
Ceklek!
Saat membuka pintu kamarnya,Tiara kaget melihat Delvin sudah ada di kamarnya.
"Delvin" cicit Tiara
Tap
Tap
Tap
Tiara masuk ke dalam kamarnya dan sambil meletakkan tasnya.
"Ngapain lo masuk kedalam kamar gue tanpa izin" tanya Tiara duduk di pinggir ranjang.
Bukannya menjawab Delvin malah menghela nafas dengan berat. "Sejak kapan lo suka sama Kivandra?" Delvin balik tanya pada Tiara.
"Emang penting buat lo hah? kenapa? emang gue gak boleh suka sama sahabat lo itu" Tiara menatap nyalang Delvin.
Entah kenapa Delvin merasa seperti tidak mengenal Tiara, dia bukan Tiara yang dulu lagi.
"Ya itu penting Ra, kalo lo lupa Kivandra udah punya pacar Hana sahabat lo sendiri, lo sebagai wanita harusnya tahu perasaan sahabat lo sendiri lebih baik lo mundur jangan jadi pelakor diantara hubungan mereka Ra, perasaan suka sama orang yang sudah memiliki pacar itu salah Ra, lo jangan lukai perasaan sahabat lo" tegas Delvin ia mengingatkan sepupunya agar jangan bertindak terlalu jauh.
"Ck, gue harus seperti lo yang udah nyerah di tengah-tengah jalan hm? maaf, gue bukan lo Delvin gue harus memperjuangkan cinta gue yang seharusnya Kivandra jadi milik gue bukan Hana, dan lo perlu ingat Hana bukan sahabat gue lagi, gue akan rebut Kivandra dari Hana apapun caranya gue bakalan nyingkirin Hana dari kehidupan Kivandra" bantah Tiara.
"Ra gue nyerah itu karena Hana sudah tidak ada lagi di dunia ini Ra, Hana yang sekarang itu bukan jiwa Hana asli melainkan jiwa Belvia yang gue suka itu jiwa Hana walaupun udah sangat terlambat, stop Ra jangan lo terusin ganggu mereka lo tahu sendiri siapa Hana Ra jangan membuat orang tua lo khawatir, lo bener-bener mau jadi pelakor Ra?" Delvin tidak menyangka dengan jalan pikiran Tiara kenapa otaknya gak di pake emang cinta membuat siapapun akan menjadi buta.
"Hahaha gue tahu kalo Hana itu psikopat kan? gue gak akan takut Vin, sebelum dia bunuh gue, gue yang akan bunuh dia terlebih dahulu, ya gue akan terus ganggu hubungan mereka dan gue akan jadi pelakor" pekik Tiara urat leher tercetak jelas ia sangat emosi terhadap Delvin entah kenapa sepupunya itu tidak mendukungnya.
Delvin geleng-geleng dan berdecak ."Ck. Ternyata buah jatuh tak jauh dari pohonnya, lo sama saja dengan nyokap lo Ra"
Tiara menatap tajam ke Delvin setelah Delvin menyebutkan bahwa nyokapnya sama dengan dirinya. "Maksud lo apa hah? lo ngapain bawa-bawa nyokap gue? nyokap gue bukan pelakor asal lo tahu"
__ADS_1
"Lo tahu apa hm? soal nyokap lo? ternyata om Rajendra belum pernah bercerita tentang nyokap lo, masih saja di rahasiakan" sinis Delvin.
Delvin mengira Tiara akan berbeda dengan nyokapnya Tiara ternyata sama saja sama-sama perebut dan pengacau hubungan orang lain.
"Maksud lo apa Delvin, rahasia apa hah?" Tiara semakin bingung ia berpikir bahwa nyokapnya tidak mungkin pelakor sebelum nyokap dan bokapnya menikah.
"Mungkin udah saatnya gue bilang ini semuanya kepada lo tentang nyokap lo biar lo tahu asal usul lo yang sebenarnya, dan gue ingatkan jangan pernah lo ikutin jejak nyokap lo Ra kalo lo gak mau kena karma, Dulu sebelum nyokap dan bokap lo memutuskan menikah, om Rajendra mempunyai pacar namanya tante Dina dan tante Dina memiliki sahabat, sahabat itu nyokap lo Ra tante Ratna setelah jadian tante Ratna selalu ingin ikut kalo tante Dina diajak pergi oleh om Rajendra, dan berakhir bertiga kemanapun tante Dina dan om Rajendra pergi pasti nyokap lo selalu ingin ikut dengan alasan gak mau sendirian di kosan, tante Dina terlalu baik dan polos di balik sifatnya tante Dina nyokap lo pasti memanfaatkannya, tante Dina belum tahu kalo nyokap lo suka dengan om Rajendra, nyokap lo minta nomor om Rajendra kepada tante Dina dengan alasan ingin tanya tentang pekerjaan dulu nyokap lo kerja jadi karyawan di RJ group sedangkan tante Dina desainer terkenal di waktu itu, dibelakang tante Dina nyokap lo selalu menjelek-jelekkan nama tante Dina di chat om Rajendra, om Rajendra masih setengah percaya dengan omongan nyokap lo itu, nyokap lo ingin melenyapkan tante Dina agar nyokap lo bisa menggantikan posisinya nyokap lo ingin menjadi nyonya Rajendra. Sampai H-1 pernikahan om Rajendra dengan tante Dina, om Rajendra tak kunjung datang padahal keluarga om Rajendra sudah datang, tiba-tiba nyokap lo ngirim chat yang isinya foto om Rajendra dengan nyokap lo sama-sama naked di atas ranjang, gue yakin om Rajendra di jebak oleh nyokap lo sendiri, tante Dina shock melihat foto itu apalagi keluarga om Rajendra di buat malu sama kelakuan om Rajendra sendiri, dan lo ingin tahu akhir cerita itu Ra? tante Dina meninggal secara tragis, dia setres memikirkan pernikahannya yang gagal dan khianati oleh sahabatnya sendiri dan tante Dina bunuh diri dari atap gedung RJ group. Kenapa gue tahu soal ini? karena dulu alm kakek pernah cerita kepada gue soal nyokap bokap lo, makanya keluarga besar tidak ada yang suka dengan nyokap lo, nyokap lo juga membuat kakek dan nenek meninggal walaupun semua keluarga belum ada yang tahu kecuali gue, gue harap lo berhenti disini Ra jangan ikuti jejak nyokap lo" panjang lebar Delvin menceritakan tentang kisah nyokapnya Tiara.
