
Raka asisten kebanggaan dan andalannya Michel enggak diragukan lagi kerja kerasnya Raka selalu mendapatkan proyek besar, entah kenapa Raka sekarang berbeda dari biasanya yang bekerja karena tanggung jawab tapi sekarang bekerja karena harus memberikan uang buat miftha yang sekarang menjadi teman ranjangnya beruntung nya Raka bisa sedikit merubah miftha buat hemat dan pandai mengatur keuangan yang diberikan nya, Michel yang baru datang dari hotel langsung tersenyum bahagia berhasil unboxing perempuan incarannya selama ini Michel harus merahasiakan kegiatan barunya karena Viona bukan lah wanita yang tinggal sendiri
" anda dari mana pak, setelah enggak ada miftha berarti malam anda sendiri dong" ucap Raka melihat bosnya
" biarin lah saya kehilangan cewek matre itu dari pada kehilangan harta soal teman ranjang saya belum ada penggantinya mungkin masih mau sendiri dulu Raka masih trauma saya" ucap Michel bohong
" oh yah lakukan pembayaran pembelian tiga tanah di tiga kota kita akan melakukan pembangunan apartemen selama tiga tahun sekaligus bekerjasama dengan perusahaan Sisil" perintah Michel bahagia
" baik pak akan saya kerjakan" lanjut Raka tanpa curiga
__ADS_1
Michel melanjutkan pekerjaannya dan sesekali WhatsApp ke viona, Michel mengajak makan malam Viona tentu itu hanya modus karena Michel ingin melakukan kegiatan kamarnya lagi tadi cuman sebentar dan Michel ingin melakukan nya apa lagi Viona melakukan karena ingin bukan karena uang membuat Michel semakin bahagia
dilain sisi, sisil membalas WhatsApp yang dikirimkan Michel ke viona ada rasa cemburu yang dirasakan Viona yang melihat Sisil sedih jadi enggak enak ternyata membuat Sisil enggak selalu bahagia kini viona bingung harus mundur atau melanjutkan rencananya
" sil are you oke" ucap viona menepuk bahu Sisil
" saya cemburu Viona tapi saya harus tahan jangan sampai menggagalkan rencana kita, kamu main cantik yah jangan sampai ayah dan bunda tahu apa yang kita lakukan" ucap Sisil sedih
" nanti malam kamu harus pulang sebelum jam sepuluh yah, kalo Michel ajak kamu minum telefon saya biar kamu pulang sama saya oke" lanjut Sisil terus lanjut membalas WhatsApp yang dikirim ke Michel, Michel kira balasan kocak dan manis dari viona kenyataan nya semuanya yang balas Sisil dan membuat sisil senyum sendiri membacanya walaupun sadar balasan chat buat Viona
__ADS_1
dilain sisi, Elma dan Eriko menikmati makan malam santai dirumahnya, Elma bingung melihat Sisil dan Viona sudah rapih padahal elma ingin sekali makan malam bareng anak anaknya tapi mereka selalu sibuk sama urusannya masing-masing
" kita berangkat dulu bunda dan ayah" ucap Sisil mencium pipi elma dan Eriko bergantian
" kalian mau jalan jalan, enggak ada waktu dirumah nih yang sekarang sibuk" sindir Elma melihat Sisil dan Viona setiap malam selalu jalan jalan terus
" menghilangkan stres dan lelah tante seharian kerja maaf ya" ucap Viona merasa bersalah waktu berkumpul sama orang tua asuhnya berkurang
" enggak masalah pergi lah hati hati dijalan anak anak" ucap Eriko mencoba memahami jiwa muda sisil dan Viona
__ADS_1
setelah pamit pamitan sisil dan Viona menuju restoran yang dibilang Michel, Sisil sengaja ikut karena enggak ingin orang tuanya mengira kalo viona dan Michel ada hubungan spesial