Transmigrasi Belvia

Transmigrasi Belvia
54


__ADS_3

...Kampus universitas Lexander internasional...



Setelah selesai dengan jam kuliah Hana berjalan sendirian di lorong kampus ia ingin menemui Kivandra dan para sahabatnya. Marina dan Ayu telah menunggu Hana di ujung lorong, Hana melewati mereka dengan bersikap cuek.


"Hei,anak maba" panggil Marina di belakang Hana.


Hana tetap berjalan dan tidak menghiraukan perkataan mereka, Hana mengiranya mereka tidak memanggil dirinya.


"Hei, lo budeg apa pura-pura budeg maba centil" teriak Ayu.


Hana terpaksa berhenti ia merasa terganggu dengan suara cempreng mereka,Hana membalikkan badannya.


"Kalian panggil gue?" tanya Hana menunjukkan dirinya sendiri.


"Iya siapa lagi kalo bukan lo, disini hanya lo doang yang lewat" ketus Marina bersedekap dada.


"Apa?kita saling kenal?" tanya Hana dengan suara dingin


"Heh, lo kok gak ada sopannya sama kakak tingkat lo itu cuman maba disini ya harusnya hormati kakak tingkat lo ini" sentak Ayu ia tidak suka dengan kecantikan Hana.


"Harus ya gue hormat dan sopan sama lo berdua? ck, dasar gila hormat"


"Heh, apa lo bilang? kita gila hormat? dasar maba gak tahu diri, jangan sok cantik dan sok centil didepan semua mahasiswa cowok apalagi didepan Kivandra" maki Marina sudut bibirnya terangkat sedikit.


"Maaf ya gue gak merasa sok cantik tuh tapi kenyataannya emang gue udah cantik dari pabriknya gak kayak lo berdua dandan aja udah kek tante girang kalian mau kuliah atau open BO hum? emang ada apa sama Kivandra masalah buat lo hm?" santai Hana sedikit tertawa.


"LO" teriak Marina ia sudah mengangkat tangannya ingin menampar Hana tapi sayangnya Hana langsung mencengkal kuat tangan Marina hingga Marina meringis kesakitan.


"Mau nampar gue huh? oh,tentu tidak semudah itu Tukiyem! Pipi gue mahal perawatannya jadi gue gak izinkan orang sembarangan menyentuh pipi gue apalagi orang kek lo bisa-bisanya gue kena virus" jijik Hana mencengkram kuat tangan Marina.


"Aaargh... Bastard! lepaskan j*l*ng" pekik Marina merasakan cengkraman kuat pada tangannya.


"Butuh kaca? atau di rumah lo gak ada kaca hm? j*l*ng teriak j*l*ng lihat penampilan lo ini" Hana menyentak kencang tangan Marina.


"Ssshh..." ringis Marina.


"Lo berani sekali melawan Marina lo gak tahu siapa Marina hah! lo gak takut kalo lo di keluarkan dari kampus ini" maki Ayu ia tidak tega melihat sahabatnya kesakitan.


"Awsh..gue takut tolong gue kak" ejek Hana menyunggingkan senyumnya.


"Begitukah? sorry ya gue Hana gak akan pernah takut sama kalian dan gue gak mau tahu siapa kalian terutama temen sinting lo itu karena itu gak penting bagi gue" lanjutnya.


"Lo pasti akan menyesal karena udah berani melawan kita, dan sebaiknya lo jauhi Kivandra kalo gak gue akan mengeluarkan lo dari kampus ini" pinta Marina dengan gaya angkuh dan sombong.


"Emang lo siapa gue huh beraninya ngatur-ngatur gue, ortu gue juga bukan sodara gue juga bukan kalian tuh bukan siapa-siapa gue jadi gak usah ngatur gue deh, Emang Kivandra siapa lo huh" ejek Hana .


