TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
persiapan gelut di alam bebas ke 2


__ADS_3

setelah puas belanja kebutuhan masak dan bergadang nanti malam buat Sisil, viona, Michel,dan Raka tentunya makanan dan minuman untuk sepuluh bodyguard yang mengamankan malam gelut paans ke dua karena nanti malam akan lebih lama karena Michel dan Raka ingin merasakan gelut dialam bebas gantian Bareng Sisil dan viona


" sayang persiapan nanti malam beres dan ART sudah kita suruh belanja lagi tentunya mereka bahagia dikasih kesempatan buat foya foya" ucap michel membantu membawakan kantong plastik belanjaan


" kapan kapan kita lakukan seperti ini lagi yah seru banget serius deh" ucap Raka bahagia


" tentunya kita harus tahu kondisi pantai tenang atau sebaliknya kan bahaya juga lagi enak enakan gelut eh tiba-tiba air laut lagi parah kan enggak bagus juga endingnya" tolak Sisil merasa takut


" ada sepuluh bodyguard sayang tugas mereka kan mengamankan lokasi supaya kita bisa bersenang-senang lagi" lanjut michel sombong


" bener sih ngapain dipusingkan sil" ledek viona masuk mobil kini Raka yang bawa mobil disampingnya viona sedangkan dibelakang Sisil dan michel tentunya mereka melanjutkan aksi panas nya didalam mobil

__ADS_1


" ternyata enak loh gulet terindah didalam mobil lagi jalan begini" goda Michel yang membuat Sisil polos didepannya


" iyah kalian enak lah aku dan viona nahan rasa takut jatoh tahu" protes Sisil kesel sama idde gilanya Michel dan Raka


" tapi kalian menikmati nya kan jadi ngapain harus protes sih toh tangan kita melindungi badan kalian tetap di tengah menikmati pergerakan pinggang kita" protes Raka yang kesal sama asumsi sisil yang aneh


" dasar alasannya bisa saja huh" protes viona gerutu


" aaahh sayang Iyah Iyah maaf" desa han viona merasakan gunung kembarnya di r3m45


Michel dan Raka menjalankan aksinya ciuman dan tangannya menari dengan Indah di badannya Sisil dan viona suasana mobil hari ini mendadak panas

__ADS_1


dilain sisi, Eriko menerima undangan dari ayahnya satria untuk menjenguk anaknya di kantor polisi awalnya Eriko malas berurusan sama keluarga satria sudah cukup satria diberikan kesempatan justru membuat ulah mencelakai Michel sahabat anak anaknya dan rekan kerja, saat sampai di penjara Eriko mendatangi ayahnya satria yang enggak tega anaknya di dalam penjara walaupun tahu kesalahan anaknya cukup fatal tapi sebagai orang tua enggak tega anaknya menderita


" maaf pak yang berhak membebaskan anak anda Michel memang kesalahan satria ke anak saya juga fatal tapi masih saya biarkan satria bebas tanpa saya perkarakan tapi kesalahan ke Michel sampai di penjara itu urusan Michel bukan hak saya" ucap Eriko tegas


" tapi kan Michel teman anak pak Eriko pasti bisa membujuk Michel membebaskan satria saya kasihan melihat Satria didalam penjara dan istri saya nangis terus" bujuk ayahnya satria


" maaf saya enggak bisa anda jangan bertingkah Melakukan kesalahan apapun ingat anda sudah tua dan anak anda di dalam penjara jangan biarkan karena satria hidup anda hancur dan masa tua menghabiskan waktu lima tahun lebih didalam penjara" ancam Eriko tegas


" kamu mengancam saya Eriko tega sekali" bentak ayahnya satria


" saya kasih tahu jangan bersikap seenaknya berakibat fatal asal kamu tahu Michel punya bodyguard cukup banyak salah sedikit ancur kehidupan anda pikirkan istri anda jangan bela anak yang melakukan dua kali kejahatan" lanjut Eriko menepuk bahunya ayahnya satria dan langsung pergi

__ADS_1


ayahnya satria memikirkan apa yang diucapkan Eriko, satria memang keterlaluan melakukan dua kali kejahatan kalo dibebaskan pasti akan balas dendam dan kehidupannya jauh lebih hancur lagi kini ayahnya satria bimbang akan nasip anaknya dan enggak tega istrinya nangis terus terusan memikirkan satria


__ADS_2