
sisil merasa puas berhasil menggagalkan rencana ayahnya Sisil dan viona kembali ke kantor dengan perasaan bahagia sedangkan Eriko ketemu sama dua bodyguard yang disuruh ikutin anak anaknya di supermarket Deket rumahnya untungnya Elma enggak curiga
" jujur pak kita enggak ketahuan sama nona sisil di kantornya Michel justru Michel yang melihat saya pak maafkan saya ceroboh pak" ucap bodyguard menyesal
" bodoh sampai ketahuan Michel pasti cerita sama Sisil kali ini kinerja kalian kurang baik saya kecewa" ucap Eriko kesal sudah bayar mahal mahal pakai gagal segala
" terus sekarang bagaimana pak kita batal dengan misi kita" ucap bodyguard menyesal enggak mendapatkan bonus dari Eriko
" yah batalkan lah istri saya jadi marah marah karena kecerobohan kalian dan nanti malam saya tidur sendirian karena ngambek" lanjut Eriko kesal karena bodyguard nya nanti malam enggak mendapatkan jatah sebelum tidur
" maafkan kami pak" lanjut bodyguard nahan ketawa
dilain sisi, Michel yang mendapatkan kabar dari Sisil karena Sisil harus menginap di rumah orang tuanya walaupun misinya berhasil dan sesuai laporan bodyguard nya kalo bodyguard Eriko mengeluarkan barang barangnya dari unit apartemen nya
" bro malam ini nginep di apartemen kamu yah males di rumah sendiri kita minum saja di apartemen" ucap Michel frustasi
" iyah boleh boleh mungkin rencana Sisil nginep Nurutin keinginan bu Elma" ucap Raka jadi rindu sama keluarganya kesibukan nya membuat dirinya jauh dari keluarganya
" ya sudahlah yuk pulang bro" lanjut Raka lemes rencana gulet di mobil enggak jadi
dilain Sisi, Viona dan Sisil lega berhasil menggagalkan rencana ayahnya dan berhasil ngerjain Michel dan Raka seolah mereka nginep di rumahnya Eriko.
" jam berapa kita ke apartemen Raka" ucap Viona membantu Sisil merapihkan mejanya
" jam delapan saja mereka pasti frustasi karena enggak mendapatkan olahraga dari kita katanya mau setia kita lihat saja bener apa enggak nya" ucap Sisil memasukkan laptopnya kedalam tasnya
" tapi kasihan juga ya ayah di marahin bunda karena kita" lanjut Viona jalan keluar ruangan Sisil diikuti Sisil
" ya enggak masalah sekali sekali biar kita aman Dan nyaman mau kemana pun" lanjut Sisil masuk kedalam mobil sedangkan Viona menyalahkan mobil perlahan mobil nya meninggal kantor
dilain sisi, Raka dan Michel sudah membeli banyak minuman dan cemilan buat bergadang, Michel melanjutkan pekerjaannya begitu juga dengan Raka yang sambil minum membuatnya sedikit lupa karena malam ini enggak ditemani sama Sisil dan Viona
" bagaimana email dari PT sentosa apa sudah dibalas" ucap Michel sambil minum
" sudah Michel katanya dua Minggu lagi mereka mau rapat sama kita" ucap Raka yang selalu berhasil membuat banyak client mau kerjasama
" bagus atur saja tempat dan waktunya biar saya engga lupa" lanjut Michel melihat laptopnya
__ADS_1
" siap bro bos" lanjut Raka mengatur waktu meeting sama client
dilain Sisi, Viona dan sisil membuat kue rencananya malam ini nginep di apartemen Raka setelah selesai Sisil dan Viona ke unit apartemen disebelah nya dan memerintahkan bodyguard Michel merapihkan barang barangnya Michel dan Raka di unit apartemen nya lagi, setelah selesai Sisil dan Viona bersiap siap ke apartemen Raka
" yakin dobelannya setipis itu" ucap Viona ragu melihat bajunya Sisil
" yakin lah apa lagi mereka sekarang pasti sudah setengah sadar biar menggoda mereka biar seneng kasihan kan sudah kita bohongi" ucap Sisil memakai baju seksi nya di tutupi sama jaketnya
" Bagaimana enggak terlihat kan vi" sambung Sisil merapihkan bajunya
" Ya boleh lah yuk ke tempatnya Raka
Sisil dan Viona jalan ke apartemen Raka dan betapa kagetnya melihat apartemen Raka banyak sekali botol minuman Raka dan Michel duduk di ruang tamu sambil mengerjakan pekerjaannya, Sisil dan Viona langsung masuk saja dan mengunci pintu apartemen Raka Sisil langsung melepaskan jaketnya
" Surprise sayang" ucap Sisi duduk didekat jendela
