
Sisil dan Viona yang habis rebahan memilih ke dapur ingin rasanya membuat cemilan sendiri tentu dengan bantuan YouTube, kini Sisil dan Viona cuman pakai tengtop karena enggak ingin bajunya kotor, Michel dan Raka yang baru bangun tidur melihat pemandangan indah di dapur langsung nafsong melihat baju Sisil dan Viona pakai Michel dan Raka saling bertatapan
" semakin menggoda Sisil, Raka cepet lah beli obat perang sang saya mau unboxing Sisil sekarang saya enggak tahan melihatnya tapi kalo Sisil kamu jangan ikut ikutan unboxing bisa dapet masalah besar sama pak Eriko" perintah Michel melihat Sisil yang sibuk membuat adonan donat kulit putih bersih membuat Michel semakin frustasi cuman bisa melihat saja
" baik Michel saya akan ngalah soal Sisil cukup sama Viona juga sudah menyenangkan, saya pergi dulu kalo begitu" ucap Raka kesal yang cuman bisa nahan nafsong
setelah Raka pergi Michel gabung sama Sisil dan Viona membuat donat, Sisil yang melihat Michel sudah bangun tidur langsung takut karena sekarang salah cuman pakai tengtop membuat Michel selalu melihat gunung kembarnya dan tersenyum licik melihatnya
" kalian kenapa pakai tengtop" ucap Michel pelan karena gugup
" kita mau bikin donat takut kotor baju kita kalo pakai tengtop kan masih mending" ucap Sisil malu badannya terekspos
" ada ada aja kalian ini yah, tapi enakan pakai tengtop sih biar enggak keringat nempel" lanjut Michel yang membayangkan tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dan sisil bersamaan pasti menyenangkan hayalan Michel membuatnya tersenyum sendiri
__ADS_1
" apa yang kamu fikirkan sampai tersenyum sendiri Michel" ucap Viona yang faham sama otak dan fikirannya Michel
" ada deh, saya bantuin bentuk donatnya ya" lanjut Michel
Michel yang membuat adonan donat membayangkan gunung kembarnya Sisil dan Viona dengan pucuk yang luar biasa membuat hasil donatnya sesuai hayalannya
" astaga Michel kenapa bikin donat bentuk begini" protes Sisil kesel adonannya jadi mainan ditangan Michel
" maaf sil otak saya enggak kompak sama tangan maaf ya" ucap Michel malu karena membuat donat bentuk pucuk gunung kembarnya Sisil dan Viona
" baiklah sekali lagi maafkan saya Sisil dan Viona" lanjut Michel seperti orang bodoh dan langsung pergi dengan perasaan malu
Sisil dan Viona cuman bisa geleng-geleng kepala melihat tingkahnya Michel yang otaknya bisa membayangkan pucuk gunung kembarnya Sisil dan Viona
__ADS_1
" ini semua karena kita salah pakai baju Viona" ucap Sisil sedih,malu,dan kesel sama otaknya Michel
" tadi kan sudah dibilang pakai kaos saja kamu maksa pakai tengtop jadi begini deh hasilnya jangan marah sama Michel yang otaknya langsung seperti itu" ucap Viona yang mengalahkan Sisil
" kali ini saya salah maaf ya" lanjut Sisil sedih
Raka yang sudah membeli obat keinginan Michel langsung memasukkan nya kedalam jus alpukat ke dalam minuman sisil dan Viona walaupun sudah sering tapi Raka ingin merasakan sensasi berbeda saat Viona minum obat itu, Michel memberikan jus alpukat ke Sisil dan Viona yang sudah mulai mencetak donat buatan nya dan menyiapkan toping donatnya
" kalian minum dulu pasti haus dari tadi bikin donat" perintah Michel kasih lihat jus alpukat ke Sisil dan Viona
" kebetulan sekali saya haus Michel" ucap Viona langsung meminum jus alpukat sampai habis
" saya nanti saja minumnya Michel soalnya tadi sudah minum" tolak Sisil entah kenapa enggak mau menerima jus pemberian Michel
__ADS_1
Michel yang melihatnya langsung cemberut gagal menjebak Sisil dan sebentar lagi reaksi obatnya dirasakan Viona