
...~Adrian_Abercio~...
......................
"Leon" panggil David yang baru saja melihat Leon memakirkan mobilnya
"Apa?" singkat Leon
"Lo udah lihat group Lambe turah sekolahan kita nggak?" tanya David.
Leon mengerutkan keningnya,"Nggak, emang kali ini ada gosip apa lagi?"
"Bukan gosip lagi tapi ini sebuah fakta yang akan membuat lo dan Galang menjadi emosi nggak kalian saja tapi kita juga" ucap David yang diangguki oleh Alvaro dan Galen.
"Fakta apa?" tanya Leon
David memberikan ponselnya ke Leon dia menunjukkan video panas Yera bersama Alister di hotel diamond bukan hanya Alister saja tapi juga bersama om-om lainnya. Leon nampak terkejut melihat video panas Yera , setelah itu Leon meremas kuat ponsel milik David, sedangkan David melotot melihat ponsel jadulnya itu di remas kuat oleh Leon, Kamvret ponsel sejuta umat gue batin David.
"Yon, bisa nggak balikin ponsel gue jangan lo lempar ponsel gue dong, tuh ponsel barang keramat gue satu-satunya" David memelas kepada Leon.
Leon melirik ke ponsel yang berada di tangan kanannya lalu ia mengembalikan ponsel tersebut ke David, setelah itu Leon pergi dari tempat parkir menuju kelasnya.
"Huft, untung ponsel gue selamat" David menghela nafasnya.
"Ternyata kita salah melindungi seseorang ya, bagaimana dengan Galang? gue yakin dia nggak bisa memaafkan dirinya sendiri" ucap Alvaro.
"Apa Hana akan memaafkan Galang Ro?" tanya David.
"Hana nggak mungkin memaafkannya" sahut Galen.
"Kok lo tahu Gal?" tanya Alvaro.
"Coba saja kalo lo jadi Hana apa yang akan lo lakukan kalo punya abang yang selalu menyakiti lo dan menyalahkan lo terus menerus dan jangan lupa kalo abang lo nggak anggap lo sebagai adeknya lalu tiba-tiba abang lo minta maaf sama lo, apa lo mau memaafkan abang lo?" papar Galen.
"Kalo gue sih, nggak mau ya udah nyakitin hati nyalahin gue tiba-tiba datang seenak jidatnya minta maaf, nggak akan gue maafin ya walaupun itu abang kandung gue" monolog Alvaro.
"Gue setuju tuh sama Alvaro, Hati masih sakit dengan gampangnya dia minta maaf, uh..nggak semudah itu bambang!" sahut David.
"Kalo sudah tahu jawabannya kenapa masih tanya?" ujar Galen lalu pergi meninggalkan mereka berdua yang masih di tempat parkir.
•
•
•
Semua warga SH berbisik-bisik tentang Yera saat Yera datang memasuki kawasan SH Yera mengernyitkan dahinya 'Kenapa semuanya melihat gue seperti tatapan benci' batinnya.
"Gue kira polos ternyata suhu bro"
"Tarif berapa neng per malam, sabilah sama gue nanti malam gue bayar full deh asal servicenya memuaskan hahaha"
"Dih, ternyata di sekolah kita ada j*l*ng senior jauh lebih pro di banding wanita club malam"
"Gak tahu malu masih saja datang ke sekolah"
__ADS_1
"Ternyata benar jangan menilai seseorang dari covernya"
"Masih cantikan Hana daripada boneka santet"
"Masih kelas 10 aja udah jebol hahaha gila suaminya nanti hanya dapat bekasnya doang hahaha"
"Eh, sepertinya dia dulu yang ngerebut Leon dari Hana ya, sekarang lihat dia dapat karma cuy"
"Ternyata dia yang anak pungut cuy, bukan Hana dasar Yera penipu"
Yera mendengar perkataan yang terakhir dari salah satu kakak kelasnya itu ia langsung emosi tangan mengepal erat.
"GUE BUKAN PENIPU TAPI KAK HANA YANG PENIPU, INI PASTI GUE DI FITNAH SAMA KAK HANA" teriak Yera.