"Asal lo tahu Kivandra itu pacar gue jadi lo harus jauh-jauh dari dia, dan lo gak cocok bersanding dengannya hanya gue yang cocok karena kita sama-sama orang kaya sedangkan lo hanya maba miskin di lihat dari penampilan lo yang sederhana itu,dan gue sama Kivandra udah lama kenal setahun lebih sedangkan lo baru maba disini udah ngegoda Kivandra mau jadi pelakor Hah! " ejek Marina tersenyum miring.

__ADS_1


"Yakin pacar lo? dih, baru setahun lebih kenal kok udah bangga.Oh jadi lo merasa paling kaya gitu? baiklah gue pinjemin duit dong buat beli baju biar penampilan gue kayak lo itu gak banyak-banyak kok cuman lima ratus juta saja sekalian buat traktir temen-temen gue gimana? gak banyak kan gue pinjem duit lo" ujar Hana ia hanya ingin mengerjai mereka berdua karena mereka berdua udah mengatai dirinya miskin apa mata mereka buta tidak melihat harga pakaian Hana yang di pakainya.


"APA??LIMA RATUS JUTA??" pekik kencang Marina dan Ayu.


"Iya emang kenapa? jangan bilang kalian gak punya duit segitu lah katanya tadi kalian orang kaya, gue hanya minta sedikit kok gak banyak gimana?OMG atau jangan-jangan kalian orang kaya KW" ucap Hana menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Kita-


"Bu bos" teriak Abercio sambil lari menghampiri Hana


Kedua boneka mampang mengerutkan keningnya kenapa Abercio kenal dekat dengan maba ini batin mereka bersamaan saling melirik.



"Eh, bu bos kok ada tante kuntilanak dan tante kuyang disini" sindir Abercio sedikit melirik kedua boneka mampang.


"Tuh, katanya mereka mau mentraktir kita semua yang ada kampus ini di kantin dan juga katanya mau ngasih duit lima ratus juta ke gue" senyum devil Hana, rasain lo gue kerjain hahaha dalam hatinya menertawakan mereka.


Mata Marina dan Ayu langsung melotot mendengar perkataan Hana, apa-apaan tuh maba mau bikin gue bangkrut batin Marina.


Untung ada Abercio kalo gak udah gue tonjok tuh maba sok centil batin Ayu.


"Yang bener bu bos?" pekik Abercio menatap Hana.


"Tanya saja sama mereka katanya mereka orang kaya dan ingin bersedekah kepada kita mereka mau ngasih duit lima ratus juta Yo" balas Hana menyunggingkan sudut bibirnya.


"Gue bukan tante lo" sentak Marina yang tak suka sama mulut pedasnya Abercio.


"Lah bukannya penampilan lo kayak tante-tante yang ada di perempatan jalan raya" sindir Abercio di ketawain oleh Hana.


Marina mendengus kesal dan menghentakkan kakinya ke bawah."Awas ya kalian,ayo kita pergi dari sini".Marina menarik tangan Ayu pergi dari sana.


"Hahaha EH TANTE BAGI-BAGI DUITNYA JADI GAK? MUMPUNG GUE LAGI KISMIN NIH" teriak Abercio Marina semakin berlari menjauh dari sana sambil menarik tangan Ayu.


"Aish, gara-gara lo gue gak jadi dapet duit tuh dari tante kuntilanak" canda Hana.


"Bu bos bangkrut sampek mau minta duit sama tuh tante kuntilanak?" ujar Abercio.


"Lo doain gue bangkrut hah?"pekik Hana berkacak pinggang.


"Eh, enggak bu bos suwer tek ewer-ewer deh bu bos,terus kenapa bu bos minta duit sama tuh ondel-ondel?"ucap Abercio sambil menampilkan tangannya membentuk kode peace ✌️.


"Gue cuman mau ngerjain mereka aja sih, lagian mereka ngatain gue kismin" sahut Hana.


"Hah? ciyus bu bos?" kaget Abercio matanya melotot.


Hana hanya menjawab dengan anggukan saja.


"Mata mereka katarak atau buta sih, gila aja ada yang ngatain bu bos kismin kalo bu bos kismin gue apa coba? melarat gitu?"gerutu Abercio.