"Lo juga anak haram Ra lo anak di luar nikah, terpaksa om Rajendra menikahi nyokap lo karena nyokap lo hamil" lanjutnya Delvin.
Tiara hanya geleng-geleng ia masih belum percaya kalau nyokapnya itu pelakor dan juga pembunuh. "Tidak mungkin, ini pasti bohong" gumam lirih Tiara.
Delvin mendengar gumaman lirih Tiara ia tersenyum miring. "Buat apa gue mengarang cerita untuk lo Ra, kalo lo gak percaya coba lo tanya sama bokap lo itu, pasti di meja kerjanya masih ada foto tante Dina, gue harap lo berhenti mengusik hubungan Hana dengan Kivandra" setelah itu Delvin keluar dari kamar Tiara.
Tiara masih mematung ia masih memikirkan perkataan dari Delvin entah kenapa Tiara masih tidak percaya selama ini Tiara melihat bokap dan nyokapnya itu saling menyukai dan menyayanginya.
Deg!
...****************...
"Pah, duit" pinta Sagara menodong duit kepada Abercio.
Heh? sejak kapan Sagara jadi begal minta duit.
"Buat apa minta duit cil?lo mau beli mainan?" tanya Abercio
Sagara geleng-geleng. "Mainan buat anak kecil pah, Gaya kan udah besal"
Abercio langsung menatap sinis kel tetangga julid. "Besar? apanya yang besar cil? lo masih kecil, itunya aja juga masih kecil gedean punya gue, sok-sokan bilang bukan anak kecil lo"
"Benelan papah Gaya udah besal udah bisa godain ciwi-ciwi cantik, Gaya juga udah punya pacal dalipada papah masih jombyo telus mana ada yang mau sama papah" ucap santuy Sagara.
Abercio mendelik nih bocil mulutnya pedes amat. "Heh, bukannya gak ada yang mau sama gue cil, tapi gue yang gak mau sama mereka, cewe jaman sekarang udah banyak yang janda tapi belum menikah cil lo mana paham soal begituan cil, jadi gue harus selektif pilih calon binik cil, lo masih kecil gak usah pacar-pacaran cil, duit saja masih minta"
__ADS_1
"Jadi mana duitnya pah, Gaya minta duit"
"Ck, buat apa sih minta duit?"
"Buat beli mama balu bial papah gak malah-malah telus keljaannya, kata om Kala kalo mau beli mama balu belinya di toko tok tok pah"
Abercio tepok jidat, kenapa teman-temannya itu selalu bikin Sagara sesat. "Gak usah di dengerin kata om Kala, nanti kita beli mama baru di indoapril" kesal Abercio.
Sedangkan ditempat lain Darren meminta asistennya untuk mencabut saham di RJ group.
"Cabut semua saham Lexander yang ada di RJ group" pinta Darren.
Arjuna sekretaris Darren. "Baik tuan" setelah itu Arjuna pamit.
Agler duduk disofa dia sedang berkutat dengan laptopnya ia sedang membobol cctv.
Darren ikut merebahkan tubuhnya di sofa samping Agler adik iparnya. "Bagaimana apa lo udah menyiapkan videonya?"
"Semua udah beres, tinggal kita beri kejutan kepada pelakor kecil" jawab Agler ayah Kalandra.
"Hm, biar Rajendra terkejut dengan hadiah dari gue" tersenyum smirk tercetak di bibir Darren.
"Kemungkinan seseorang dibalik mereka akan muncul" sambung Agler membuat Darren menoleh dan menegakkan tubuhnya menghadap Agler.
"Pancing terus sampai dia keluar dengan sendirinya gue ingin tahu siapa dia" desis Darren.
"Kapan Bang Brivan akan mengpublikkan dirinya?" tanya Agler.
"Setelah semua pilarnya roboh secara merata" jawab singkat Darren.
Agler terpaksa stay di Indonesia dulu untuk membantu menyelesaikan masalah ini setelah itu Agler dan Jasmine dan kembali ke Australia, sedangkan Kalandra akan tetap stay di Indonesia dia tidak mau kembali ke Australia dengan alasan tertentu.
...----------------...
__ADS_1