TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
takut sial lagi


__ADS_3

Miftha membaringkan badannya dikasur kamarnya dengan kesal mengingat kejadian kemarin yang menyebalkan miftha mulai lapar akhirnya memesan makanan online sekalian godain pembawa makanannya biarkan free yang penting nafsongnya tersalurkan fikir miftha pasrah, bodyguard yang memantau aktivitas miftha lewat CCTV tentu mengatur siapa yang ditemui miftha, setelah makanan datang miftha yang melihat kurirnya ternyata perempuan membuatnya kesal dan langsung menutup pintunya


" aneh perasaan diaplikasi lelaki ganteng kenapa yang muncul perempuan sih" protes miftha kesal sambil makan pesanannya


dilain ruangan bodyguard yang memantau miftha tertawa puas menggagalkan niat miftha yang mau liar lagi para bodyguard makan nasi Padang sambil memperhatikan miftha yang lagi kesel terkadang mata mereka harus ditahan saat melihat miftha polos didalam kamar dan kadang ke dapur cuma memakai tengtop sedangkan bawahnya polos


" perempuan itu bener bener menggoda saya enggak tahan lihatnya" ucap bodyguard santai di lantai


" ya namanya juga tinggal sendiri yah wajar seperti itu kita harus kuat demi tugas jangan kepancing nafsong melihat beningnya perempuan itu" ucap kepala bagian bodyguard


" pekerjaan simpel yang sulit nahan nafsong yah bro astaga perempuan itu bener bener betah pake tengtop saja sedangkan bawahnya polos astaga enggak kuat nahannya" lanjut bodyguard frustasi


dilain sisi, Raka dan Michel yang sudah mendapatkan vitamin mereka kembali semangat memantau pekerjaan mereka lain sama Viona yang nahan sakit tetap bekerja lewat handphone nya email yang dikirim Eriko, saat lagi serius bekerja tangannya Michel dengan berani memeluk perutnya Viona dari belakang


" sayang sibuknya sini aku bantu" ucap Michel mencium leher belakangnya Viona

__ADS_1


" masa CEO perusahaan lain mengerjakan pekerjaan asisten perusahaan lainnya sayang mana boleh juga" lanjut Viona membalikan badannya


Michel langsung mencium bibirnya Viona dengan lembut tangannya berani masuk kedalam bajunya Viona m3r3m45 gunung kembarnya Viona, saat aksi panasnya dimulai Raka datang dengan wajah cemberut melihat Michel mengambil kesempatan dalam kesempitan Viona yang melihat Raka kesel langsung melingkari tangannya dilehernya Raka


" jangan cemburu begitu dong kita kan lagi kerja bukan dikamar jadi tahan yah sayang" goda Viona Melihat Raka mulai terbiasa memanggil Raka dengan sebutan sayang


" ngapain kesini Raka bukannya kamu dilapangan" protes Michel membiarkan tangannya Viona dilehernya Raka


" tadi mau kasih tahu kalo semennya sudah datang dan tukang siap mulai membangun" lanjut Raka yang tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut


" habisnya menggoda sih" lanjut Michel terkekeh


" bener wanita ku memang menggoda" lanjut Raka tersenyum


" ya ya ya terserah kalian saja" lanjut Viona kesal

__ADS_1


setelah puas memantau pekerjaan dan Raka sama Michel kembali mendapatkan olahraga menyenangkan akhirnya mereka kembali ke apartemen, Sisil yang melihat Viona pulang bareng Raka dan Michel langsung tersenyum bahagia walaupun hatinya sakit


" bagaimana pembangunan" ucap Sisil sambil membuatkan dua kopi kesukaan Raka dan Michel


" minum dulu Michel dan Raka" sambung Sisil menaro minuman diatas meja


" Alhamdulillah lancar sil, kenapa hari ini lebih banyak di apartemen apa lagi sakit" ucap Michel peduli sama keadaan Sisil


" engga kok tadi mengerjakan proposal yang diminta sama ayah saja" lanjut Sisil bohong


Sisil dan Viona ke kamar untuk rebahan, Sisil yang melihat lukisan indah dilehernya Viona begitu banyak membuatnya geli melihatnya sudah dipastikan itu lukisan Michel dan Raka bersamaan


" sil apa masih labil" ucap Viona membersihkan make-up nya


" saya tetap sama keputusan saya, nunggu dua bulan kamu putusin Michel hentikan kebiasaan buruk kalian begitu juga sama Raka, saat Michel frustasi ayah saya akan atur cara ngajak ta'aruf jadi saya melepaskan mahkota saya setelah nikah vi, ingat bulan depan fikirkan cara melepaskan kebiasaan buruk kalian" ucap Sisil lega dan yakin sama keputusan nya

__ADS_1


" egois kamu sil, ya sudah kalo itu keputusan kamu ingat yah kalo saya hamil saya akan memiliki Michel seutuhnya dan enggak akan memikirkan perasaan kamu lagi maaf kalo saya egois tapi saya enggak mau dimadu saat saya sudah hamil kalo mau dari sekarang baru saya pasrah menerimanya" lanjut Viona tegas enggak peduli sama fikiran dan hatinya Sisil saat ini


__ADS_2