
Raka dan Michel sengaja pulang kerja lebih cepat untuk malam spesial berempat menyiapkan tempat spesial untuk komitmen sama sisil atau viona Raka dan Michel sejujurnya sangat sulit untuk memilih salah satunya karena Sisil dan viona berhasil membuat Raka dan Michel merasa nyaman dan bahagia melewati hari hari berempat entah untuk bekerja jalaan jalan mengurus apartemen bahkan gulet pun selalu berempat enggak pernah ada yang absen sama sekali
" Raka setelah ini kita akhiri suntik ****** supaya kecebong kita jadi keturunan kita sesuai pilihan dari Sisil atau Viona nanti" ucap Michel menyusun meja makan
" bearti stop gulet dong selama nunggu pernikahan katanya mau puas puas gulet bergantian kok dipercepat sih" ucap Raka bingung sama keputusan nya Michel yang mendadak
" orang tua saya setiap hari telefon dan WhatsApp kapan nikah kapan kasih menantu dan cucu berisik lebih baik dipercepat saja Raka lagian enggak ada alasan menolak mereka juga kan cantik, wanita karir, sukses, pinter dalam segala hal,baik,dan selalu bisa membuat kita puas mau bagaimana pun kondisi mereka kan jadi saya pikir jangan ditunda-tunda lagi" penjelasan Michel jujur
" sama sih saya juga dapat telfon bahkan diancam kalo sampai tahun besok enggak bisa bawa menantu dijodohkan mana mau saya kehilangan Sisil ataupun Viona" ucap Raka pasrah sejujurnya masih mau bebas tapi desakan orang tuanya membuat Raka setuju mempercepat komitmen hubungan mereka
" malam ini malam terakhir kita gulet gantian seterusnya kita gulet sesuai pilihan sisil dan viona kita harus ikhlas menerimanya" lanjut Michel yang melihat persiapan gulet nanti malam
" baiklah Michel saya ikutin saja rencana kamu" lanjut Raka pasrah
dilain sisi, viona dan Sisil sedih karena hari ini Michel dan Raka pulang cepat dan duluan alasan mau kunjungan kerja melihat proyek proyek nya, viona dan Sisil melanjutkan pekerjaannya di laptop masing masing sambil makan kue buatan mereka lagi asik asiknya kerja tiba tiba bunyi bel dan Viona membuka pintu betapa kagetnya yang datang Michel dan Raka bersamaan
" maaf ya sayang kita pulang duluan tadi" ucap Michel kunci pintu apartemen
" enggak masalah sayang kalo ada pekerjaan kita juga lagi kerjain pekerjaan kita" ucap viona mencium bibirnya Michel dengan lembut
" tadi siang kangen enggak menerima olahraga dari kalian" ucap Sisil menerima ciuman dari Raka
" ya sudah sekarang matikan laptop nya dan kita gulet sebagai pengganti tadi siang" ucap Raka membantu sisil merapihkan meja
__ADS_1
Sisil dan viona langsung mematikan laptopnya dan langsung dibawa ke kamar masing-masing diikuti sama Raka dan Michel, Michel ingin sekali gulet pertama sama sisil begitu juga dengan Raka ingin gulet pertama sama Viona, setelah tiba didalam kamar Michel membuat Sisil polos didepannya dan langsung mencium bibirnya Sisil dengan lembut sambil m3r3m45 gunung kembarnya pelan dan lembut setelah puas Michel menji lat l3h3rnya Sisil dengan pelan membuat Sisil geli geli luar biasa menikmati sentu han yang diberikan Michel
" aaahh sayang aku rindu" desa han Sisil manja menikmati setiap sentu han yang diberikan
Michel langsung menggendong Sisil yang polos ke kasur dan perlahan memasukan rudalnya kedalam goa perlahan memaju mundurkan pinggangnya dengan pelan sambil m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dan menji lat l3h3rnya Sisil dengan pelan
" i love you sayangku" goda Michel semakin semangat menggerakkan pinggangnya dengan pelan
" aaahh i love you too sayang ku" desa han Sisil menikmati pergerakan yang diberikan Michel
" sayang kita gulet nya lebih lama yah mau kan" lanjut Michel semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dan menji lat l3h3rnya Sisil dengan lembut
" aaahhh boleh sayang terserah sayang" desa han Sisil semakin menikmati olahraga terindah nya
" terimakasih sayang aku puas kita lanjutkan ronde kedua di bathtub yah" ucap Michel mencium keningnya Sisil sambil m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut
" boleh sayang dengan senang hati" ucap Sisil lemes lemes luar biasa
dilain sisi, Raka melakukan ronde keduanya di bathtub tempat favoritnya viona sambil menunggu air terisi penuh Raka mencium bibirnya viona dengan lembut sambil m3r3m45 gunung kembarnya viona dengan lembut dan melanjutkan menji lat l3h3rnya Viona dengan pelan membuat viona menikmati setiap sentu han yang diberikan Raka selalu lembut membuatnya melayang
" aaahhh sayang bathtub nya sudah penuh" desa han viona menikmati sentu han yang diberikan Raka
" sebentar lagi sayang" ucap Raka yang masih betah m3r3m45 gunung kembarnya Viona
__ADS_1
" karena kita akan komitmen sayang makannya aku mau gulet lama dulu nanti sama Sisil juga sama rasanya berat melepaskan salah satunya tapi usia dan keluarga harus menentukan pilihan hidup" batin Raka sedih harus melepaskan salah satu dari Sisil ataupun Viona
Raka melepaskan tangannya membantu viona masuk kedalam bathtub perlahan Raka memasukan rudalnya kedalam goanya Viona perlahan lahan memaju mundurkan pinggangnya dengan pelan membuat viona melayang merasakan setiap sentu han yang diberikan Raka yang pelan dan licin karena kena air sabun
" ahhh sayang gelembung nya semakin banyak aku suka melihatnya" desa han viona memainkan gelembung disampingnya sambil menikmati pergerakan pinggangnya Raka dan tangannya Raka yang m3r3m45 gunung kembarnya viona yang licin karena air sabun
" suaranya bikin aku semakin semangat sayang menggerakkan pinggang aku dan tangan aku m3r3m45 gunung kembar kamu yang licin licin mantap" goda Raka yang seneng melihat viona selalu menikmati pergerakan yang diberikannya
" sama sayang aku suka dengar suaranya bluk bluk diselingi sama desa han aku semakin luar biasa gulet panasnya sayang ooohhh" desa han viona sambil meluk Raka
pergerakan pinggangnya Raka akhirnya selesai juga satu setengah jam akhirnya cairan pun keluar dan dimasukan kedalam pangkal pahanya viona
" terimakasih sayang aku puas" ucap Raka meluk Viona
" sama sama sayang yuk mandi kita kan gantian sama Sisil dan Michel" ucap viona lebih lemes lemes luar biasa permainan kali ini lebih lama dari biasanya
setelah gulet gulet selesai kini Michel, Sisil, Raka, dan viona bersiap makan malam bareng sekalian jalan jalan malam bareng
" sayang tumben kalian hari ini gulet nya lebih lama mantap aku suka terimakasih yah" ucap Sisil yang tangannya memainkan tongkat sakti Raka dan Michel
" mancing deh baru juga selesai sayang" protes Raka yang gantian m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut
" aaahh ampun ampun" lanjut Sisil terkekeh
__ADS_1
" yuk makan sayang sayang aku sudah laper" ucap Michel gugup karena malam ini terakhir gulet gantian karena mulai besok sudah komitmen sama pilihan sisil dan Viona mau komitmen sama siapa