
Viona yang sudah lemes lemes luar biasa dimalam pertama setelah halal bener bener diajak gelut sama Raka sampai jam dua subuh sudah banyak ronde dan istirahat mengikuti keinginan Raka yang enggak ada capek nya sama sekali Raka yang melihat Viona pucet langsung memberikan Viona air minum
" kamu kenapa sayang apa kecapekan maafkan aku sayang kata orang orang malam pertama setelah halal tuh enggak afdol gelut engga sampai pagi maaf yah" ucap Raka menyesal
" enggak masalah sayang mungkin aku terlalu capek kan seharian ketemu sama tamu jangan sedih begitu ya sayang mau lagi atau mau tidur" ucap Viona yang tiduran di pahanya Raka
" tidur saja sayang besok sebelum kita berangkat bulan madu ke Jepang kita masih bisa gulet kan" lanjut Raka langsung mencium keningnya Viona dengan lembut
Raka pelan pelan menidurkan istrinya di kasur menyelimuti Viona dan mencium keningnya Viona kedua pipi dan terakhir bibir nya Viona
" Selamat tidur dan istirahat Sayang" ucap Raka yang merebahkan badannya disampingnya Viona
" Selamat tidur juga sayang" ucap Viona yang ingin satu selimut sama suaminya
Dilain sisi, Michel dibuat pusing sama Sisil yang tengah malam ingin dimasakin nasi goreng Michel yang setengah ngantuk harus menahan ngantuk nya demi istrinya yang laper tapi ingin dimasakin sama Michel dan ditemani sama Sisil, semenjak tinggal bareng di apartemen Michel belajar masak bareng Sisil dan viona saat bebas dulu membuat Michel sudah terbiasa
" Sayang pedes nya sedikit saja ya" ucap Sisil melihat suaminya masak
" Sudah malam sayang jangan makan pedes ya aku enggak mau bunda dan anak kita sakit jangan ya sayang" bujuk Michel enggak tega istrinya sakit
" Mana enak makanan manis sayang" batin sisil kesel
" Ya sudah sayang aku nurut saja" ucap Sisil pasrah engga tega protes suaminya sudah tidur dibangunkan buat masak
" Nah oke sayang" lanjut Michel bahagia selama hamil Sisil selalu minta makanan yang aneh tapi engga pernah berantem
" Sayang aku ke kantor ayah selama Viona dan Raka bulan madu ya biar asisten aku yang bulak balik ke perusahaan ayah" lanjut Sisil bahagia akhirnya nasi goreng nya Mateng juga pelan pelan menamakan nya
" Itu lebih bagus sayang aku enggak mau kamu terlalu capek sayang, pagi sampai siang aku kerjain pekerjaan perusahaan aku sedangkan siang sampai sore perusahaan bunda ya" lanjut Michel yang ikut makan melihat istrinya makan jadi ikutan laper
__ADS_1
" Jangan sayang aku mau sama sama sibuk seperti ayah yah boleh yaa" bujuk Sisil
" Boleh sayang ingat yah kalo sudah merasa lelah dan kram harus istirahat biar aku yang melanjutkan pekerjaan bunda jangan merasa engga enak deal" lanjut Michel mengelus pelan rambut Sisil
" Deal ayah sayang" lanjut Sisil berusaha mengalah
Dilain sisi, viona bersiap siap untuk ke bandara melanjutkan kegiatan nya untuk bulan madu, viona sengaja bangun lebih pagi dan mandi setelah selesai viona merayu Raka supaya mau bangun pagi, viona mencium bibirnya Raka yang tertutup karena Raka masih tidur tangannya viona menari dengan indah di badan nya Raka membuat Raka membuka matanya betapa kagetnya melihat istrinya menggoda diri nya sampai terbangun
" Selamat pagi sayang hemm harum sekali sayang bikin aku bangun sayang" ucap Raka meluk istrinya yang polos
" Bangun sayang katanya mau gelut sebelum kita ke bandara jadi enggak aku sudah siap" goda viona yang sengaja merapatkan kakinya membuat tongkat saktinya Raka berdenyut-denyut
" Mau lah sayang" lanjut Raka
Viona berdiri membiarkan suaminya melapaskan bajunya hingga kini polos didepan viona, Raka langsung mencium bibirnya viona dengan pelan dan m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan pelan dan melanjutkan menji lat l3h3rnya viona dengan pelan pelan memasukan rudalnya kedalam goa pelan pelan memaju mundurkan pinggangnya membuat Viona menikmati setiap sentu han yang diberikan Raka
