TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
jalan jalan


__ADS_3

Sisil, Viona, Raka,dan Michel menikmati jalan jalan di kota Makassar malam hari, Sisil jadi flashback pengalaman ngamaen disini bareng Viona, Raka,dan Michel yang diawasi ketat sama bodyguard supaya ngamen nya aman dan nyaman walaupun akhirnya uang hasil ngamen nya dibagi bagi bahkan memberikan uang buat pereman supaya enggak mengganggu aksi para bosnya yang unik difikir Sisil mana ada ngamen diawasi sama bodyguard


" sayang kangen enggak sih ngamen lagi" ucap Sisil saat lampu merah


" kangen sih tapi enggak mau lagi ah cape panas dan haus lagi enggak enak sayang" ucap Michel sambil m3r3m45 gunung kembarnya Sisil


" sama enggak enak sayang mending seperti sekarang saja tapi kita juga jangan pelit kasih sedekah sama pengamen apa lagi kita pernah merasakan seperti mereka" ucap Raka m3r3m45 p4h4nya Viona


" aaahhh iyah pengamen gadungan kita hahaha" desa han dan ketawanya Viona mengingat pengalaman dulu


Michel mengambil kesempatan buat gulet sama Sisil didalam mobil Raka yang melihat aksi Michel langsung kesel melihat Nya


" dasar bos laknat bilang kek jadi kan kita enggak mendengarkan suara goib kalian bisa pakai hetset dan Viona bisa nonton YouTube" protes Raka saat melihat Michel sibuk memaju mundur kan pinggangnya


" aaahh iyah nih selalu bisa mencuri kesempatan maaf ya sayang" desa han Sisil merasa enggak enak


" habisnya candu main di mobil macet begini kan mantap ooohh" desa han Michel memaju mundur kan pinggangnya dengan pelan sambil meluk Sisil


" have fun kalian" ucap Viona yang langsung buka handphone nya menyalakan YouTube dan pakai hetset entah kenapa Viona perlahan sudah enggak merasa kan cemburu dan iri setiap Sisil dan Michel bermesraan


" akhirnya mobil nya jalan lagi ooohh sensasinya luar biasa" desa han dan godaan Michel semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dan memaju mundur kan pinggangnya


" aaahhh sayang luar biasa sensasinya gulet panas didalam mobil" desa han Sisil merasakan badannya hampir jatoh


" sayang jadi naik turun gunung kembarnya aku suka melihat nya" goda Michel melihat Sisil yang hampir jatoh

__ADS_1


" aaahh sayang" desa han sisil


cairan pun keluar dan dimasukkan kedalam pangkal pahanya Sisil


" terimakasih sayang sensasi luar biasa gulet didalam mobil" ucap Michel mencium keningnya Sisil


" sama sama sayang aku bahagia mendengarnya" ucap Sisil membersihkan badannya dengan tissue basah dan handuk kering begitu juga dengan Michel


mobil sampai di alun alun kota Sisil dan Viona langsung membeli jajanan sedangkan Michel dan Raka menunggu didepan mobil


" bagaimana ucapan pak Eriko hati kita buat siapa" ucap Raka melihat Michel yang matanya melihat Sisil dan Viona


" kita serahkan sama Sisil dan Viona mereka maunya sama siapa kalo saya yang milih takutnya mereka enggak bahagia saya ikhlas apapun pilihan Sisil dan Viona karena saya memang mencintai keduanya dan enggak mungkin menjadikan mereka berdua istri saya" ucap Michel pasrah sama pilihan sisil dan Viona


" sepertinya saya semakin mencintai Viona Michel tapi saya juga sayang sama Sisil mereka berdua mampu membuat saya nyaman dan bahagia didekat mereka saya setuju pilihan masa Depan ada ditangan mereka mau komitmen sama siapa sudah cukup kita menikmati gulet sama mereka saat suda komitmen enggak ada lagi kebebasan gulet harus setia membahagiakan dan setia gulet sama istri apapun yang terjadi harus bisa membahagiakan pilihan istri kita sisil atau Viona" penjelasan Raka pasrah tapi berharap Viona juga mencintai nya


