TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
jalan jalan berempat


__ADS_3

Sisil, Viona, Michel dan Raka menikmati jalan jalan mereka menikmati indahnya pepohonan di Ekowisata Mangrove Lantebung, lagi lagi Viona mengalah demi Michel bisa jalan jalan berdua sama Sisil berbeda sama Michel ingin sekali bisa jalan jalan bertiga bareng sisil dan Viona bermesraan bareng, jiwa sosial Michel yang akhirnya mau ngalah kasihan juga Raka diabaikan dan cuman jadi penonton kemesraan bosnya.


" Tempatnya adem sekali sayang aku suka sekali tempat ini" ucap sisil manja sambil peluk tangannya Michel


" Andaikan di kota seperti ini pasti sejuk sekali yah sayang pemandangan nya indah" ucap Michel mengelus rambutnya Sisil dan mencium kepalanya Sisil turun ke kening turun lagi ke hidung dan terakhir turun lagi ke bibir kini menjadi ciuman panas Michel menjadi betah ciuman sama Sisil bisa menikmati ciuman mereka setelah kehabisan oksigen keduanya mengakhiri aksi panasnya dan sisil merapihkan lipstiknya


" Sayang laper cari makan yuk" ucap Sisil bahagia


" Iyah sayang yuk makan" ucap Michel melanjutkan jalannya


Dilain sisi, Raka dan Viona duduk santai di sebuah saung yang disediakan buat pengunjung menikmati makan dan minum sambil menikmati pemandangan indah. Raka dan Viona saling suapin saat bermesraan Miftah telefon membuat Raka ragu angkat nya berkat Viona akhirnya telefon nya diangkat membuat Miftah merasa cemburu melihat Raka menikmati liburan sama rekan kerja


" Maaf ya aku kira kamu di kampus sayang" ucap Miftah berusaha tenang


" Acara sudah selesai sayang, aku bareng Michel, Sisil,dan Viona jalan jalan bareng orang tuanya Sisil" ucap Raka yang tangannya m3r3m45 pa hanya Viona dengan lembut


" Kamu sudah makan sayang" sambung Raka tersenyum


" Mau makan sayang sengaja nelefon biar makan bareng online sayang maaf ganggu aku matiin telefon nya" lanjut Miftah berasa panas melihat tangannya Raka yang liar tanpa memikirkan perasaan nya

__ADS_1


" Kita makan online bareng saja Miftah enggak apa apa kok, kata Raka kamu hobi masak" ucap Viona santai berusaha akrab sama Miftah


" Masih belajar viona biasanya masak cumi asin, nasi goreng,dan sayur kangkung kesukaannya mas Raka" lanjut Miftah Ramah


" Wah enak tuh, oh yah saya dan Raka bakal pulang ke Jakarta apa mau masak bareng" ajak Viona


" Dan gulet giliran bareng yah sayang ku Miftah dan sayang ku Viona" lanjut Raka santai


" Boleh boleh, asal pak Eriko enggak curiga enggak masalah" lanjut Miftah sedikit kesel tapi sadar kebiasaan buruknya Raka


" Tenang saja saya juga enggak mau nekat kok Miftah" lanjut Viona terkekeh


" Tempatnya bagus yah sayang" ucap Eriko bahagia punya waktu buat istrinya


" Iyah sayang bagus dan udaranya sejuk sekali, untungnya ada hutan seperti ini yah jadi sehat buat pernafasan" ucap Eriko meluk istrinya


" Sayang aku sudah selesai datang bulan apa mau minta jatah nanti malam" goda Elma walaupun usia mereka enggak muda lagi tapi keinginan panjat pinang selalu ada dan selalu dilakukan


" Tentu mau dong sayang, bagaimana kalo sekarang saja di sini ada penginapan bisa istirahat sampai anak anak datang kita bisa bersenang-senang berdua" lanjut Eriko bahagia

__ADS_1


" Yah sudah aku WhatsApp sisil dan Viona sayang yuk ke penginapan sayang aku puaskan kamu dari pada aku kesel sama mereka" lanjut Elma yang masih kesel


Eriko memerintahkan anak buahnya memboking kamar penginapan selama beberapa jam istirahat sambil nunggu anak anaknya selesai jalan jalan, Eriko melancarkan aksinya walaupun sudah berumur tapi Eriko masih kuat dan badannya tegap rajin olahraga dan latihan bela diri, Elma kini polos di Depan Eriko dengan senyum bahagia


Eriko langsung mencium istrinya dengan lembut tangannya Eriko m3r3m45 gunung kembarnya Elma dengan lembut membuat suara Elma keluar suara merdua yang disukai Eriko saat berdua seperti ini, setelah kehabisan oksigen Eriko men ji lat le hernya Elma dengan lembut sambil memainkan gunung kembarnya Elma semakin mende sah setiap Eriko menjalankan aksi panasnya


" Sayang yuk tahapan paling indah" goda Elma sambil memainkan gunung kembarnya


" Let's go bunda cinta dan sayangnya aku" ucap Eriko bahagia


Eriko ikutan tiduran di kasur dan langsung memasukkan rudalnya kedalam goa yang selalu dirawat walaupun sudah berumur tapi selalu menggoda dimata Eriko membuatnya enggak pernah bosan mengunjungi goa milik Elma, perlahan Eriko memaju dan mundurkan pinggangnya dengan lembut membuat Elma semakin mende sah menikmati pergerakan tangan dan pinggangnya Eriko yang luar biasa


" Aaaahhhh ayah kamu masih kuat" desa han Elma menikmati pergerakan pinggangnya Eriko dan tangannya menari dengan indah di seluruh badannya Elma


" Iyah dong sayang walaupun sudah tua tapi aku enggak mau kalah semangat panjat pinang sama anak muda dong tua tua tapi masih kuat" lanjut ucap Eriko bangga sambil memaju mundurkan pinggangnya dengan lembut


Cairan hangat pun akhirnya keluar dan dimasukkan kedalam pangkal pahanya Elma, Eriko tumbang diatasnya Elma


" Terimakasih sayang aku sangat puas"ucap Eriko lemes

__ADS_1


" Iyah sayang aku bangga selalu bisa membuat ayah puas" goda Elma yang masih lemes


__ADS_2