
setelah puas di cafe kini Michel, Raka, Sisil, dan viona pulang ke apartemen. kepala masing-masing terasa pusing sekali Michel yang kurang puas akhirnya beli lagi dan minum bareng di apartemen Viona yang enggak suka aromanya ingin sekali menolak ajakan Michel dan Sisil tapi Viona tanpa ada hak melawan akhirnya menerima juga ajakan temen temennya, Sisil yang setengah sadar berusaha untuk jauh dari Michel lebih baik Raka tangan dan ucapannya masih bisa dijaga enggak seperti Michel yang seenaknya membuat sisil takut. Michel diam diam ngajak viona kekamar lagi melanjutkan ronde ke dua Viona yang semakin lemes cuman bisa pasrah diajak Michel, Sisil yang sudah setengah sadar membiarkan Michel menjalankan aksinya lagi
setelah dikamar Michel membuka baju Viona kini Viona berdiri polos didepan Michel dan langsung melancarkan aksi panasnya
" ternyata lagi kondisi begini lebih mantap yah sayang" goda Michel sambil m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut
" aaaahhhh bener tapi aku enggak suka aromanya sayang pusing lagi" desa han Viona
" sayang aku mau unboxing Sisil rasanya sayang apa lagi kondisi sisil sekarang setengah sadar sensasi nya beda bolehkah" bisik Michel mencium le hernya Viona
" aaaahhhh sayang sama aku saja sampai puas yuk ke kasur aku enggak tahan nafsong sayang" goda Viona yang susah berfikir apapun
__ADS_1
kini Michel menidurkan Viona diatas kasur dan perlahan memasukan rudalnya kedalam goa perlahan memaju mundurkan pinggangnya dengan lembut membuat Viona melayang merasakan gerakan pinggangnya Michel
" aaahh sayang semakin cepet sayang mantap" desa han demi de sahan viona ucapakan membuat Michel semakin semangat menjalankan aksi panasnya
Michel terus saja memaju mundurkan pinggangnya tangannya enggak berhenti menari indah di badan nya viona dan bibirnya semakin ganas menjalankan aksi panasnya, akhirnya cairan hangat pun keluar dan Michel memasukan kedalam pangkal pahanya Viona
" terimakasih sayang buat malam ini aku sangat puas sekali", ucap Michel mencium kening Viona dan tidur disampingnya Viona yang masih polos dan lemes akibat aksi panasnya
dilain Sisi, Raka yang merasakan panas luar biasa melihat Sisil yang bajunya lebih terbuka membuat tongkat saktinya berdiri tegak, apa lagi efek dari minuman yang mereka minum saat ini membuatnya frustasi iri sama Michel yang sudah biasa melampiaskan nafsongnya seperti sekarang, Sisil yang sudah tidur akibat minum banyak membuat Raka pelan pelan pelan pegang le hernya Sisil ternyata enggak ada penolakan sama sekali, tangan Raka turun ke bagian gunung kembarnya m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut lagi lagi tanpa ada penolakan membuat Raka semakin semangat
" aaahhh luar biasa" desa han Sisil merasakan gunung kembarnya ada yang megang
__ADS_1
" dia menikma ti dalam tidurnya kalo di unboxing enggak sadar kali yah" batin Raka frustasi
Raka melanjutkan aksinya tangannya menari dengan Indah di badannya Sisil sesekali Raka mencium bibir dan le hernya Sisil dengan lembut dengan mata terpejam Sisil berusaha membuka pembungkus atasnya supaya membiarkan Raka dengan leluasa menjalankan aksi panasnya
" hayo Michel masukan saja tanpa rasa sungkan" ucap Sisil ngelantur memikirkan Michel saat ini yang unboxing dirinya ternyata Raka
" jadi kamu mencintai Michel sil, kenapa Viona yang deket sama Michel apa kalian suka orang yang sama" lanjut Raka pelan
" hayo cepet lah masukin aku sudah enggak tahan nih" goda Sisil yang masih merem tapi bereaksi saat dipegang sama Raka
" maafkan saya sil" lanjut Raka merapihkan bajunya sisil untungnya dile her Sisil enggak ada bekas aksi panasnya akhirnya Raka meninggalkan sisil yang masih tidur
__ADS_1