
setelah selesai refleksi Sisil dan Miftha melanjutkan acara jalan jalannya, saat sedang asik jalan ternyata ada Raka yang baru masuk kedalam Mall menyapa Sisil dan Miftha yang baru selesai dari salon
" kebetulan sekali ketemu disini" ucap Raka mencium bibir Miftha sekilas rasanya ingin mencium sisil tapi enggak berani apa lagi tahu Sisil mencintai Michel
" tumben ke mall Raka mau beli apa" ucap Sisil canggung
" tadinya mau kasih surprise buat Miftha ternyata ketemu disini, baiklah hari ini hari Miftha buat belanja sepuasnya apapun yang diinginkan Miftha aku penuhi" ucap Raka bahagia
" pasti habis dapat bonus besar nih" goda Miftha bahagia
" oh tentu saja sayang, oh yah sil kamu juga boleh ikut belanja kalo mau" lanjut Raka melihat Sisil
" saya pulang saja dari pada jadi nyamuk kalian have fun buat kalian berdua" lanjut Sisil sedikit kesel
" terimakasih ya sil sudah ajak saya ke Mall" ucap Miftha tersenyum bahagia
__ADS_1
" oke Miftha" lanjut Sisil singkat dan langsung pergi
setelah Sisil pergi, Raka kasih tahu Miftha kalo dirinya mendapatkan bonus dari Michel seratus juta karena kasih tahu kalo sisil mencintai Michel dan membuat Michel bingung dengan kenyataan yang ada, Miftha yang mendengar cerita Raka membuat Miftha tersenyum sinis
" berani bertahan juga Michel buat enggak unboxing Sisil begitu juga kamu sayang bisa nahan" ucap Miftha nyindir
" masalahnya pak Eriko tuh bodyguard nya lebih banyak dari Michel dan bisa bela diri tentunya kita takut lah walaupun bisa berantem tapi kekuatan kita dibawah pak Eriko walaupun sudah tua tapi masih kuat dan aktif latihannya" ucap Raka malu
" pantesan jadi kalian bukan lawan sebanding sama pak Eriko terlihat Ramah ternyata berbahaya juga yah apa lagi menyangkut sama anaknya" lanjut Miftha antusias
" lagian sih sudah tahu pak Eriko sebahaya itu masih santai bebas heran aku semoga Michel aman deh mending kamu jangan ajak Viona ke kamar sayang bisa bahaya apa lagi pas peresmian kampus pasti pak Eriko dan bu Elma bisa lama di sana" lanjut Miftha memperingatkan Raka
" iyah sayang kamu bener aku enggak berani nekat terimakasih yah sudah ingatkan aku" lanjut Raka memeluk pinggangnya Miftha
Raka membiarkan Miftha belanja makeup, baju, celana panjang plus dalaman, dan belanja bahan dapur Raka melihat sisa uang ternyata masih sisa banyak membuat Raka tersenyum bahagia kini Miftha bisa membeli kebutuhan nya dengan sehemat mungkin
__ADS_1
" sayang sisanya buat kebutuhan kamu yah" ucap Raka setelah puas belanja jalan ke parkiran mobil
" terimakasih sayang, malam ini aku siap di gempur sama kamu sebagai tanda terimakasih aku" goda miftha
" yes itu yang aku inginkan" sorak ceria Raka bersiul kecil sambil membuka pintu mobil buat Miftha
dilain sisi, Viona dan Michel melihat renovasi gedung kampus hampir selesai, dan melanjutkan melihat daftar mahasiswa baru sesuai target awal, setelah puas Michel dan viona melanjutkan melihat pembangunan kontrakan buat mahasiswa ternyata calon mahasiswa orang tuanya menginginkan anaknya ngontrak di tempatnya sisil dan Michel dianggap lebih aman karena dilingkungan kampus dan penjagaan ketat
" aku lelah sekali sayang hari ini" protes Viona memegang tanganya
" sama sayang yah resiko memantau banyak proyek sayang aku bahagia sekali dengan Mega proyek ini sayang" ucap Michel bangga
" iyah sayang hasilnya lebih banyak dan akan terus berkembang setiap tahunnya sayang aku enggak nyangka sisil bisa berfikir cepat buat pembangunan ini diluar perusahaan om Eriko" puji Viona
" sama aku juga enggak nyangka sayang" lanjut Michel tersenyum
__ADS_1
" aku juga enggak menyangka sisil mencintai aku dan mendekati aku dengan mega proyek seperti ini, perempuan kelas seperti sisil pasti menjaga nama baik buat deketin laki laki dan ini lah salah satu cara sisil membuat aku sibuk dan mendapatkan keuntungan bisa terus bersama" batin Michel tersenyum bangga