
Sisil dan Viona baru beberapa hari hidup mandiri sudah rindu orang tuanya Elma yang tahu anaknya pulang suruh ART beli makanan kesukaan Sisil dan Viona sedangkan Eriko sibuk sama handphone nya dan ikut bahagia anaknya masih ingat orang tua
" assalamualaikum bunda ayah" ucap sisi dan Viona bersamaan
" walaikumsalam anak anak" ucap Eriko yang duduk santai di teras rumah
" ayah mana bunda" ucap sisil Salim begitu juga dengan Viona
" merapihkan makan malam masuk sana bunda pasti seneng ketemu sama kalian" lanjut Eriko masih pegang handphone nya
"iya ayah kita duluan ya" lanjut Viona langsung masuk kedalam rumah
Sisil dan Viona mencari keberadaan bunda nya ternyata bener lagi nyusun makanan di meja makan
" bunda" teriak Sisil dan Viona bersamaan
" akhirnya anak anak pulang juga" ucap Elma haru baru ditinggalkan beberapa hari sudah rindu biasa nya anak anak nya keluar kota enggak serindui ini
" bunda masak apa wangi sekali" puji Viona melihat aneka macam makanan
" bunda beli sayang soalnya lagi enggak badan dan bibik juga sama sama sakit tapi bunda beli makanan kesukaan kalian" lanjut Elma menuntun Sisil dan Viona duduk di kursi
" tadinya kita mau ke pantai bunda nginep disana bunda nya sakit" lanjut Sisil antara sedih dan bahagia
" yah mendadak sekali nak ya sudah lain kali saja ya perginya yuk dimakan sayang" lanjut Elma memasukan nasi dan lauk ke piring Sisil dan Viona
" surprise bunda makanan nya mendadak' lanjut Viona antara sedih dan bahagia
Sisil, Viona, Elma,dan Eriko makan malam bareng setelah itu ngobrol santai waktu menunjukkan jam sembilan malam rasanya berat sekali untuk kembali ke apartemen tapi ini sudah jadi keputusan Sisil dan Viona hidup mandiri
" hati hati dijalan yah anak anak" ucap Elma sedih
" iyah bunda juga cepet sembuh ya" ucap Sisil meluk Elma begitu juga dengan Viona
__ADS_1
" kita pamit dulu assalamualaikum" ucap Viona sedih
" walaikumsalam anak anak hati hati dijalan" ucap Eriko
Viona membawa mobil dengan kecepatan sedang selama perjalanan pulang ke apartemen hati Viona dan Sisil bahagia karena rencana ke pantai berempat jadi Sisil kirim WhatsApp ke Michel dan Raka memberitahu kalo bunda nya sakit
setibanya di apartemen Sisil dan Viona disambut dua pangeran tampan yang berdiri manis didepan pintu apartemen menyambut kedatangan Sisil dan Viona
" so sweet nyambut kedatangan kita" puji Viona langsung mencium Michel dan tangannya melingkari lehernya Michel
" tega enggak sih kita orang tua sakit justru seneng karena jalan jalan kita jadi" ucap Sisil kunci pintu dan tangannya langsung melingkari lehernya Raka
" sekali kali enggak sayang kita ke villanya besok atau Sekarang" ucap Michel mencium l3h3rnya Viona dengan lembut
" aaah sayang besok saja pagi pagi sekali kita jalan, soalnya ART baru kita suruh membersihkan villa dan belanja besok ooohhh" desa han Viona merasakan l3h3rnya di cium mesra sama Michel
" sayang tadi setelah pulang kita enggak dikasih vitamin" ucap Raka tangannya membuka kancing baju Sisil dan langsung m3r3m45nya lembut
" aaahhh sayang lupa aku enggak ngasih ke kalian saking kangen nya sama ayah dan bunda" desa han Sisil
setelah puas foreplay mereka memutuskan mandi bareng Sisil sama Raka sedangkan Michel sama Viona tentunya gulet panas sebelum tidur
