
...Happy Reading...
...🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂...
Brak!
"Siapa yang bakar markas kita" geram Cakra baru saja datang bersama Brady ke markas Alaska.
Cakra dan Brady baru saja sampai didepan markas Alaska dikejutkan dengan kondisi markas Alaska sudah hangus terbakar semalaman dan hanya sisa puing-puing bangunannya saja.
"Kita harus lapor Algav tentang markas kebakaran Cak" ujar Brady yang diangguki oleh Cakra.
Cakra pun menghubungi Algav dan anggota inti lainnya.
"Menurut lo siapa yang berani bakar markas kita Brad?" tanya Cakra sambil menelusuri puing-puing bangunan markas.
"Ravestrack mungkin" celetuk asal Brady tanpa berpikir.
"Gak mungkin,ini pasti ulah Devils mereka balas dendam karena Galang koma gara-gara balapan motor kemarin malam"
"Apa kita serang langsung markas Devils ini gak bisa dibiarkan Cak, kita harus beri pelajaran kepada mereka" ucap Brady wajahnya langsung terlihat marah.
"Kita tunggu Algav dan lainnya"
Bruuuummmm.....
Tak lama kemudian Algav dan lainnya sampai di markas Alaska. Mereka memarkirkan motornya tepat disamping motor Cakra.
Algav melebarkan matanya, wajah memerah tangan terkepal erat menahan emosi melihat bangunan markas sudah tidak berbentuk lagi.
"Ba*ngsat!" umpat Algav.
"Astaghfirullah ini ulah siapa? kenapa markas kita jadi gosong kek gini" celetuk Zander yang udah berdiri disamping Luffy.
"Cakra kok bisa markas kita ancur" Luffy menatap kearah Cakra.
Cakra hanya mengedikan bahunya saja tanpa menjawab.
"SIAPA YANG BAKAR MARKAS ALASKA" teriak Algav.
"Sepertinya Devils Al, mereka dendam gara-gara Galang masuk ke rumah sakit" balas Brady.
"Ba*jingan" umpat Algav.
"Kita harus serang markas Devils buat balas markas kita udah dibakar sampai habis sama mereka,kumpulkan para anggota kita kumpul di apartemen gue sekarang" perintah dari Algav semua menganggukkan kepalanya.
...****************...
Mansion bangunan ala eropa menjulang tinggi di kawasan perumahan elit. Disana ada mobil sport mewah berhenti didepan gerbang mansion tersebut,seorang gadis cantik keluar dari mobilnya dengan penampilan casual dan tidak lupa ia memakai bandana kesayangannya. Seorang gadis cantik berjalan menuju mansion tersebut tanpa permisi terlebih dahulu.Ia membuka pintu mansion sepertinya tidak ada satpam yang berjaga didepan gerbang.
Tap
Tap
__ADS_1
Tap
"Eh,non pasti cari tuan ya non" tanya maid yang melihat seorang gadis masuk kedalam mansion.
"Iya bi, hehe" cengiran gadis cantik itu.
"Den muda ada di dalam kamarnya non, tuan besar juga kemarin malam pulang kesini" ucap maid yang tengah menatap gadis cantik itu.
"Wah, jadi paman Sam udah pulang bi? lalu dimana paman Sam bi?"tanya gadis cantik wajahnya langsung berbinar-binar mendengar pamannya telah kembali dari Belanda.
"Tuan besar sedang ada dikantornya non" gadis itu langsung menganggukkan kepalanya.
"Kalo begitu aku ke lantai atas ya bi" bibi maid langsung mengiyakan ucapan gadis itu.
Gadis itu melangkahkan kakinya ke anak tangga dan berjalan menuju kamar sepupunya yang berada di lantai 2.
Tap
Tap
Tap
Gadis itu langsung saja membuka pintu kamar sepupunya tanpa mengetuk terlebih dahulu.
Ceklek!
Gadis itu mengedarkan pandangannya mencari sepupu tampannya itu di penjuru ruangan kamar sepupunya.
Tapi tidak menyangka ada seorang cowok yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk yang menutupi bagian asetnya saja, ia pun terkejut melihat sepupunya sudah berdiri diambang pintu kamarnya.
"Wow, tertampang jelas sudah roti sobek 6 biji,gak sia-sia gue buka kamar lo" ucap Tiara dengan menatap kagum ke arah roti sobek milik sepupunya. Selain Alula , Tiara juga pengagum berat cogan dan roti sobek.
"Astaga Mesum lo, lo ngapain ada dikamar gue heh" tanya laki-laki itu.
"Gue bosen dirumah sendirian mana bokap dan nyokap gue lagi pergi ke luar kota, gue cuman mau main aja kesini katanya bokap lo dah pulang ya dari Belanda" ujar Tiara.
Laki-laki itu berdecak kesal bisa-bisanya ia mempunyai sepupu yang no akhlak sepertinya ia harus menyediakan stock sabar yang banyak untuk sepupunya.
"Ya kemarin malam bokap gue pulang, lo kan bisa main ke Hana temenin dia di rumah sakit sana" usir sepupunya.
Tiara mengernyitkan dahinya."Hana sakit? sejak kapan dia sakit, kok dia gak kasih kabar ke gue sih. Gue kira hari libur gini pasti dia lagi sama Kivandra"
"Bukan Hana yang sakit tapi Galang dia kecelakaan gara-gara tanding balapan motor dengan Alaska, lo masih suka sama Kivandra Ra?" jawab sepupunya sambil memakai kaos oblong.
Deg!