" Aku mimpi apa ya Sisil ada disini dia kan lagi di rumah Eriko" ucap Michel setengah sadar
" Ya lah mana berani mereka kabur pak Eriko seperti singa begitu" ledek Raka setengah sadar
" Vi bawa Raka ke kamar biar saya bawa Michel biar pas sadar mereka kaget melihat kita disamping mereka" perintah Sisil
" Aku menghayal Michel mereka ada di sini apa kita kebanyakan minum yah" ucap Raka yang bahagia jalan dipegang Viona
" Sama Raka seperti mimpi yang indah malam ini" ucap Michel yang merasakan tangan lembut disampingnya
Setelah sampai kamar Raka langsung merebahkan badannya di kasur di sampingnya Viona yang sudah polos disampingnya Raka
" Mau olahraga sayang" goda Viona yang melihat Raka setengah sadar tapi masih bicara sendiri
" Tentu mau lah sikat mumpung temen saya enggak ada disini" ucap Raka setengah sadar sampai lupa suaranya Viona
Raka perlahan memasukkan rudalnya kedalam goa yang dirindukan nya dan memaju mundur kan pinggangnya dengan pelan sambil m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan pelan
" Aaahh sayang" desa han Viona menikmati pergerakan pinggangnya Raka dan tangannya Raka
" Terus sayang keluarkan suara merdu kamu" godaan Raka semakin semangat memaju mundur kan pinggangnya dan semangat m3r3m45 gunung kembarnya Viona sambil menji lat l3h3rnya Viona dengan pelan
__ADS_1
" Aaahh sayang luar biasa sayang" desa han Viona semakin dibuat nya melayang
" Ooohhh malam yang indah andai ada mereka di sini" desa han Raka yang bener bener setengah sadar akibat minum empat botol saking frustasi nya
" Maafkan aku sayang karena ide sisil kamu gulet nya begini" batin Viona sedih sambil mende sah menikmati pergerakan pinggangnya Raka dan gunung kembarnya semakin di r3m45 sama Raka
" Aaahh sayang ku" desa han Viona semakin merdu
Cairan pun akhirnya dimasukkan kedalam pangkal pahanya Viona
" Terimakasih sayang aku sangat puas" ucap Raka yang langsung tiduran di sampingnya Viona saking ngantuk nya
Viona berusaha berdiri dan langsung mandi setelah mandi perlahan membersihkan badannya Raka yang polos tapi tidur nyenyak
" Selamat tidur sayang" ucap Viona mencium pipinya Raka
Dilain sisi, Michel yang melihat bajunya Sisil yang seksi membuatnya langsung melepaskan bajunya kini Michel polos didepannya Sisil Michel langsung mencium bibirnya Sisil dengan lembut dan m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut melanjutkan menji lat l3h3rnya Sisil membuat Sisil menikmati setiap sentu han yang diberikan Michel dan tangannya Michel menari Dengan indah di badannya Sisil
" Aaahh sayang" desa han Sisil menikmati pergerakan tangannya Michel yang menari dengan indah di badannya
" Sayang gulet yuk" goda Michel yang tangannya masih betah menari dengan indah
Michel langsung menggendong Sisil dan menurunkan Sisil di kasur Michel perlahan memasukkan rudalnya kedalam goa perlahan memaju mundur kan pinggangnya dengan lembut membuat sisil mende sah menikmatinya
" Aahh sayang akhirnya malam ini jadi juga kita gulet maafkan ayah aku sayang" desa han sisil dan menyesal sama sikap ayahnya
" Santai saja sayang yang penting masalah sudah selesai" ucap Michel setengah sadar
" Mulai besok kamu dan Raka bisa nginep lagi di apartemen aku sayang ooohhh" desa han Sisil menikmati setiap pergerakan pinggangnya Michel
" Terimakasih sayang aku janji enggak akan melakukan gulet selain sama kamu dan Viona kepala aku pusing sayang kebanyakan minum" lanjut Michel semakin semangat memaju mundur kan pinggangnya dan semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut
" Terimakasih sudah berusaha setia aku akan berusaha memuaskan nafsong kamu dan membuat kamu nyaman didekat aku karena aku sangat mencintaimu sayang" lanjut Sisil meluk Michel semakin menikmati pergerakan indah yang diberikan Michel
Cairan pun keluar akhirnya dimasukkan kedalam pangkal pahanya Sisil
" Terimakasih sayang aku selalu puas" ucap Michel langsung tidur disampingnya Sisil
__ADS_1
" Sama sama sayang" ucap Sisil ikutan tidur sambil meluk Michel yang masih polos