" oke deal kita akan tentukan berapa lama kita bebas setelah ucapan komitmen tapi jangan membujuk untuk labil oke kita harus setia sudah cukup dua tahun bersenang senang sama mereka selama gulet" lanjut Raka dianggukin sama Michel


Michel dan Raka menghampiri Sisil dan Viona yang asik menikmati kembang gula, sedangkan Raka dan Michel membeli batagor dan pop ice selama bareng Sisil dan Viona membuat Michel dan Raka sudah terbiasa makan dipinggir jalan


" duh kembang gulanya menggoda sekali sayang" goda Raka merapihkan kembang gula yang belepotan di bibirnya Sisil


" rasanya mau mencium dan menikmati manisnya kembang gula yang nempel di sini" goda Michel yang merapihkan kembang gula yang dibibirnya Viona


" sayang nanti didalam mobil mau enggak menikmati kembang gula nya" goda Viona melihat Michel yang menikmati makanannya

__ADS_1


" tentu mau dong sayang" lanjut Michel antusias


menikmati indahnya malam di kota Makassar foto foto bersama setelah puas Raka kembali bawa mobil kali ini ditemani sama Sisil sedangkan Michel menagih janjinya viona makan kembang gula bersama, Michel langsung mencium bibirnya Viona yang sengaja penuh dengan kembang gula menikmati sensasi makan kembang gula dari bibirnya Viona rasanya lebih manis dan lebih enak tangannya Michel m3r3m45 gunung kembarnya viona dengan pelan dan lembut


" rasanya lebih manis sayang sambil begini" goda Michel yang makan kembang gula dan melanjutkan mencium bibirnya Viona tangannya masih setia m3r3m45 gunung kembarnya Viona


" aaahhh sayang manis manis mantap" desa han dan godaan Viona yang langsung tiduran di jok belakang dengan keadaan polos didepan nya Michel


Raka dan Sisil menikmati vidio video dari handphone masing-masing jadi enggak mendengarkan sama sekali aksi panasnya Michel didalam mobil, perlahan Michel memasukan rudalnya kedalam goa milik Viona dengan lembut perlahan memaju mundur kan pinggangnya dengan pelan sambil meluk Viona supaya enggak jatuh selama gulat panas, Michel perlahan memaju mundurkan pinggangnya sambil m3r3m45 gunung kembarnya Viona dan menji lat l3h3rnya viona dengan pelan dan lembut membuat Viona rasanya terbang menikmati setiap sentu han yang diberikan Michel


" aaahhhh sayang rasanya melayang dobel aku" desa han Viona menikmati setiap pergerakan yang diberikan Michel dan menikmati sensasi melewati jalan rusak yang membuat badannya hampir jatuh


" aaahhh sensasi gelut didalam mobil sambil jalan sungguh luar biasa sayang aku suka aku suka" desa han dan godaan Michel bahagia semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya, semakin semangat m3r3m45 gunung kembar dan semakin semangat menji lat l3h3rnya viona dengan pelan dan lembut


" aaahhh sayang ku" desa han Viona sambil meluk Michel yang polos didepannya sambil menikmati pergerakan pinggang, tangan,dan bibirnya Michel yang pelan dan lembut memberikan setiap sentu han yang membuatnya melayang


" oooo sayang keringet kamu bikin licin licin luar biasa" desa han Michel berusaha menghapus keringat yang membasahi wajahnya Viona


" aaahhh AC mobil mengalahkan sensasi luar biasa pergerakan yang kamu berikan sayang ooohh aku suka" desa han Viona yang semakin lama semakin merdu


cairan pun keluar dan dimasukan kedalam pangkal pahanya Viona


" terimakasih sayang sensasi gulet panas didalam mobil berjalan aku suka dan aku puas" goda Michel


" sama sama sayang" ucap Viona lemes lemes mantap

__ADS_1


perjalanan jalan jalan pun dilanjutkan. kini waktunya Raka dan viona gulet panas didalam mobil dan Michel yang sudah biasa berusaha santai membawa mobil saat bawahannya lagi gulet panas


__ADS_2