TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
persiapan kampus cinta


__ADS_3

Eriko, Elma, Sisil,dan Viona siap siap untuk ke Makassar persiapan kampus cinta, bodyguard diperintahkan merapihkan apartemen sebelum mereka datang begitu juga dengan Michel dan Raka memerintahkan bodyguard nya merapihkan apartemen nya karena mereka akan tinggal beberapa hari di Makassar Michel yang lemes dan kesel melihat Eriko ikutan dalam peresmian kampus cintanya padahal Michel sudah membayangkan selama persiapan bisa bermesraan berempat di apartemen Sisil kini kandas karena ada singa julukan Michel buat Eriko yang galak, begitu juga dengan Sisil dan Viona yang sedih beberapa hari engga bisa bermesraan selama kunjungan kerja


" Temen temen bunda katanya anak anaknya ada yang ingin kuliah di kampus kalian loh" ucap Elma merapihkan bajunya


" Alhamdulillah bunda terimakasih ya sudah mempromosikan kampus kita sudah dua tahun akhirnya jadi juga" ucap Sisil bahagia sama hasil kerjanya pembuktian pembangunan kampus mewah bisa dilakukan dalam waktu dua tahun


" Di kampus kita mahasiswa bisa ngekost di rumah yang khusus buat mahasiswa yang mau ngekost bunda dan Alhamdulillah sekarang jadi tiga tingkat dan lebih luas semakin banyak peminatnya karena aman lagi" ucap Viona yang enggak menyangka orang tua mahasiswa nya memberikan kepercayaan yang luar biasa


" Ada lima orang seperti nya ya mereka mau anaknya kuliah yang kosannya di kelola sama kampus jadi anak anaknya bisa dipantau pergaulan dan belajar nya katanya begitu" lanjut Elma Bangga sama prestasi anak anaknya


" Yuk bunda kita jalan Alhamdulillah banyak juga lima orang" lanjut Sisil bangga temen temen orang tuanya memberikan kepercayaan sama kampus nya Sisil dan Michel


Eriko, Elma, Sisil,dan Viona nyusul ke bandara internasional Soekarno Hatta dibandara sudah ada Michel dan Raka


" assalamualaikum apa kabar pak Eriko dan Bu Elma" ucap Michel sopan sambil salim ke Eriko dan Elma bergantian


" waalaikum salam, Alhamdulillah baik Michel akhirnya yah dua tahun pembangunan nya jadi juga selamat yah" ucap Eriko menepuk bahunya Michel dan Raka


" Alhamdulillah pak saya juga enggak menyangka antusias masyarakat dan kepercayaan orang tua khususnya mahasiswa putri ke kampus kita" ucap Raka bangga proyeknya berkembang dalam waktu dua tahun


" iyah kita juga Bangga melihat laporan dari rektor yuk sebentar lagi pesawat take off" ucap Michel bahagia


didalam pesawat Michel duduk sama Sisil sedangkan Viona duduk disebelah Raka tangannya Raka dan Michel dimana pun selalu mencuri kesempatan m3r3m45 p4h4nya Sisil dan Viona beruntung nya aksi iseng kedua pria tampan ini enggak ketahuan Eriko maupun Elma selama didalam pesawat


" kita usahakan sempetin gulet ya walaupun sehari sekali sayang buat vitamin C aku" ucap Michel memelas melihat Sisil


" iyah sayang kita kan di Makassar empat hari aku usahakan yah aku juga rindu sayang gulet sama kamu" ucap sisil menempel kan kepalanya dibahunya Michel


begitu juga dengan Raka dan Viona yang bermesraan di kursi belakang Raka sengaja memilih kursi belakang karena mau ciuman sama Viona dan tangannya bisa menari dengan indah di badannya Viona


" sayang enggak menyangka ya kita melakukan bermesraan sudah dua tahun dan kita sama sama setia" ucap Raka yang pelan pelan m3r3m45 gunung kembarnya Viona


" aaaahhh iyah sayang kita melewati hari hari indah kita berempat enggak kerasa dan kecebong kalian bener bener aman sayang terimakasih" desa han Viona lega karena selama dua tahun kebebasannya aman tanpa membuat Eriko curiga


" sama sama sayang terima kalian bikin kita betah sayang melewati hari hari dengan berempat dimana pun dan kapan pun" lanjut Raka tangannya m3r3m45 p4h4nya Viona semakin lama semakin naik membuat Viona merasa geli

__ADS_1


" ahhh sayang" lanjut Viona mencubit tangannya Raka


" maaf sayang habisnya kangen sih" lanjut Raka terkekeh


pesawat akhirnya tiba juga dengan selamat di bandara Sultan Hasanuddin Makassar rombongan Eriko disambut sama bodyguard Eriko yang pernah mengawasi Sisil dua tahun yang lalu dan rombongan Eriko menuju apartemen nya.