Sayangnya semua Warga SH sudah tidak percaya lagi sama omongan Yera bahkan sekarang semua warga SH menertawakan perkataan dari Yera, mungkin dianggap sudah gila benar-benar sudah gila.
Galang dkk datang tanpa Leon menghampiri Yera yang sedang sibuk membantah bisik-bisikan dari warga SH.
Deg!
"B-bang Galang" beo Yera
Plak!
Plak!
Galang menampar Yera sebanyak dua kali dengan keras sampai sudut bibirnya mengeluarkan darah, semua warga SH terpekik dan terkejut melihat Galang kali ini menampar Yera notabene adek kesayangannya terutama ketiga tuyul yang ada di belakang Galang pun membekap mulutnya kecuali Galen dia hanya menampilkan wajahnya yang datar.
"B-bang hiks" cicit Yera memegang pipinya yang masih merah bekas tamparan Galang.
"Gue nggak sudi di panggil abang pake mulut j*l*ng lo itu b*tch! Dan mulai sekarang lo bukan lagi adek gue,adek gue hanya satu yaitu Hana bukan lo, gara-gara lo hubungan gue sama Hana hancur, lo selalu fitnah Hana dengan mulut kotor lo itu gara-gara lo gue harus benci Hana" papar Galang.
Semua ponsel penghuni warga SH berbunyi mereka langsung membuka group lambe turah, Galang dkk pun ikut membuka pesan yang ada di group tersebut. Semua orang terkejut setelah menonton video tentang Hana di dorong oleh Yera berada di rooftop sekolah, ternyata pelakunya Yera bukan Hana bunuh diri batin mereka semua. Galang dkk semakin bertambah syock jadi selama ini gadis eh ralat wanita yang bersamanya ada ular kobra yang memiliki bisa yang tajam.
Galang semakin bersalah terhadap adeknya Hana, dosanya kali ini berkali-kali lipat entah dia sekarang merasa tidak pantas bertemu dengan Hana. Tapi disisi lain dia ingin meminta maaf kepada Hana ya walaupun dia tahu pasti Hana nggak mau memaafkannya.
Sedangkan di pojok sana ada seseorang yang sedang tersenyum miring menikmati pemandangan kali ini, ia berhasil mengirim semuanya ke group lambe turah, Dan pastinya dia tahu Galang akan semakin bertambah bersalah kepada Hana,emang dia tujuannya membuat Galang semakin bersalah kepada Hana bukan hanya Galang saja tapi juga papa Dekkan akan semakin berdosa sebagai ayah kandungnya yang tidak bisa bersikap selayaknya seorang ayah kepada anak gadisnya.
"Anjir, dia benar-benar seorang pembunuh"
"Disekolah kita ada seorang pembunuh"
"Nggak nyangka selama ini dia yang dorong Hana, gue kira Hana mau bunuh diri anjir"
"Udah b*tch eh di tambah seorang pembunuh apalagi ngerebut Leon dari Hana nggak nyangka di balik wajah polosnya itu"
"Polos-polos b*tch ternyata"
Yera semakin di buat kebingungan dan malu ia mengacak rambutnya ia sangat frustasi kenapa ini bisa terjadi.
"Lo bahkan ingin membunuh adek gue, emang dasar pembunuh lo! salah Hana itu apa Yera! kenapa lo jahat sama Hana Hah! jawab!" bentak Galang
"Hahaha mau tahu salah Hana itu apa huh? karena kehidupan dia terlalu sempurna dan bahagia sedangkan gue? gue hanya seorang diri tanpa orang tua gue hidup di jalanan gue miskin gue nggak punya orang-orang yang sayang dan mendukung gue sedangkan Hana dia mempunyai segalanya yang nggak gue miliki, bahkan dia memiliki teman kecil yang tampan membuat gue ingin memilikinya. Gue hanya ingin Hana merasakan hidup jadi gue betapa menyiksanya hidup di jalanan tanpa memiliki apapun" papar Yera.
