TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
kebingungan Sisil


__ADS_3

Sisil menatap langit-langit kamarnya Sisil sengaja enggak ikut melihat proyek pembangunan apartemen yang keduanya, Sisil merenung ucapan Viona


*kesempatan kamu dua hari


di unboxing sekarang atau akan menyesal


jangan ada penyesalan dikemudian hari


rela kita berdua jadi istrinya Michel


kalo hamil terpaksa Michel seutuhnya menjadi milik saya*


Sisil yang mengingat deretan ucapan demi ucapan Viona menjadi galau untuk menyerahkan mahkota nya buat Michel sebelum menikah, Sisil terus saja melamun entah keputusan apa yang diambilnya


" saya ingin melakukan setelah ijab kabul dalam keadaan halal bukan bebas seperti ini kenapa Viona memberikan pilihan dan ancaman menguasai Michel mana boleh begitu jauh dari kesepakatan awal" batin Sisil galau Sisil juga takut kalo beberapa waktu lagi Viona Hamil sebelum menikah


lelah berfikir tanpa solusi akhirnya Sisil memfokuskan sama pekerjaan yang diberikan ayahnya lewat email tentu pilihan terbaik saat ini supaya enggak stres

__ADS_1


dilain sisi, Michel dan Raka mengajak Viona makan siang di restoran hotel sambil nunggu tukang datang setelah jam istirahat, tangan Raka dan Michel sama sama menari indah di p4h4 nya Viona mereka m3r3m45 p4h4 nya Viona dengan lembut membuat Viona menahan rasa geli dan desa Han akibat tangan nakalnya Michel dan Raka


" yuk lah Michel duluan setelah itu saya baru kita kembali kelapangan" ide Raka tersenyum manis


" kita sama sama istirahat didalam kamar saja Raka biar adem nunggunya, kamu sekalian mantau perusahaan" idenya Michel


" ah enggak seru bawa bawa pekerjaan lagi nafsong begini" protes Raka kesal


" ya sudah Raka turutin saja perintah Michel dari pada enggak dapet vitamin loh" ledek Viona yang seneng melihat Raka kesal


" berengsek jadi ikutan saya lahap sekarang kamu yah" ancam Raka kesal


" apesnya kenapa kasih ide Michel duluan sih" batin Raka menyesal


setibanya didalam kamar Raka memakai hatset sambil mengerjakan pekerjaan kantornya supaya suara goib Michel dan Viona enggak mengganggu konsentrasi nya lumayan satu jam bekerja fikir Raka, Viona yang polos langsung mendapatkan ciuman dari Michel tangannya Michel m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut puas di bibir kini turun ke le her membuat Viona semakin mende sah demi mende sah lembut membuat Michel merasa bahagia mendengarnya


" yuk pindah keserangan berikutnya" goda Michel melihat Viona yang polos didepan nya

__ADS_1


setelah dikasur Michel langsung memasukkan rudalnya kedalam goa milik Viona perlahan pergerakan pinggangnya Michel membuat Viona melayang merasakan nya luar biasa


" aaahhh Michel sayang" desa han Viona merasakan pergerakan pinggang, tangan nya Michel m3r3m45 gunung kembarnya dan bibirnya men ji lat le hernya Viona dengan lembut


" uuu terus lah sayang rasakan sensasi yang aku berikan Nikma ti biar kamu semakin melayang sayang" desa han Michel semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya dengan lembut


" aaahhh rasanya luar biasa sayang" desa han Viona memeluk Michel dengan lembut


cairan hangat pun akhirnya keluar dan dimasukan kedalam pangkal pahanya membuat Viona lemes dan Michel menggendong Viona untuk membersihkan diri didalam kamar mandi


Raka yang melihat mereka sudah rapih langsung meninggalkan laptopnya dan jalan menuju Viona yang masih polos dan tersenyum manis


" sekarang Michel lihat email yang sudah saya periksa tinggal di setujui saja" ucap Raka tersenyum bahagia


" woke lah sekarang giliran saya periksa pekerjaan dulu have fun kalian" ucap Michel yang langsung jalan ke sofa dan memakai hetset juga


" let's go Raka" goda Viona nahan rasa kesal dan berusaha menerima kenyataan pahit dalam hidupnya

__ADS_1


Raka langsung menjalankan aksi panasnya setelah puas di ranjang Raka melanjutkan ronde kedua didalam kamar mandi setelah puas mereka sama sama mandi bareng dan duduk di sofa bareng Michel


__ADS_2