__ADS_1


"Sudahlah mungkin mata mereka buta, ayo kita ke kantin Kivandra udah nunggu disana kan yo?" sergah Hana


"Pak bos udah disana sama yang lainnya bu bos" balas Abercio.


"Gaskeun kantin"


...****************...


Saat ini Hana sedang berkumpul bersama anggota Ravestrack, para sahabat Hana dan Galang mereka makan siang di kantin. Membuat penghuni kampus merasa iri dengan Hana dkk bisa dekat dengan most wanted kampus Lexander, apalagi penghuni kampus tidak mengetahui kalau Galang dan Raka adalah sodara kandungnya. Mereka mengira Hana dkk hanya caper dengan para cogan most wanted kampus.


Apalagi para fans Kivandra membenci dan iri kepada Hana bisa pelukan dan dekat dengan Kivandra ketua Ravestrack mereka tidak tahu saja kalau Hana adalah kekasih Kivandra sejak SMA dan mereka berencana ingin bertunangan.


Marina melihat kemesraan Hana dengan Kivandra membuat ia geram rasanya ingin mencakar wajah cantik Hana. Cindy yang baru saja mendaftar kuliah disana tidak sengaja melihat kepalan tangan Marina saat ia sedang ingin ke kantin sendirian, Cindy mengikuti arah pandang Marina ia menyeringai melihat kesempatan ini membuat kerja sama untuk menyingkirkan Hana dari Kivandra, Cindy jatuh cinta dengan Kivandra saat pertama kalinya ia melihat Kivandra di ruang pendaftaran saat itu Kivandra sedang ada urusan dengan seseorang dan tidak sengaja berpapasan dengan Kivandra, Cindy berdecak kagum melihat paras tampan Kivandra sosok idaman bagi Cindy.


Cindy akan memanfaatkan Marina ia tahu kalo Marina juga menyukai Kivandra dengan itu Cindy akan berpura-pura bekerjasama untuk menyingkirkan Hana setelah itu baru menyingkirkan Marina, Cindy benar-benar licik.


"Sepertinya lo menyukai cowok yang sedang di peluk dengan wanita yang sok cantik itu" ucap Cindy yang tiba-tiba mendekati meja Marina dan Ayu.


Marina dan Ayu tersentak mendengar perkataan wanita asing yang mereka tak mengenalnya.


"Lo siapa?" tanya Marina


"Gue Cindy gue baru kuliah disini" Cindy memperkenalkan dirinya.


"Kok lo tahu kalo gue suka sama Kivandra lo kenal sama mereka?" tanya Marina sambil menunjuk ke arah mereka.


"Oh jadi namanya Kivandra" gumam lirih Cindy.


"Ekhm..gue kenal tuh cewek yang sedang peluk Kivandra, sebenarnya dia numpang di mansion gue sama ibunya dia emang orangnya agak kecentilan sama cowok tampan" bohong Cindy dengan seringai tipis sekali bahkan orang lain tidak mengetahuinya.


"Hah? yang bener aja, jadi dia hanya numpang di mansion lo? gue kira dia anak orang kaya tahu nya miskin" Marina dan ayu terkekeh sinis.


"Gimana kalo kita bekerja sama untuk menyingkirkan dia" ucap Cindy.


"Boleh juga gue ingin dia tahu siapa gue dan gue ingin dia di keluarkan dari kampus ini anak miskin gak cocok kuliah di kampus Lexander" sinis Marina dan mendapati anggukan dari Ayu.


"Oke, kita harus merencanakan sesuatu untuknya, simpan nomor gue" ucap Cindy sambil memberi nomor ponselnya.


"Oke thanks kita resmi jadi partner buat nyingkirin cewek gatel itu" balas Marina menyeringai.


"Hahaha bodoh sekali kamu" dalam hati Cindy menertawakan kebodohan Marina yang gampang di kibulin.


......................


...----------------...



Thanks for reading 🤗❤️😘

__ADS_1


__ADS_2