TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
jangan repot repot


__ADS_3

Michel dan Raka ngajak makan siang disebuah cafe yang cukup bagus, Raka yang melihat outfitnya Sisil hari ini sangat simpel dan kesan seksi tetap terlihat pantas saja Michel frustasi melihat Sisil mengingat ayahnya Sisil membuat Michel enggak berani macem macem mungkin kalo Raka mungkin bisa karena enggak ngajak Viona, tapi hati dan fikiran Raka masih buat Miftha cewek matre yang mau berubah demi dirinya


" kalian memangnya mau masak apa" ucap Michel penasaran


" ikan, udang,cumi, telor, daging ayam dan daging sapi dan sayuran pastinya. setiap harinya beda beda sesuai request dari kalian maunya apa jadi kita masak oh yah kalian kalo pagi suka minum apa" ucap Sisil berusaha memanjakan Michel dan Raka


" kalo saya dan Raka kopi item sil" ucap Michel yang matanya enggak lepas dari gunung kembarnya Sisil dan Viona otaknya sudah membayangkan dirinya m3r3m45 gunung kembar mereka bersamaan pasti menyenangkan fikiran seperti itu langsung dimusnahkan mana mungkin bisa


" oke tamu kita bakal kita manjakan perut kalian sama masakan kita" goda Viona yang terkekeh


" nanti malam jadi kan jalan" ucap Raka penasaran


" jadi dong"lanjut Sisil bahagia


setelah makan Sisil, Viona, Michel,dan Raka ke mall menemani sisil belanja kebutuhan dapurnya Sisil yang ingat make-up nya sudah habis langsung beli tentu bareng Viona kali ini Viona bahagia karena sudah punya uang sendiri jadi enggak perlu dikasih lagi, Sisil yang tahu Viona sudah punya gaji sendiri sudah enggak menawarkan Sisil, dua pria tampan didampinginya cuman bisa menikmati eskrim sambil melihat dua wanita seksi sibuk belanja makeup mereka, Michel kaget melihat Sisil dan Viona bayar masing-masing Michel yang melihatnya langsung bingung dan tersenyum bahagia karena cewek disampingnya bukan cewek matre membuat Michel tersenyum lega


" kita lanjut belanja" sorak ceria Raka terpaksa menemani wanita ini belanja Untungnya belanja make-up bukan barang pribadi mereka


" maaf ya lama soalnya makeup kita habis" ucap Sisil terkekeh

__ADS_1


" enggak masalah yuk lanjut" ucap Michel tersenyum


Sisil memang sengaja setiap tawaran dibayarin Sisil ingin menjauhi penilaian cewek matre makannya Sisil dan Viona sengaja memakai tabungan mereka karena baru kerja jadi belum mendapatkan gaji


Michel membantu Sisil membawa troli belanjanya begitu juga dengan Viona, Viona sengaja meminta Raka menemani belanja karena memberikan waktu Sisil berduaan sama Michel, tangan Michel sengaja pegang tangan Sisil dan merasakan halusnya kulit tangannya Sisil dan aroma parfumnya bener bener tercium sangat menggoda


" kulit kamu halus juga sil" goda Michel membuat Sisil tersipu malu


" ah masa sih Michel padahal saya sering bantu masak loh bukannya tangannya kasar yah" ucap Sisil bohong


" kalo banyak perawatan sih enggak sil tapi beneran deh halus banget" goda Michel lagi dan kali ini berani mencium tangannya Sisil


" santai saja yuk lanjut belanja" lanjut Sisil bahagia


dilain sisi, Raka ngajak ngobrol Viona, rasanya Raka ingin tanya kenapa Viona ingin menjadi teman ranjang Michel takut Viona tersinggung, Raka membantu Viona belanja dan langkah Viona terhenti melihat jejeran kotak khusus di ranjang, rasanya Viona ingin membelikan Michel tapi rasanya malu masa minta Michel memakainya saat aksi panas mereka lakukan


" kamu kenapa mendadak berhenti Viona" ucap Raka heran melihat matanya Viona


" apa yang kamu fikirkan Viona" sambung Raka penasaran

__ADS_1


" enggak ada Raka yuk bayar" ucap Viona malu


Raka yang tahu apa yang dilihat Viona cuman bisa geleng-geleng kepala saja


setelah puas keliling Michel mengeluarkan ATM merasa enggak enak juga menemani belanja tapi sama sekali enggak membayarkan sama sekali


" berapa mbak totalnya" ucap Michel mengeluarkan ATM nya


" total semuanya tujuh ratus ribu rupiah" ucap kasir memasukkan belanjanya kedalam plastik


" enggak usah repoy repot Michel" ucap Sisil mengeluarkan beberapa lembar uang


" Sisil paling anti dibayarin yah" bisik Raka heran


" bukan anti tapi memang dari kecil sisil cewek mandiri temen temennya ngajak jalan sisil enggak pernah mau merepotkan dibayarin begitu" ucap Viona berusaha membela sisi


" cewek mandiri bikin semakin kagum saja" batin Michel penasaran


setelah puas belanja akhirnya Michel, Raka, Sisil,dan Viona kembali ke apartemen

__ADS_1


__ADS_2