
...Happy Reading...
...🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...----------------...
"Anjing" umpat Abercio setelah membaca chat dari Agam.
Hana, Kivandra dan juga Adrian terkejut mendengar umpatan dari Abercio.
"Lo kenapa nyet?" tanya Adrian.
Mereka sedang sarapan bersama di apartemen Kivandra, tiba-tiba Abercio mendapatkan chat dari Agam bahwa Agam dan Delvin sedang di hadang oleh geng Alaska saat mereka sedang menuju markas Ravestrack. Agam butuh bantuan karena tidak mungkin mereka melawan Alaska yang jumlahnya ada 10 orang sedangkan ia hanya dua orang saja Agam dan Delvin sangat kecil untuk menang.
"Agam dan Delvin butuh bantuan bos, mereka di hadang sama geng Alaska,kita harus segera pergi ke sana bos" balas Abercio menatap ke Kivandra.
"BASTARD" umpat Kivandra sambil menggebrakan meja makan.
Brak!
"Berangkat sekarang" ucap Kivandra lalu saat hendak melangkahkan kakinya ke kamar untuk mengambil jaket kebanggaan Ravestrack tiba-tiba tangan Kivandra di cekal oleh Hana.
"Gue ikut" ucap Hana ia berharap Kivandra mengizinkannya untuk ikut membantu Agam dan Delvin.
"Bahaya sayang" tolak Kivandra sambil mengusap-usap punggung tangan Hana.
Hana geleng-geleng kepala."Aku bisa kok berantem kamu lupa kalo aku pernah sabuk hitam di taekwondo".
Kivandra hanya bisa menghela nafas panjangnya bukannya ia meragukan kemampuan Hana tapi Kivandra tidak mau kalau Hana sampai kenapa-kenapa masak mau tawuran ngajak cewek.
"Udahlah bos, ajak aja bu bos siapa tahu bu bos disana bisa bantu kita" ucap Adrian langsung mendapatkan tatapan tajam dari Kivandra.
"Boleh ya sayang" Hana menggoyangkan lengan kekar Kivandra sambil menampilkan wajah puppy eyesnya membuat ketiga tuyul merasa gemas ingin sekali mencubit pipi chubby Hana.
Kivandra sangat tidak kuat jika melihat wajah gemas Hana rasanya ingin mengurungnya di kamar saja,terpaksa ia mengalah.
"Baiklah kamu boleh ikut beb,tapi kamu selalu di belakangku jangan kemana-mana, oke?"
Cup!
Hana mencium pipi Kivandra sekilas membuat dua tuyul melongo bisa-bisanya Hana mencium Kivandra didepan dua tuyul yang masih jomblo bikin jiwa kejombloan mereka meronta-ronta. Apalagi Kivandra pipi dia sudah memerah seperti tomat busuk akibat di cium oleh Hana.
"Baik my baby" senyum manis Hana.
"Shiitt" umpat lirih Kivandra merasa gemas dengan pacarnya itu.
"Woi,kalo gini terus kapan mau pergi nolongin Agam dan Delvin,kalian kalo mau bucin nanti aja setelah tawuran terserah kalian mau guling-guling atau mau salto kita gak perduli yang penting selamatkan sahabat kita dulu" ucapan Adrian membuyarkan kesadaran Kivandra.
Mereka langsung bergegas menuju jalan Bangunsari Timur.
🍂
🍂
🍂
"Kalian ngapain hah, nyegat kita" bentak Agam ia harus mengulurkan waktu agar Kivandra tiba sebelum terjadinya baku hantam.
"Hahaha kita hanya ingin bermain dengan kalian mumpung ketua lo gak ada disini" ucap Cakra sambil terkekeh kecil.
"Badebah, ketua lo juga gak kelihatan dimana dia? atau jangan-jangan ketua kalian cupu hobi banget bersembunyi gak mau memperlihatkan jati dirinya" sindir Agam sambil senyum miring.
"Ba*ngke" umpat Brady ia sangat geram mendengar cacian dari Agam ia juga tidak tahu kenapa Algav tidak mau menampakkan dirinya gara-gara Algav lagi-lagi geng mereka mendapatkan hinaan dari geng lain.
"Daripada adu ba*cot mending kita adu kekuatan gimana" ujar Zander sambil bersedekap dada.
"Ogah gue entar wajah ganteng paripuna gue jadi jelek kena bogem mentah dari lo" tolak Agam sambil menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah tampannya.
"Ck, muka lo jelek gak pernah ganteng gak usah kepedean lo"ejek Luffy yang mempunyai mulut pedas.
"Anying,sialan"umpat Agam.
"Itu temen lo kenapa diem heh, bisu lo?" tanya Cakra menatap ke arah Delvin.
Delvin hanya menaikkan satu alisnya dan mengangkat sudut bibirnya.
"Ah,dia itu es batu jadi percuma kalian ngajak dia ngomong gak bakalan dia jawab" ucap Agam sambil melirik ke Delvin.
__ADS_1
Brrrrruuuuuuuummmmmm......
Tiba-tiba Kivandra,Hana, Adrian dan Abercio baru saja datang dan mereka menghentikan motornya di belakang motor Delvin dan Agam.
