
Raka yang mendapatkan saran dari michel untuk enggak melakukan gelut sama Sisil mana mau menerima begitu saja larangan dari michel
" Bro jangan egois dong" protes Raka kesel
" Tapi saya maunya Sisil khusus sama saya saja bro kalo sama viona berdua juga enggak masalah bro" ucap michel berusaha membujuk Raka
" Kebebasan ini milik kita berempat jangan egois apa keinginan dari Sisil" lanjut Raka curiga
" Enggak bro saya yang mau khusus walaupun saya mencintai keduanya tapi khusus Sisil khusus saya yang gelut sama dia" lanjut michel tegas
Raka yang mendapatkan larangan keras tentunya sangat emosional karena bahkan sama Miftah michel masih mau gelut lagi tentunya Raka enggak terima larangan yang diberikan nya
" Ya sudahlah bro terserah kamu saja kalo masih maksa mau gelut gantian saya enggak bisa terlalu maksa" lanjut michel pasrah
__ADS_1
Raka yang mendapatkan ucapan pasrah dari michel tentu bahagia mendengarnya, Raka langsung ke kamar mencari Sisil ternyata sisil baru selesai mandi membuat Raka tersenyum licik melihatnya langsung membuka bajunya dan kini Raka polos sambil jalan ke arah Sisil yang membersihkan badannya dengan handuk mendadak kaget karena tangannya Raka melingkar sempurna di pinggang nya
" Hhhmmm harum sekali sayang" goda Raka mencium aroma sabun yang menempel di leher belakangnya Sisil
" Eh sayang aku kaget mendadak dibelakang aku" ucap Sisil sedikit takut melihat Raka
Raka membalikan badan Sisil menghadap ke Raka membuat Raka langsung mencium bibirnya Sisil dengan lembut tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut membuat handuknya terlepas begitu saja membuat Sisil melotot karena aksinya Raka, Raka menji lat l3h3r dan d4d4 nya Sisil dengan lembut membuat Sisil mende sah menikmati setiap sentu han yang diberikan Raka
" Aahh sayang" desa han Sisil menikmati gunung kembarnya di r3m45 dengan lembut
" Aaahh tapi aku lelah sayang nanti saja yah" tolak Sisil berusaha santai
Raka melepaskan tangannya dan langsung menggendong Sisil yang polos ke atas kasur dan langsung memasukkan rudalnya kedalam goa sisil pertama kalinya membuat Sisil melotot melihat apa yang dilakukan Raka Padanya
__ADS_1
" Apa yang kamu lakukan Raka" ucap Sisil menolak diajak gelut panas
" Jangan egois sama aku sayang lakukan yang biasa viona lakukan nikmati hari hari kita seperti ini ingat rahasia kamu ditangan aku dengan mudah aku bisa menghancurkan karir kamu sayang, jangan melawan lakukan seperti biasanya dan kita adalah teman kencan sama seperti michel paham kan sayang aku enggak akan kasar sama kamu asal kamu tetap bersikap baik sama aku" ucap Raka perlahan memaju mundur kan pinggangnya membuat Sisil pasrah menerima keinginan Raka yang maksa ternyata yang diucapkan michel enggak mempan buat Raka
" Aaahh sayang ternyata tongkat sakti kamu lebih kecil dari michel yah Lebih cepet masuk luar biasa" desa han Sisil pertama kalinya menikmati pergerakan pinggangnya Raka yang pelan dan lembut
" Iyah dong sayang makannya jangan nolak aku makannya lebih mantap aku kan" goda Raka semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya dan m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut
" Aaahh Iyah sayang maafkan aku egois sayang aaahh" desa han Sisil meluk Raka yang semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya
" Aaahh sayang keringat kamu bikin licin aku suka sayang" goda Raka saat merasakan gunung kembarnya Sisil basah karena keringat
" Aaahh sayang" desa han Sisil
__ADS_1
Cairan pun keluar dan langsung dimasukkan kedalam pangkal pahanya Sisil
" Terimakasih sayang sangat puas yuk lanjut sekalian mandi" ucap Raka bahagia akhirnya merasakan gulet paans sama Sisil juga