
setelah kepergian Raka ke kantornya membuat miftha menyendiri di ruang kerjanya, miftha melihat tumpukan berkas berkas bekas dulunya bekerja di perusahaan nya Michel dengan susah payah miftha kuliah jurusan sekretaris kini nasipnya hancur, harta Michel membuat miftha gelap mata memanfaatkan Michel Secara berlebihan dari minta dibelikan apartemen tujuannya kalo Michel minta panjat pinang enggak susah susah dan lebih nyaman, minta mobil mewah alasannya masa teman ranjang pergi ke kantor naik taxi online, kebutuhan perawatan badannya Michel yang nanggung bahkan belanjaan barang barang mahal lainnya, kini dirinya di pecat karena status cewek matre dan teman ranjang Michel kini miftha bingung harus mencari pekerjaan apa dan setelah keluar dari pekerjaannya kebutuhan makan miftha ditanggung sama raka memberikan lima puluh juta buat main beberapa hari beda sama Michel memberikan uang segitu dalam sehari
" apa aku jadi kupu kupu malam saja yah uang yang didapat banyak juga, walaupun ada Raka tapi harus ada penghasilan tambahan mana cukup dari Raka saja huff kehidupan di kota memang luar biasa besar" batin miftha sedih
tiba tiba pintu apartemen ada yang ngetuk ternyata Raka yang datang membawa makan siang, memang dirinya belum makan dan belum memikirkan beli makan apapun, miftha mencium bibir Raka menyambut kedatangan Raka dan mengunci pintu apartemen nya
" kamu pasti belum makan kan yuk makan plus bareng juga" goda Raka yang datang ke apartemen jam sebelas saat jam istirahat kantor
" baik terimakasih Raka, yuk" ucap miftha membuka bungkusan makanan kesukaan miftha sushi
" kamu habis nangis kenapa" lanjut Raka melihat matanya miftha yang basah
__ADS_1
" aku galau Raka harus kerja apa, melamar pekerjaan pasti butuh waktu lama untuk diterimanya apa lagi jadi sekretaris atau aku jadi kupu kupu malam karena kebutuhan aku sangat banyak" lanjut miftha nunduk
Raka yang mendengar cerita miftha yang ingin menjadi kupu kupu malam ada rasa sedih yang dirasakan nya
" memangnya lima juta sehari dari aku kurang miftha, jangan liar sayang, walaupun aku bisanya kasih segitu tapi aku enggak mau kamu banyak melayani cukup dulu sama Michel dan sekarang sama aku saja, lebih baik kamu coba hemat kalo kamu liar enggak aman sayang coba pikirkan lagi" lanjut Raka m3r3m45 gunung kembarnya miftha
" aaahgg baiklah sayang, tapi aku harap setiap hari kamu selalu kesini supaya uang aku bertambah dan aku akan berusaha memuaskan kamu" desa han miftha tangannya miftha memainkan rudalnya Raka
" kita lanjut dikamar sayang aku sudah enggak tahan" goda miftha berdiri
dilain sisi, viona mencari Michel di restoran hotel yang kemarin mereka datangin, Viona tersenyum melihat Michel yang lagi duduk sendirian
__ADS_1
" maaf lama yah" ucap Viona duduk di kursi
" santai saja, oh yah WhatsApp kemarin beneran kamu hobi nonton film dewasa" ucap Michel enggak percaya sama hobi Viona
" Iyah kalo lagi dikamar sendiri jadi pengen tapi aku masih jomblo" lanjut Viona terkekeh
" apa kamu mau jadi teman ranjang aku mau sama mau tanpa ikatan apapun" lanjut Michel sungkan
" boleh juga biar pas nikah sudah mahir aku hahahaha" lanjut Viona tertawa terpaksa
" free" lanjut Michel penasaran
__ADS_1
" boleh gaji saya besar, dari pada cuman bisa nonton saja mana enak" lanjut Viona yang tangannya mulai nakal berani memainkan rudalnya Michel