TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
kecurigaan Eriko


__ADS_3

Elma yang kangen sama Sisil dan Viona yang dua hari engga ada kabar dan enggak datang ke rumahnya membuat Elma kwartir begitu juga dengan Eriko yang aneh sama anak anaknya akhirnya ikut temani istrinya ke apartemen Sisil dan Viona, bodyguard yang siaga di apartemen Sisil dan Viona dengan cepat melompat dari unit sebelah ke unit apartemen Sisil langsung dengan cepat merapihkan baju bajunya Raka dan Michel memasukkan kedalam kardus sedangkan bodyguard yang lain memantau CCTV dari pintu depan


" mati lah mereka kalo terlambat merapihkan baju baju bos kita" ucap bodyguard nya Raka was was


CCTV tampak dalam terlihat beberapa bodyguard merapihkan semua barang barang tanpa tersisa terasa beres dan aman para bodyguard langsung buru-buru ke unit apartemen mereka lagi yang ada disampingnya, Eriko baru ingat ternyata punya kunci cadangan unit apartemen anak anaknya dan Eriko langsung masuk begitu saja disampingnya Elma tentunya setiap gerakan Eriko di pantau sama bodyguard Michel dan Raka


" Sisil dimana sayang bunda dan ayah datang" teriak Elma sambil masuk kedalam apartemen


" Viona dimana kalian" ucap Eriko sambil lirik setiap ruangan terlihat sepi membuat Eriko merasa aneh pergi kemana anak anaknya


" seperti nya mereka lagi pergi sayang" lanjut Eriko membuka kulkas beruntung nya setiap Sisil, Viona, Michel,dan Raka minum botolnya langsung mereka buang dan selalu membeli dadakan tanpa ada stok minuman


" seperti nya Sisil dan Viona bener bener hidup mandiri sayang anak manja seperti mereka bisa masak juga" ledek Elma saat buka kulkas paling atas terisi lauk pauk kesukaan Sisil dan Viona

__ADS_1


" iyah sayang akhirnya mereka mau cape cape juga yah disitu juga ada mesin cuci dan baju anak anak ayah bangga mereka perlahan mulai berubah rajin walaupun sibuk bekerja" lanjut Eriko makan buah jeruk


" tapi mereka kemana tanpa kabar yah heran" lanjut Elma merasa anak anaknya menyembunyikan sesuatu


bodyguard yang memantau aktivitas orang tuanya Sisil tentunya langsung menghubungi Michel dan membuat Michel kaget mendengar laporan anak buahnya kalo sekarang orang tuanya Sisil ada di apartemen


" sayang kenapa" ucap Sisil duduk santai di sofa sambil makan kue


" bahaya sayang yuk pulang" ucap Viona panik langsung berdiri dan jalan ke kamar diikuti sama sisil yang ikutan panik


" sabar bro walaupun mereka sudah hidup mandiri tapi tetap dipantau namanya juga orang tua masih tinggal satu kota kalau kangen bisa mendadak begini" ucap Raka kesel karena liburannya berakhir panik enggak sesuai harapan pulang pulang bahagia walaupun melalui dua malam panas tapi pulang nya panik seperti ini


" bener anak bunda banget" ledek Michel terkekeh

__ADS_1


Raka dan Michel merapihkan barang barang nya begitu juga dengan bodyguard yang disuruh siap siap pulang, mobil yang bawa pulang bodyguard sedangkan Sisil, Raka, Michel,dan Viona duduk di kursi belakang. michel dan Raka berusaha menenangkan Sisil dan Viona yang panik


" santai sayang" ucap Michel merangkul bahunya Sisil dan Viona bersamaan


" alasan apa yang kita kasih nanti bodohnya mematikan handphone bahaya nih sayang aku takut" ucap Sisil kepalanya dibahunya Michel tangannya pegang tangannya Michel dengan rasa cemas


" alasan logis apa ya astaga" ucap Raka frustasi karena hal ini diluar perkiraan mereka


" bilang saja kita habis dari Makassar bagaimana" ucap Viona yang ikutan bingung dan cemas


" memantau proyek gitu maksudnya" lanjut Michel melihat Viona


" iyah pokonya jawaban kita harus kompak dan untungnya baju bekas gulet dipantai langsung di cuci sama ART jadi aman" lanjut Viona yang mendapatkan anggukan dari Sisil, Raka, dan Michael

__ADS_1


__ADS_2