" akhirnya sampai juga, selamat istirahat Michel dan Raka" ucap Eriko melihat sahabat anak anaknya


" ya pak Eriko dan sekeluarga selamat istirahat dan sampai jumpa nanti" ucap Michel sopan dan langsung masuk unit apartemen nya diikuti Raka


begitu juga dengan Eriko, Elma, Sisil,dan Viona masuk kedalam unit apartemen nya dan masuk ke kamar masing-masing, Viona dan Sisil kunci pintu kamar dan memakai hatset melakukan vidio call sama Raka dan Michel yang melihat Sisil dan Viona pakai tengtop langsung nafsong melihat gunung kembar mereka


" astaga kalian sengaja ya kalo bukan ada pak Eriko sudah aku r3m45 sepuasnya kalian" goda Michel kesal saat saluran telepon terhubung


" dih percaya diri sekali sih sayang kita gerah kali makannya cuma pakai tengtop saja siapa bilang goda kalian" ledek Sisil yang memainkan gunung kembarnya dengan sengaja


" astaga nakal ya sekarang kalo engga ada singa sudah kita samperin kalian" protes Raka kesel yang merasa di godain


" maaf sayang memang kita gerah kok kan perjalanan jauh sayang kalian kenapa enggak ganti baju" ucap Viona yang melihat Raka dan Michel belum ganti baju


" ganteng ganteng jorok" ledek Sisil dan viona tertawa mendengarnya


" Sisil Viona makan dulu sayang" ucap Elma mengetok pintu


" iyah bunda sebentar lagi" ucap Viona yang langsung ganti baju


" buruan ganti baju sebentar lagi kita ajak kalian makan bareng" perintah Sisil yang langsung ganti baju


" asik makan gratis" lanjut Raka bahagia


" bahagia sekali bro hayo lah sampai jumpa sayang" ledek Michel melihat Raka yang semangat ganti baju telepon pun langsung di matikan


" semangat makan bareng sisiil dan Viona" lanjut Raka


dilain sisi, Viona dan Sisil duduk di meja makan bareng Eriko dan Elma masakan Elma selalu dirindukan Sisil dan Viona yang sudah hidup mandiri jarang pulang karena kesibukan pekerjaan dan lebih banyak waktu bersama Michel dan Raka

__ADS_1


" kalian ajak Michel dan Raka makan bareng bunda sengaja masak Banyak" ucap Elma yang bahagia melihat kedekatan anak anaknya sama Michel dan Raka


" oke bunda kita ke sebelah sebentar yah" ucap Sisil bahagia


" iyah sayang" lanjut Elma


Sisil dan Viona dengan senang hati ke unit apartemen Michel setibanya didalam apartemen Michel dan Raka mencuri kesempatan ciuman dan bermesraan bareng Sisil dan Viona


" sudah nanti ayah dan bunda curiga" ucap Sisil merapihkan baju dan lipstik nya


" kalo sudah curiga repot" ucap Viona merapihkan bajunya


" masih kangen sayang" goda Michel sedih


" sabar sayang" ucap Sisil


Sisil, Viona, Raka,dan Michel gabung makan bareng Eriko dan Elma. pembicaraan santai pun mereka obrolkan canda tawa meliputi acara makan bersama


" Michel dan Raka setelah makan saya mau ngobrol sama kalian bisa" ucap Eriko serius


" bisa pak" ucap Michel penasaran


setelah makan Eriko mengajak Michel dan Raka ke unit apartemen Michel pembicaraan serius pun akhirnya disampaikan sama Eriko


" kalian dan anak anak saya sudah sama dewasa usia sudah enggak muda lagi sama sama mapan karirnya saya mau tanya pertemanan kalian mau begini saja atau mau ada yang serius karena kalian selalu pergi bareng maaf kalo saya mengharapkan lebih dari pertemanan kalian berempat" ucap Eriko serius sama masa Depan anak anaknya


" berikan kita waktu hati kita untuk sisil atau Viona kalo sudah pasti kita akan setia sama salah satunya" ucap Raka yang semakin mencintai Viona tapi sayang juga sama Sisil


" kita juga memikirkan persahabatan kita akan begini terus atau melibatkan hati tapi bener kata Raka berikan kita waktu untuk komitmen untuk Sisil atau Viona" ucap Michel yang masih mencintai Sisil dan Viona


" saya harapkan yang terbaik untuk kalian berempat ya sudah saya permisi dulu" lanjut Eriko langsung pergi


Michel dan Raka yang melihat Eriko sudah pergi langsung memikirkan masa depan mereka untuk siapa dan komitmen untuk siapa


" seperti nya kita sudahi kebebasan ini mulai komitmen sama Sisil atau Viona kedua nya baik dalam segala hal rajin dalam segala hal dan selalu bisa membuat kita puas setiap gulet sama mereka" ucap Michel bingung

__ADS_1


" setelah peresmian besok kita baru fikirkan komitmen ke siapa" ucap Raka pasrah mengakhiri kebebasan ini dan mulai komitmen bahagia kesiapa


__ADS_2