"Gue saranin kubur deh perasaan lo ke Kivandra dia udah bahagia sama pasangannya percuma lo suka sama Kivandra toh Kivandra suka sama Hana bukan lo Ra, gue tahu hati lo sakit melihat Kivandra bersama Hana tapi menyukai seseorang itu tidak harus memiliki kalo lo sayang suka sama Kivandra lo harus relakan dia bersama orang yang dia sayangi jangan jadi pelakor diantara hubungan mereka, dan juga mereka tidak tahu kalo kita itu sodaraan Ra, lo sendiri kan yang minta rahasiain ini semua kepada Hana dan lainnya tenang gue gak akan se ember itu kok" papar sepupunya.
Tangan Tiara meremas ujung bajunya ia sangat kesal pada dirinya kenapa Kivandra tidak melirik dia dan malah suka sama sahabatnya itu. Rasanya ia ingin segera memisahkan Hana dari Kivandra.
"Delvin lo sebaiknya gak usah ikut campur urusan gue, lo itu hanya sepupu gue yang seharusnya mendukung gue bukan nyuruh gue buat nyerah" sentak Tiara.
"Ra lo jangan bertindak gila deh,mereka udah mau menikah lo tahu sendiri kan Hana itu psikopat dan juga Kivandra lo jangan memancing mereka untuk berbuat lebih sama lo Ra, gue gak mau lo mati sia-sia ditangan mereka. Please Ra tolong jangan jadi pelakor dan mengkhianati pertemanan lo dengan Hana" Delvin tidak mau sepupunya itu mengalami hal yang tragis seperti Yera.
"Hahaha apa kabar lo yang masih suka sama Hana Vin lo juga masih suka kan sama Hana" tawa sinis Tiara.
"Hana itu udah lama pergi Ra, dia itu Belvia bukan Hana perasaan gue udah lama gue kubur sejak Hana asli pergi dari bumi ini dan gue berusaha melupakannya walaupun berat karena setiap gue berhadapan dengan tubuh Hana rasanya gue sedang bersama Hana asli walaupun di tubuh itu bukan Hana melainkan Belvia, please Ra sebelum semuanya terbongkar"
__ADS_1
"Gak akan gue akan tetap berjuang mengejar cinta gue, gue akan meminta bantuan kepada seseorang yang gue kenal"
Delvin menaikkan satu alisnya."Siapa Ra lo kenal sama siapa"
"Ada pokoknya lo gak perlu tahu dia siapa" sentak Tiara setelah itu dia menutup pintu kamar Delvin dengan keras.
Brak!
Delvin memejamkan matanya merasa geram dengan tingkah sepupunya."Shiitt" umpatnya.
Tiara keluar dari mansion Delvin dengan buru-buru ia juga tidak menanggapi ucapan para maid disana.
Sedangkan Delvin ia bingung harus bagaimana di sisi lain Kivandra adalah sahabatnya dan sisi lainnya juga Tiara adalah sepupunya,ia benar-benar bingung saat ini. Tidak ada yang tahu kalau Delvin dan Tiara mereka adalah sepupu, walaupun Delvin dan Tiara berbeda agama tetaplah mereka sodara. Hanya keluarga Tiara saja yang menganut agama Islam sedangkan keluarga Delvin menganut agama Kristen. Ibunya Tiara mengikuti agama suaminya makanya Tiara beragama Islam.
...****************...
Mama Lika menunggu Hana didepan lobi rumah sakit Hana sedang mengambil mobilnya di parkiran rumah sakit mereka akan pulang untuk ganti pakaian dulu setelah itu mereka akan pergi ke rumah sakit lagi.
Tanpa disengaja seorang pria paruh baya menabrak tubuh mama Lika,dia sepertinya tergesa-gesa keluar dari rumah sakit berjalan tanpa melihat ke depan matanya sibuk menatap ponsel.
Brak!
"Maaf" ucap pria paruh baya itu.
Dia tidak tahu kalau ponselnya terjatuh ke lantai akibat menabrak tubuh mama Lika.
"Lain kali kalo jalan pake mata pak" tegur mama Lika.
"Ah,iya maaf tadi saya buru-buru maaf nyonya" sekali lagi pria paruh baya tersebut meminta maaf kepada mama Lika.
Mama Lika mendengus lalu tidak sengaja ia melihat ada ponsel retak di lantai sepertinya ponsel itu rusak gara-gara terjatuh. Lalu mama Lika mengambil ponsel tersebut dan memberikan kepada pria paruh baya yang tadi menabraknya.
"Permisi ponsel anda jatuh pak" ucap pelan mama Lika sedikit menoel lengan kekar pria paruh baya.
Mama Lika menyodorkan ponsel pria paruh baya itu kepadanya.
"Shitt ancur ponsel gue" gumam lirihnya melihat ponselnya retak.
"Terima kasih ya, oh ya dengan siapa anda kalo boleh saya tahu?saya Brivan sekali lagi terimakasih dan maaf" ucapnya sambil mengambil ponsel yang ada di tangan mama Lika.
Mama Lika ingin menjawab tapi tiba-tiba ada suara mobil klakson mobil Hana, mama Lika mengurungkan niatnya untuk memberitahu nama kepada Brivan.
Posisi Brivan membelakangi mobil Hana jadi Hana tidak tahu kalau mama Lika mengobrol dengan siapa. Mama Lika langsung pergi meninggalkan Brivan yang masih berdiri menunggu jawaban dari mama Lika.
"Ck, dasar emak-emak sombong gak mau kenalan sama pria tampan ini" dengus Brivan melihat mama Lika udah masuk kedalam mobil.
"Tuan, kita harus pergi sekarang" ucapan dari asistennya membuyarkan lamunan Brivan yang sedari tadi menatap ke arah mama Lika.
Brivan langsung menoleh ke arah asistennya ia langsung berdecak kesal."Ayo kita berangkat" Brivan langsung menganyunkan kakinya menuju mobil BMW.
...----------------...
...~Visual Agam dan Kalandra versi manhwa~...
__ADS_1