" aaahh sayang luar biasa" desa han viona menikmati pergerakan yang diberikan Raka padanya
" aaahh sayang pas di pesawat kita seperti ini ya aku juga mau merasakan gulet didalam pesawat yang lagi jalan katanya seru sayang oooohhh" desa han viona meluk mesra Raka yang polos didepan nya
" boleh sayang aku juga pengen merasakan nya oooohhh" desa han Raka yang semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya
cairan pun akhirnya dimasukan kedalam pangkal pahanya viona
" terimakasih sayang aku puas" ucap Raka mencium keningnya viona
" sama sama sayang" ucap viona lemes lemes luar biasa
dilain sisi, Michel sisil Eriko dan Elma sudah sampai di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta beberapa menit kemudian viona dan Raka baru sampai di bandara yang sama Langsung gabung sama Sisil dan yang lain sambil nunggu pesawat take off
__ADS_1
" sayang aku males ikut ke Jepang sayang males ketemu orang tua aku" ucap Michel yang males ketemu sama orang tuanya
" jangan begitu sayang mau mereka sesibuk apapun tetap harus ditemui sayang enggak baik kesel lama lama sama orang tua" ucap Sisil pegang tangannya Michel
" ayah sudah sewa jet buat perjalanan kalian ke Jepang biar lebih nyaman dan aman anak anak, bener kata Sisil sekesal apapun sama orang tua hargailah selama mereka masih ada Michel" ucap Eriko
" baiklah saya kesana demi istri tercinta bukan karena kangen sama mereka" lanjut Michel pasrah
" hanymoon nya ramean seru juga" ucap viona yang pegang kursi rodanya sisil
" tapi kalian enggak ikut kita jalan jalan kan" ucap Raka yang enggak mau secara nya dirusak
" enggak ngapain juga ngikut penganten baru kita bisa ketempat yang lain lah tapi satu hotel males nginep di rumah selama dua Minggu" lanjut Michel yang terpaksa ketemu sama orang tuanya
" enggak masalah sayang yang penting beberapa kali ketemu yah" bujuk Sisil
" iyah sayang ingat jangan sedih dan stres yah" lanjut Michel mencium kepalanya Sisil
Sisil, Michel, Raka dan Viona bersiap siap masuk kedalam jet sewaan ditemani sama bodyguard yang membawa barang bawaan bosnya, setibanya didalam jet Sisil dan Viona terkejut melihat jet mewah yang akan mereka tumpangi disulap dua kamar yang luas dan ada kamar mandinya sedangkan bodyguard duduk didekat pilot dan pramugari. Raka langsung mempraktekkan gulet panas didalam jet yang sudah perlahan jalan Raka perlahan memasukan rudalnya kedalam goa favoritnya perlahan lahan memaju mundurkan pinggangnya dengan pelan dan lembut membuat Viona menikmati setiap gerakan dan sentu han yang diberikan Raka padanya
" aaahh sayang ternyata sensasi gulet didalam pesawat lagi jalan luar biasa bener bener melayang suka aku melihat pemandangan lagi aaahh" desa han Viona menikmati pergerakan pinggangnya Raka tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dan menji lat pelan
" ternyata enak yah, aku bakal beli jet pribadi sayang aku akan minta asisten aku untuk beli nya setiap kita ke Makassar atau perjalanan dinas bisa begini sepuasnya" ucap Raka semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Viona dan memaju mundurkan pinggangnya
" aaahh aku setuju sayang enakan punya sendiri lebih bebas sayang aaahhhhh" desa han viona semakin membahana
cairan pun akhirnya dimasukan kedalam pangkal pahanya viona
" terimakasih sayang akhirnya aku bisa merasakan sensasi gulet di dalam pesawat juga" ucap Raka mencium keningnya viona
__ADS_1
" sama sama sayang aku juga puas bisa merasakan yang sama sayang melayang beneran Sangat menyenangkan" ucap Viona bahagia