
Michel perlahan membuka matanya melihat sekeliling nya ada sisil dan viona nangis di samping tempat tidur membuat Michel tersenyum melihatnya
" sayang sayang ku" ucap Michel pelan
" sayang akhirnya sadar juga" ucap sisil bahagia melihatnya
" aku panggil dokter ya sayang" ucap viona bahagia langsung memcet tombol pemanggil dokter
" ada yang sakit sayang" lanjut sisil pegang kepalanya Michel
" kepala ku sedikit pusing sayang mungkin akibat terbentur stir mobil" lanjut Michel pegang tangannya sisil
dokter akhirnya datang langsung memeriksa Michel dan langsung memberitahu kondisi Michel sudah membaik, tiba-tiba Raka dan Miftah datang dengan senyum lega melihat Michel sudah sadar
" kondisi pasien sudah membaik mungkin dua atau tiga hari lagi sudah boleh pulang" ucap dokter membuat Sisil, Viona, Miftah dan Raka lega mendengar nya
" kalo begitu saya permisi dulu" sambung dokter langsung pergi
" bagaimana hasilnya" ucap Sisil penasaran
" satu ciuman dari Sisil dan satu ciuman dari Viona baru aku kasih tahu hasilnya" ucap Raka senyum licik
" modus kamu tuh sayang" protes viona kesal
__ADS_1
" yah sudah enggak aku kasih tahu ah" lanjut Raka pura pura merajuk
" ada apa sebenarnya sih Raka kasih tahu pertanyaan Sisil dan viona saya males denger drama dari kamu" ucap Michel kesel baru sadar langsung dikasih drama kurang penting
" ah Michel enggak seru ah" protes Raka kesal Miftah cuman mengelus bahunya Raka
" tadi saya berhasil menjebak satria setengah sadar dan memberikan dia obat perang sang saat dia setengah sadar menceritakan niat satria mencelakai kamu Michel memutuskan kabel rem dan membuat remnya susah di injek dan niat satria unboxing Sisil sebelum halal dan meninggalkan Sisil begitu saja" penjelasan Raka panjang kali lebar
" rekaman asli di polisi tapi kita masih punya rekaman lagi kalo kamu mau denger kemungkinan besok satria sudah di tangkap sama polisi" ucap Miftah bangga
" terus kita kasih satu juta buat perempuan yang nemenin satria selama setengah sadar lanjut Raka bangga selalu berhasil menjalankan tugas buat Michel
" bagus juga Raka bergerak cepet memperkuat bukti kejahatan satria sialan orang itu cari masalah sama kita" lanjut Michel kesal
" nah begitu kan enak walaupun ga satu satu tetep enak" goda Raka terkekeh
" kasihan ayahnya satria punya anak model satria tapi mau bagaimana lagi anaknya bertingkah terus" lanjut Michel prihatin
" ya kalo enggak punya rasa tanggung jawab ya begitulah selalu berbuat seenaknya guys" lanjut Raka mendapatkan anggukan mengerti dari Sisil Viona Miftah dan Michel
waktu berlalu begitu cepat berganti, Sisil dan Viona begitu telaten mengurusi Michel di rumah sakit membuat Michel merasa bahagia, satria dan ayahnya menjenguk Michel pura pura prihatin diam diam Viona menghubungi Raka untuk bawa polisi ke kamar rawatnya Michel membuat penghuni kamar kaget melihat kedatangan polisi Bareng Raka
" selamat siang kami membawa surat penangkapan atas nama satria" ucap polisi menunjukkan surat penangkapan
__ADS_1
" tunggu atas tuduhan apa anak saya ditangkap" ucap ayahnya satria penasaran
" anda dengar rekaman ini" ucap Raka
Raka menyetel rekaman kemarin menjebak satria saat satria setengah sadar, saat mendengar rekaman suaranya membuat satria emosi ternyata dirinya dijebak untuk hal ini. satria berusaha menghajar Raka tangannya ditahan sama ayahnya membuat satria semakin emosi melihatnya
" kamu keterlaluan satria ayah kecewa sama kamu nak" bentak ayahnya satria marah sama anaknya
" sudah jelas jadi mari ikut kami" ucap polisi borgol tangannya satria
" lepaskan lepaskan laki laki itu pantes mati karena mulutnya dengan mudah menghina orang lain seenaknya" bentak satria semakin marah
" jangan bikin keributan disini bawa orang itu sekarang" bentak Michel kesal
" pantas saya dijebak kemarin buat ini sialan kalian semua sialan" bentak satria diajak jalan sama polisi meninggalkan kamar rawatnya Michel membuat ayahnya satria sedih melihat nasip anaknya
" saya enggak akan melakukan pembelaan untuk anak saya biar satria menjalankan hukumannya sesuai keputusan hakim nanti karena kesalahannya satria cukup parah" ucap ayahnya satria sedih pasrah dan malu sama sikapnya satria sungguh memalukan
" maafkan kami tapi ini semua karena sikapnya satria yang semakin parah dan bikin takut sisil dan viona yang bikin enggak aman" ucap Michel prihatin
" Sisil maafkan satria Om enggak tahu kebiasaan satria di pergaulannya Om menjodohkan kalian karena keluarga Om dan papah kamu sudah kenal dari kecil ternyata perjodohan kalian sebuah kesalahan tapi om bersyukur dengan peristiwa ini om jadi tahu sifat aslinya satria sekali lagi om minta maaf enggak terlalu mengenal sifat dan pergaulan anak om" lanjut ayah nya satria sedih dan malu sama kelakuan anaknya
" saya juga minta maaf Om menolak perjodohan karena dari bertemu satria sudah berubah enggak seperti dulu" ucap Sisil kecewa
__ADS_1
" masalah ini selesai semoga hubungan keluarga tetap terjalin dengan baik Om kalo butuh apapun selama kita mampu pasti kita bantu" ucap Viona lega akhirnya masalah satria berakhir dengan baik berkat Raka berhasil menjebak satria