"Syukurlah mereka sudah datang" Agam menghembuskan nafas kasarnya.
"Aih, lo suruh ketua lo kesini heh? curang lo" pekik Cakra melihat ketua Ravestrack baru saja datang.
Agam menyeringai."Emang kenapa hah? takut lo? cupu"ejek Agam sambil tertawa kecil.
Kivandra, Adrian dan Abercio turun dari motor dan menganyunkan kakinya menuju Agam dan Delvin yang sedang berdiri berhadapan dengan geng Alaska.
Tap
Tap
Tap
Sedangkan Hana hanya duduk diatas motor Kivandra sambil menatap ke arah mereka.
"Kalian ngapain cegah anggota gue di tengah jalan hah" sentak Kivandra yang sedang berdiri di tengah-tengah Agam dan Delvin.
"Kita mau war sama anggota lo tapi malah anggota lo malah nyuruh lo datang kesini" ucap Brady menatap nyalang Kivandra.
"Dimana ketua lo yang baru gue mau nantang dia war disini"suara berat barington Kivandra.
"Ketua Alaska sedang sibuk,kalo lo mau nantangin dia nanti gue akan bilang ke Algav"
"Oke bilangin ke ketua kalian ditunggu sama ketua Ravestrack di lapangan futsal depan SMA Merah Putih senin sore gue tantang ketua kalian one by one" teriak Kivandra dengan wajah dinginnya.
"Nanti gue bilangin ke ketua gue" balas Cakra.
"Woi,jadi war gak kita"pekik Agam yang daritadi hanya menyimak.
SERA-
"Tunggu" ucap Hana yang tiba-tiba menyela kalimat Luffy. Membuat semua menoleh ke arah Hana yang masih duduk diatas motor Kivandra dengan menyalakan rokok dan menghembuskan asap rokoknya.
"Anjay, ada cewek badas bro mana rokok lagi bener-bener badas" celetuk Brady menatap kagum Hana.
"Bos, bu bos keren ya" bisik lirih Abercio.
"Gila Hana yang rokok kok gue yang ngerasa keren ya"sambung Adrian berdecak kagum melihat Hana benar-benar seorang badgirl.
"Lo ngapain bawa cewek saat kita mau war, bikin beban aja"sinis Cakra.
Adrian,Agam, Abercio langsung membulatkan matanya mereka gak tahu siapa Hana mereka pikir Hana cewek beban yang menye-menye gitu?Mereka gak tahu aja kalau Hana mainannya belati sama samurai sekali tebas langsung deh pasang foto di buku yasin dan dapet nasi kotak.
"Beban mbah mu peyang,Bu bos kita tuh anti menye-menye club dan anti beban lo kalo main kurang jauh mas bro jadi gak tahu siapa bu bos kita" tawa sinis Adrian yang langsung diangguki oleh Abercio dan Agam, Delvin hanya diam saja daritadi sedangkan Kivandra daritadi menatap tajam ke Hana tapi Hana malah bersikap santai tidak peduli dengan tatapan tajam Kivandra yang udah bersiap-siap untuk menerkamnya.
Hana turun dari motor Kivandra lalu berjalan santai menuju Kivandra dkk.
"Sayang"panggil Kivandra saat melewati Kivandra.
Hana hanya mengedipkan matanya kepada Kivandra, Kivandra hanya bisa mengeram rasanya ingin menggendong Hana lalu membawanya ke kamar dan menguncinya agar semua orang tidak bisa melihat kecantikan seorang Hana ia sungguh tidak ikhlas kalau semua pria lain menatap buas kearah Hana. Hana hanya milik seorang Kivandra saja.
"Ayo kita war kok pada diem sih" ucap Hana yang tiba-tiba bersuara ditengah keheningan.
Semua melotot mendengar ucapan Hana bukannya tadi dia bilang 'tunggu' kenapa malah sekarang dia bilang kalo kita cuman diem aja gak war, emang ya cewek gak pernah salah pikir mereka bersamaan.
"Sayang kamu tunggu aja disini ya jangan ikut war nanti wajah cantik mu kena bogem sama mereka gimana?" ucap Kivandra sambil merengkuh pinggang ramping Hana.
Cup!
Hana mencium pipi Kivandra didepan mereka,mereka langsung membulatkan mata mereka bisa-bisanya ada adegan drakor secara live ini mau war atau mau nonton drakor romantis sih pikir mereka langsung mendengus kesal.
Kivandra yang mendapat ciuman dadakan langsung salting pipinya langsung merah bak tomat busuk.
"Aku bisa kok ngalahin mereka semua, jadi jangan atur aku hanya untuk menunggu dan diam saja disini" balas Hana dengan mengusap-usap pipi Kivandra.
"Baiklah,tapi kamu tetap di belakangku ya baby" Kivandra merengkuh erat pinggang ramping Hana.
"Kambing, lama-lama gue lipet juga nih bumi! woi, jadi gak kita war malah memamerkan adegan romantis didepan para kaum jomblo" teriak Zander yang sudah jengah menatap dua manusia yang berbeda jenis itu.