"Apa lo sadar Yera, dengan lo seperti ini lo akan semakin menderita dan semakin hancur hidup lo" balas Galang.
"Gue nggak peduli, yang gue inginkan Hana menderita dan gue akan merebut semuanya apa yang dia miliki bahkan kekasihnya yang tampan itu juga gue bisa merebutnya dari Hana" ucap Yera tersenyum miring.
__ADS_1
"Yera" desis Leon yang udah berdiri di belakang Yera.
Deg!
Yera mendengar suara Leon langsung menegang apa dia mendengar semua perkataan gue batin Yera. Yera langsung membalikkan badannya menghadap ke Leon.
"Kak L-leon" cicit Yera.
Plak!!
Leon melemparkan cincin nikah ke wajah Yera, semua murid SH terkejut melihat Leon melemparkan cincin ke wajah Yera, karena semua murid SH belum ada yang tahu hubungan mereka kecuali Galang dan Galen sedangkan David dan Alvaro sama halnya seperti murid lainnya sama-sama terkejut.
"Kita cerai, cukup sampai disini dan gue nggak mau hidup bersama wanita hamil lebih tepatnya hamil anak orang lain yang bukan daging darah gue sendiri, dan terima kasih lo udah berhasil menjebak gue kedalam permainan lo" desis Leon setelahnya itu Leon membalikkan badannya hendak pergi tapi tangan Leon di cekal oleh Yera.
"M-maksud Kakak apa? Yera benar-benar nggak hamil kak, dan Yera nggak merasa jebak kakak" ngelak Yera masih memegang tangan Leon.
Leon menyentak tangan Yera dengan keras,Yera pun tersentak oleh sikap Leon yang kasar padanya.
"Tangan lo kotor gue jijik di pegang sama wanita murahan kek lo, dan satu lagi surat cerai akan secepatnya gue kirim ke lo" ucap Leon tanpa menoleh ke belakang ia langsung pergi dari sana meninggalkan Yera yang berteriak memanggil namanya.
"Kak Leon hiks" teriak Yera.
"Kak Leon" teriak Yera.
"Wah, ternyata dia hamil cuy tapi bukan anak Leon dia menjebak Leon agar bertanggungjawab"
"Wah jangan-jangan itu anak dari bram"
"Apa itu bram?"
"Berame-rame hahaha"
"Bener-bener murahan banget deh, keluarin aja dari sekolah bener-bener bikin malu sekolahan aja nih"
Bisik-bisik para penghuni warga SH,membuat Yera semakin frustasi.
"Mulai sekarang lo bukan lagi dari bagian keluarga Hareklees"desis Galang lalu ia pergi meninggalkan Yera yang sedang berdiri mematung disana.
Jeder!
Bak seperti disambar petir, hidupnya sudah hancur sekarang dia sudah bukan lagi anak orang kaya lagi.
Ketiga tuyul langsung menyusul Galang dan Leon pergi,Hana dkk melihat semuanya dari kejauhan Hana hanya tersenyum miring,Entah siapa yang melakukannya terima kasih udah membantu gue membuat Yera di permalukan didepan warga SH batin Hana.
Hana ingin membongkar semua kejahatan Yera tapi bukan sekarang waktunya, waktunya nanti saat acara sekolah biar bokapnya ikutan nonton kelakuan anak kesayangannya itu. Tapi ada seseorang yang sudah tidak sabar ingin melihat kehancuran hidup seorang Yera. Kalo kayak gini tinggal gue eksekusi saja lanjutnya dalam hatinya.
"Gue harus cepat-cepat menyingkirkan Hana agar dia merasakan apa yang gue rasakan, gue harus segera menghubungi Alister" monolog lirih Yera.
"Bodoh" batin Davira menonton drama Yera di tengah-tengah desakan para murid lainnya.
......................
......................
Episode selanjutnya akan ada adegan bunuh-bunuhan..kalo nggak suka skip aja ya...
Thanks for reading sorry telat karena habis pulang dari mudik 🤗 ....
__ADS_1