" aaahhh sayang licin aku suka lebih kenyel" desa han Michel m3r3m45nya gunung kembarnya Viona yang terkena sabun di bathtub
" aaaahhh lebih mantap kering atau licin seperti ini sayang" desa han dan godaan Viona merasakan gunung kembarnya di r3m45 dan pergerakan pinggang nya Michel luar biasa
" ooohhh lebih enakan di bathtub sayang licin licin mantap atas bawah sayang aaaahhh" desa han Michel semakin cetar memenuhi kamar mandi
" pelan sayang biar semakin uuuuh licin mantap" godaan Viona menikmati setiap sentu han yang diberikan Michel
cairan pun keluar dan dimasukan kedalam pangkal pahanya Viona
" terima sayang aku puas licin licin mantap" ucap Michel mencium kening Viona
__ADS_1
" sama sama sayang, aku kasih olahraga ke Raka selesai baru kita tidur bareng ya aaaah sayang tangannya" ucap Viona lemes dan protes area sensitifnya di mainkan sama Michel
" licin sayang menggoda" lanjut Michel terkekeh
Viona enggak membahas ucapan Michel langsung keluar dari bathtub dan membersihkan badan begitu juga dengan Michel setela memakai tengtopnya Viona langsung ke kamarnya Raka yang baru selesai foreplay sama Sisil Raka yang melihat Viona selalu bulak balik memberikan vitamin terkadang enggak tega tapi mau bagaimana lagi gantian sama Michel perasaan ke Viona semakin lama semakin besar seperti perasaannya dulu ke Miftah
" aku rindu sayang" batin Raka sedih
" kok melamun sayang mikirin apa" goda Viona tangannya melingkari lehernya Raka
" enggak ada sayang apa kamu mau aku pijitin buat malam ini enggak apa apa enggak mendapatkan olahraga dari kamu" ucap Raka tangannya m3r3m45nya gunung kembarnya Viona dengan lembut
" aaahhh tumben sayang nawarin pijitan" desa han Viona merasakan l3h3rnya di cium dan di r3m45 Raka
" aku lagi pengen saja sayang yuk aku kasih rileksasi" lanjut Raka melepaskan tangannya dan membantu Viona rileksasi
Viona yang merasa hal yang aneh sama Raka berusaha cuek dan menikmati tawaran Raka bener bener rileksasi walaupun tongkat sakti nya sudah berdiri tegak
" bagaimana sayang enakan" ucap Raka saat memijat p4h4 nya Viona dengan aroma terapi
" enak sayang terimakasih yaah, setelah ini aku tidur sama Michel yah" ucap Viona melihat Raka ada ketenangan saat melihat Raka
" iyah sayang enggak masalah kok sudah selesai" lanjut Raka memberikan pijitan terakhir dari l3h3rnya sampai ujung kaki membuat Viona merasa badannya jauh lebih enak dari pada tadi
" beneran enggak mau olahraga sayang" goda Viona duduk didepan Raka
" enggak sering enggak masalah sayang tapi rileksasi aku selalu kasih kalo kamu mau" lanjut Raka entah kenapa jadi enggak tega melihat Viona bulak balik memberikan olahraga
" oke kalo pengen tinggal bilang saja yah sayang aku kembali ke kamar ya" lanjut Viona mencium bibirnya Raka membuat Raka m3r3m45nya gunung kembarnya Viona dengan lembut
" licin sayang enak kena aromaterapi tadi uuuu mantap" goda Raka merasakan gunung kembarnya Viona licin saat di r3m45
" aaahhh lebih mantap ya" desa han dan godaan Viona
__ADS_1
" iyah sayang selamat tidur yah sayang" lanjut Raka mencium wajahnya Viona dengan lembut
Viona merapihkan tengtopnya dan kembali ke kamarnya begitu juga dengan Sisil yang baru selesai memberikan foreplay ke Michel