
Satria tepat pukul enam sore sudah sampai di rumah nya Sisil dengan pakaian santainya Eriko yang tahu Sisil makan malam bareng Satria langsung bahagia menyambut nya berbeda sama Elma yang enggak suka anak nya dijodohkan apa lagi sekarang berteman bisa, Satria ngobrol santai menunggu Sisil bersiap siap
" sudah siap" ucap Satria saat melihat Sisil jalan ke ruang tamu
" sudah siap Satria yuk" ucap Sisil berusaha ramah
" havu fun kalian jangan pulang terlalu malam yah" ucap Eriko bahagia.
" siap om pasti ya sudah saya pergi dulu om dan tante" lanjut Satria Salim ke Eriko dan Elma
Sisil yang diam diam handphone nya nyala supaya bodyguard bisa mendengar apapun percakapan antara Sisil dan Satria selama didalam mobil, satria berusaha mengajak Sisil ngobrol selama perjalanan ke cafe
" sil apa kamu merasa dingin" ucap Satria yang tangannya pegang p4h4 nya sisil berusaha m3r3m45 nya
" saya enggak merasa dingin satria tolong tangannya" protes sisil langsung menepis tangan Satria
" hayolah sil kita sudah dewasa walaupun kamu menolak perjodohan kita tapi kamu mau kan jadi teman kencan saya, saya akan memberikan apapun yang kamu inginkan" lanjut Satria yang tangannya pegang bahu Sisil yang bersih dan putih
" turun kan saya Satria saya enggak sudi jadi teman kencan kamu, dan saya masih bisa memenuhi kebutuhan saya" bentak Sisil kesal menepis tangannya Satria
" baiklah saya enggak akan pegang pegang sampai makan malam berakhir oke" lanjut Satria pura-pura pasrah
setibanya di restoran Satria diam diam memasukkan obat perang sang kedalam minuman nya Sisil, sedangkan Sisil yang sengaja minuman sama seperti Satria minta di tuker tentu membuat Satria panik
" memangnya kenapa minuman yang saya ambilkan buat kamu tolak sil" ucap Satria kesal mendapatkan penolakan
" enggak masalah kan kita saling tukeran minuman yang sama biar lebih romantis" ucap Sisil meminum minuman nya Satria
__ADS_1
" hayo di minum juga dong biar kita langsung makan" sambung sisil membuat Satria ragu
" sial sial gagal menjebak perempuan ini" batin Satria kesal
dengan terpaksa Satria langsung meminum airnya juga sampai setengah gelas, Satria merasakan tubuhnya sangat panas luar biasa efek dari obaat itu langsung beraksi membuat Satria merasa enggak nyaman Sisil yang melihat kelakuan satria cuman tersenyum
" tunggu disini saya pergi sebentar" ucap Satria panik haruse menumpahkan nafsongnya sekarang juga meredamkan panas didalam tubuhnya
" kamu kenapa gelisah seperti ini" goda Sisil pegang tangannya Satria
" tunggu sebentar" lanjut Satria langsung pergi tentunya diikuti sama bodyguard, selama dijalan satria menelpon teman kencannya datang ke cafe sekarang juga untuk menumpahkan nafsongnya akibatnya obat yang dia pakai
wanita kencannya Satria datang sesuai alamat yang dikasih tadi dan Satria langsung menjalankan aksi liarnya teman kencannya berusaha menahan dan menikmati apapun yang dilakukan satria saat ini
" ini semua karena perempuan itu" bentak satria saat memaju mundurkan pinggangnya
" tadi aku mau menjebaknya tapi dia menolak obat yang aku kasih sial sial" bentak Satria semakin cepat memaju mundurkan pinggangnya membuat wanita kencannya menahan luar biasa pergerakan satria yang kasar
flashback on
satria yang sudah menelpon wanita kencannya langsung menunggu didalam kamar dan melepaskan bajunya karena merasa panas luar biasa, saat teman kencannya sudah sampai didepan kamar di tahan bodyguard dan tangannya dibawa sedikit jauh dari kamarnya satria
" kamu masuk kedalam" ucap bodyguard tegas
" iyah dia telefon saya tadi" ucap temen kencannya Satria takut
" kamu ambil uang ini, layani apapun yang dia lakukan dan nyalakan handphone ini didalam tas kamu, vidio panas kamu akan aman bersama kami" ucap bodyguard serius menatap teman kencannya Satria
__ADS_1
" kalian siapa" tanya teman kencannya Satria bingung
" setelah puas melayani satria ketemu sama kami kembalikan handphone saya dan nanti saya ceritakan kamu enggak akan bisa kabur tapi tenang saya akan menjamin nama baik kamu aman" tegas bodyguard lagi
" baiklah saya terima uang ini" lanjut teman kencannya Satria bahagia
flashback off
satria menjalankan aksinya berkali kali membuat teman kencannya dibuat lemes, sebelum tidur Satria memberikan beberapa lembar uang dan akhirnya tidur dalam keadaan polos, sedangkan teman kencannya membersihkan diri dan keluar kamar menghampiri Sisil yang sudah didepan pintu
" yuk kita pergi sebelum lelaki sialan itu bangun" ucap Sisil menarik tangan teman kencannya Satria
" baik mari" ucap teman kencannya Satria pasrah
Sisil langsung bawa perempuan itu ke parkiran dan langsung menceritakan apa yang terjadi wanita itu cuman tersenyum malu begitu mudahnya mengumbar nafsong ke banyak laki laki
" saya harap kamu jaga rahasia ini sebenernya ketauan juga enggak masalah sih Vidio panas kalian bakal jadii senjata kami buat jaga jaga kalo lelaki itu maksa saya buat nurutin nafsongnya lagi bayarannya apa cukup" ucap Sisil lega terbebas dari jebakan Satria
" lebih dari cukup terimakasih kalo butuh bantuan saya buat laki laki itu lagi boleh kok hubungi saya" ucap perempuan kencannya Satria
" boleh juga bu sisil pasti pak Satria bakal menjebak anda terus menerus" saran bodyguard
" baiklah kalian saja yang mencatat nomornya" perintah Sisil
" 08XXXX" lanjut wanita itu
" oke kita pergi dulu kembali lah ke Satria sebelum dia sadar" perintah Sisil langsung pergi diikuti beberapa bodyguard
__ADS_1
" Satria salah sasaran deh cari mati sama perempuan hebat seperti itu punya banyak pengawal dan uang, nafsong enggak lihat lihat heran" gerutu wanita itu langsung ke kamar Satria lagi menemani Satria tidur pules