana.
Kivandra menghela nafasnya."Bener apa yang dikatakan oleh Kalandra beb, disana cowok semua gak ada cewek nanti aku khawatir kalo kamu ikut"
"Ck, gue bisa ajak Mika kok yank, tenang aja gue sama Mika bisa jaga diri ya kan Mika?" tanya Hana sambil menatap ke arah Mika.
Mika yang ditatap langsung oleh Hana, Mika menyengir dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal ia bingung mau jawab apa dia hanya bisa menganggukkan kepalanya.
"Noh, Mika aja setuju masak kalian larang gue sih" ketus Hana menatap nyalang Kalandra dan Kivandra.
Mereka berdua sama-sama menghembuskan nafas kasarnya.
Emang cewek gak bisa dilawan kalau ada mau nya harus di turuti batin mereka bersamaan.
...****************...
__ADS_1
Saat pagi-pagi Kivandra keluar dari mansion ia hendak mengeluarkan mobil ia sudah ada janji untuk pergi ke markas Costa Nostra. Secara tiba-tiba Tiara datang ke mansion Kivandra, Kivandra mengerutkan keningnya ada apa dia datang ke mansion gue pagi-pagi begini.
"Kivandra" panggil Tiara berjalan menghampiri Kivandra yang sedang berdiri di samping mobil sport.
"Ada apa" suara dingin Kivandra dengan wajah datarnya.
"Bisa minta tolong gak, anterin gue ke Tania tadi gue dianterin sama temen gue tapi temen gue malah nurunin gue di jalan katanya dia ada urusan mendadak gak bisa anter gue" dusta Tiara ia berharap Kivandra akan mengantarkannya.
Kivandra menatap Tiara tanpa berekspresi, kebetulan Kalandra keluar dari mansion ia juga mau pergi ke markas Costa Nostra tapi saat keluar dari pintu mansion ia melihat ada Tiara yang sedang mengobrol dengan Kivandra, tanpa ba-bi-bu Kalandra langsung menghampiri mereka ia tidak bisa membiarkan Tiara berduaan dengan sepupunya itu.
"Lo ngapain kesini Ra" tanya Kalandra baru saja datang dan berdiri disamping Kivandra.
Tiara menoleh ke arah Kalandra ia langsung tersenyum manis, Kalandra yang melihat senyuman Tiara rasanya ingin gue tendang tuh anak, ck dasar bermuka dua.
"Gue ke sini mau minta tolong kepada Kivandra untuk anterin gue ke rumah Tania" balas Tiara dengan nada centilnya.
Kalandra langsung menatap ke Kivandra apa dia mau mengantarkan medusa ini? kok bisa dia kesini sih, udah kek jaelangkung aja ke sini hanya untuk modus deketin Kivandra.
"Lo bisa sama Kalandra, gue sibuk" ucap dingin Kivandra.
Kalandra melotot mendengar ucapan Kivandra apa dia bilang? gue yang nganterin medusa ini? wah, minta disleding tuh Kivandra tapi kalo gue sleding dia yang ada gue yang di tendang keluar dari mansion.
Tiara tidak terima kalau Kalandra yang mengantarkannya bukan Kivandra, tangan dibawah sana mengepal erat.
"Kenapa harus Kalandra?" tanya lagi Tiara.
"Lo gak denger? gue bilang gue sibuk gue gak bisa nganterin lo karena gue buru-buru" desis Kivandra rasanya ingin menusukkan belati ke Tiara tapi saat ini ia tidak bisa harus sesuai rencana mereka tadi malam.
Kalandra ingin protes tapi tidak bisa kalau dia protes sama Kivandra bisa-bisa ia akan di tendang oleh Kivandra.
"Lo bareng gue Ra, gue akan anterin lo ke Tania" suara tegas Kalandra.
Tiara menatap tajam ke arah Kalandra, sepertinya rencana untuk mendekati Kivandra pagi ini gagal.
"Tapi kan-
"Lo gak lihat penampilan Kivandra hah? dia lagi buru-buru mau bertemu dengan rekan bisnisnya, udah lo sama gue nanti gue anterin lo ke Tania" Kalandra menyela kalimat Tiara.
Terpaksa Tiara menuruti perkataan Kalandra ia tidak mau Kalandra tahu kalau Tiara suka sama Kivandra bisa-bisanya nanti rencana dia akan gagal.
"Hm baik lah" ucapnya.
Kivandra sudah masuk kedalam mobilnya ia langsung pergi meninggalkan Kalandra yang sedang bersama Tiara di depan gerbang rumahnya.
"Masuk" pinta Kalandra untuk masuk kedalam mobil BMW.
Tiara pun dengan terpaksa masuk kedalam mobil milik Kalandra. Coba saja kalau Kivandra gak sedingin itu dan sikapnya seperti Kalandra pasti sudah berhasil mendekatinya.
Gue harus bisa bersabar dulu untuk mencairkan sikap dinginnya Kivandra batinnya.
Sedangkan Kalandra sudah tersenyum miring tipis melihat sikap kesal Tiara.
...----------------...
Thanks for reading 🤗🤗❤️
Buat crazy up nanti ya mau nyari hari yang pas dan luang buat crazy up 🙏
__ADS_1