TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
rencana ke pantai


__ADS_3

Raka dan Michel setelah mendapatkan vitamin langsung bersemangat sebelumnya ngantuk, Raka mencuri pandang melihat Viona cara makannya begitu sopan dan enak dilihat walaupun gadis kampung tapi cara makannya elegan membuat Raka senang memperhatikan Viona makanan


" dua hari lagi kita libur kerja bagaimana kalo kita ke pantai lumayan kan berenang bareng di alam bebas ada ombaknya" ucap Raka menghabiskan suapan terakhirnya


" boleh juga sepertinya seru tuh bagaimana di villa keluarga aku saja kita bisa lebih santai disana melihat pemandangan laut" ucap siisil setuju sama idenya Raka liburan bareng


' bagaimana kalo kita ajak om dan tante juga" ucap Viona merapihkan bekas makannya


" ya jangan dong kita enggak bisa bermesraan dong kalian enak orang tuanya deket lah kita orang tua di US mana peduli sama kita" ucap Michel melihat Raka sambil mengangguk setuju


" nah makannya deket itu mau menyenangkan mereka enggak apa apa yaah sayang sekali sekali lah bareng mereka" bujuk Viona dengan memelas


" saya sih ikut saja orang tua ikut kita jalan jalan" lanjut Sisil yang sejujurnya enggak setuju karena enggak bebas bermesraan sama Michel


" yah sudah deh boleh tapi jangan sering sering yah kita tidur sama guling mana enak sayang" protes Raka terkekeh

__ADS_1


" dudu prak prak prak" alarm handphone nya Raka


" yah waktunya dinas lagi cepet amat ya perasaan" protes Raka yang males balik kerja


" hayo Raka kita meeting dulu" ajak Michel merapihkan berkas berkasnya


" semangat kerjanya sayang sayang ku" lanjut sisil dan Viona bersamaan


Michel dan Raka bergantian mencium keningnya Sisil dan Viona mereka langsung pergi meninggalkan ruangannya Sisil, semua mata karyawan tertuju pada Michel dan Raka yang keluar dari ruangannya Sisil, sketaris Sisil yang kepo akhirnya menanyakan status hubungan atasannya sama Michel dan Raka membuat Sisil dan Viona merasa males membahasnya


" maaf bu cuman kepo saja habis mereka sering kesini sih" ucap sketaris penasaran


" kita punya proyek bareng jadi wajar kalo pak Michel dan pak Raka sering kesini, kenapa kamu suka sama salah satu dari mereka" ucap Viona menatap serius sketaris nya Sisil


" iyah bu kagum mereka ganteng dan sukses lagi kali saja saya bisa deket sama mereka" lanjut sketaris terus terang

__ADS_1


" kamu punya pacar mau selingkuh jangan main api nanti menyesal sendiri" lanjut Sisil mengingatkan


" pacar yaah di luar kalo naksir kan di kantor bu setiap hari melihat pak Michel dan pak Raka" lanjut sketaris nya semakin terus terang


" sudah sana kembali bekerja jangan bicara sembarangan kamu" lanjut Sisil kesel langsung mengusir sketaris nya


Sisil dan Viona melanjutkan pekerjaannya waktu enggak terasa sudah sore waktunya Sisil dan Viona siap siap pulang saat asik ngobrol dua pangeran dalam hidupnya datang dengan wajah kelelahan bekerja


" yuk pulang sayang aku mau mampir ke rumah bunda dan ayah makan malam bareng terus bilang mau ke villa yang ada di pantai mau nginep disana semoga mereka mengijinkan ajak kalian yah" ucap Sisil meluk Michel


" kita usahakan bujuk mereka kalo enggak bisa ya Minggu depan yah kita berempat perginya" ucap Viona meluk Michel


" ya baiklah sayang sayang ku kita pasrah susah anak mamah" ledek Raka sedih padahal sudah membayangkan bergelut diiringi suara ombak ditengah tengah desa han Viona yang polos


" ya sudah yuk pulang" ajak Sisil melepaskan pelukannya dan mengambil tasnya

__ADS_1


__ADS_2