
Sisil yang mendapatkan ancaman dari Raka semakin memikirkan nasibnya sekarang mundur tanggung melanjutkan juga enggak siap di unboxing dengan bebas seperti ini, Raka yang melihat Sisil bimbang ada rasa kasihan juga tapi ini lah permainan yang Sisil lakukan demi Deket sama michel yang sudah bersikap baik dan rela merapihkan apartemen yang belum pernah dilakukan sebelumnya
" bersiap lah buat nanti malam jangan merasa dijebak sil ini lah permainan kamu sendiri yang pasti akan terjebak dengan sendirinya" ucap Raka pelan yang menghapus air matanya membasahi wajahnya Sisil
" tapi tiga Minggu lagi Raka waktunya viona melepaskan michel" ucap Sisil sedih
" aku enggak yakin rencana kamu berhasil sil dengan menjauhi Viona sama michel kamu berani main sama michel salah sil kamu belum tahu siapa michel dan dia enggak segan segan menghancurkan siapapun yang membuatnya kesal" lanjut Raka pegang wajahnya Sisil yang basah karena air mata
" serius Raka dia seperti itu mengerikan sekali michel kalo sudah marah" lanjut Sisil meluk Raka
" makannya lebih baik unboxing sekarang sil dari pada kamu hancur pas michel yang tahu beruntung aku yang tahu masih berusaha melindungi kamu dan viona biasanya aku dipihak nya michel" lanjut Raka mengelus rambutnya Sisil dengan lembut
" huff baiklah Raka saya siap di unboxing sama michel malam ini dan besok gilaran kamu" lanjut Sisil nangis meratapi nasipnya terjebak sama permainan sendiri
__ADS_1
" Lebih baik sekarang kita gabung sama Viona dan michel bilang sama michel malam ini mau merasakan sensasi gelut dialam bebas jangan membuat Michel curiga sama kamu" lanjut Raka melepaskan pelukannya dan memakai bajunya
" terimakasih Raka sarannya dan terimakasih kamu melindungi aku dan viona maaf yah Raka" lanjut Sisil memakai bajunya lagi
" kalo aku enggak menghargai perasaan kamu sudah aku unboxing sekarang sil tapi biarkan michel pertama kalinya merasakan unboxing kamu seterusnya aku juga bisa merasakan nya" lanjut Raka mencium keningnya Sisil
dilain sisi, michel menyalakan api unggun ditemani sama Viona udara malam ternyata dingin sekali membuat Viona menggigil membuat michel merangkul bahunya viona dengan lembut
" sudah enggak dingin" ucap michel melihat viona yang sudah enggak gemetaran
" ternyata kalian disini" ucap Sisil gabung sama Viona dan michel bareng Raka
" masih tiga jam lagi enggak sabar aku" ucap Raka melirik Sisil sejujur nya nyindir Sisil malam ini siap di unboxing dialam bebas
__ADS_1
" sama sayang aku juga enggak sabar merasakan gulet dialam bebas suara desa han aku beradu sama suara ombak" lanjut Viona sambil merasakan pergerakan pinggangnya michel dan Raka
" sekarang saja apa yah" lanjut michel yang enggak sabaran
" sabar bro masih rame jalan lebih baik kita bakar jagung saja sekarang" ide Raka yang tangannya m3r3m45 p4h4nya viona
" boleh boleh sayang" lanjut Sisil mempersiapkan jagung buat dibakar sedangkan viona mempersiapkan bahan bahannya Raka yang tahu perubahan viona dan Sisil tentu merasa bahagia ternyata ada juga perempuan yang rela berkorban rajin merapihkan tempat tinggalnya masak dan nyuci baju cape cape demi orang yang dicintainya
Raka membantu viona menyiapkan bahan bahannya membuat Viona bahagia mendapatkan perhatian dari Raka menyiapkan minuman
" sayang aku minta bodyguard siapkan tiker satu lagi yah" ucap Sisil melihat michel yang tangannya m3r3m45 gunung kembarnya
" memangnya mau apa sayang pakai tiker foreplay tanpa tiduran lebih enak" ucap michel bingung
__ADS_1
" aku ada kejutan terindah buat kamu sayang" goda Sisil yang merasakan gunung kembarnya di r3m45 dan l3h3rnya di cium sama michel membuatnya mende sah menikmati setiap sentu han yang diberikan michel