"Woi,bucinnya entar dulu ini keburu sore gak jadi war nanti" sambung Cakra.
"Bos bucinnya nanti dulu,lebih baik kita war dulu bos nanti keburu sore gak baik kata emak" bisik lirih Abercio yang langsung diangguki oleh Kivandra.
"SERANG" teriak Kivandra.
__ADS_1
Mereka saling serang satu sama lain, Kivandra melayangkan pukulan ke rahang Cakra dan juga Cakra menendang perut Kivandra membuat Kivandra memundurkan langkahnya.
Bugh!
Brak!!
Bugh!!!
Sedangkan Hana melayangkan pukulan tepat di rahang Luffy, Luffy sebenarnya tidak tega memukul wanita tapi mau tidak mau harus ia lawan. Hana dengan gesit selalu menghindar jika Luffy ingin memukul dirinya sampai Luffy benar-benar kewalahan menghadapi Hana.
"Benar-benar jago beladiri dia" gumam lirih Luffy.
Bugh!
Bugh!!!
Sedangkan disisi lainnya ada Abercio melawan Zander mereka kelelahan saling memukul dan menendang.
"Bro, gue capek lo capek gak?" ucapnya sambil nafas tersengal-sengal.
"Sama gue juga capek" balas Zander sambel mengatur nafasnya.
"Kita mabar ML aja gimana daripada kita saling memukul yang ada kita capek nantinya" ajak Abercio kepada Zander.
"Boleh juga, lo pake hero apa" ucap Zander sambil mengeluarkan ponselnya.
"Gue pake Ling aja bro, kita duduk disebelah sana kuy" ajak Abercio berjalan menuju pinggiran jalan raya yang terdapat pohon kelapa dan Zander pun mengikuti Abercio.
Mereka berdua duduk diatas batu sambil mabar ML dan lainnya masih tetap tawuran.
"Gue pake Nana aja ya, gemoy dia gue suka" ucap Zander memilih hero ML.
"Oke" balas Abercio yang udah memilih Ling sebagai heronya.
Adrian yang melihat Abercio dengan Zander yang tengah duduk santai di pinggir jalan sambil main game ia hanya mencebik kesal melihat temannya malah ngajak musuhnya untuk mabar ML bukannya war malah main game.
"Kamvreeet emang Cio malah ngajak musuh mabar ML" gerutu Adrian hanya bisa geleng-geleng kepala.
Bugh!
Krak!!!!
Suara nyari dari arah Luffy semua menoleh kearah Hana yang sedang mematahkan tulang lengan Luffy kecuali Abercio dan Zander yang tengah fokus dengan game ML nya.
"Aaaaaarrrrrghhhh" teriak Luffy kesakitan.
Semuanya menghentikan aksi mereka setelah mendengar pekikan suara Luffy.
Hana hanya menyengir dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Hehe maaf kelepasan maaf ya gak sengaja" cengiran Hana.
Adrian,Agam,Delvin dan Kivandra hanya geleng-geleng saja melihat kelakuan Hana, kelepasan gak sengaja tapi bikin lengan orang patah tulang.
"Anjing, lo bilang gak sengaja lengan gue sakit ba*ngsat!" pekik Luffy yang sudah tidak tahan lagi rasa sakitnya.
"Mending lo bawa teman kalian ke rumah sakit nanti gue akan bayar tagihannya sebagai tanggungjawab atas keusilan pacar gue" ucap Kivandra.
"Baiklah, kita tunggu tanggung jawab kalian" balas Cakra sambil menyangga tangan Luffy menuju motornya.
"Oke nanti kirim aja nomor rekening kalian" jawab Kivandra dengan sedikit anggukan.
Mereka pun pergi menuju rumah sakit,kecuali Zander yang tengah asik mabar dengan Abercio.
Kivandra menyentil hidung mungil Hana.
Pletak!
"Lain kali jangan begitu kita hanya war biasa kasihan Luffy"
"Habisnya aku gemes sama Luffy rasanya ingin aku tendang ke neraka biar dia bisa bertemu dengan tante kuntilanak dan medusa" ujar Hana dengan kesal.
Adrian dan Agam yang mendengar langsung bergirik ngeri.Bisa-bisanya Hana kalau gemes sama orang langsung mematahkan tulang orang bukannya mencubit pipi orang agak lain emang dia pikir mereka bersamaan.
"Kalian mau sampek kapan disitu terus, dan lo geng lo udah pergi daritadi, lo masih disini aja" celetuk Delvin kepada kedua tuyul yang tengah asyik mabar.
Zender dan Abercio langsung menatap ke arah Delvin dan kemudian mereka saling tatap-tatapan.
Zander clingak-clinguk mencari keberadaan mereka dan benar kali ini dia di tinggal sama temen-temennya kurang ajar mereka tega meninggalkan dirinya.
Zander langsung memasukkan ponselnya kedalam saku dan berjalan menuju motor sportnya, dan langsung pergi dari sana tanpa berpamitan kepada Abercio yang sedang melongo.
Lah,kok dia malah pergi ini gimana masak team gue AFK sih! alamat defeat nih! batinnya kesal.
__ADS_1
...----------------...