
Eriko bersiap untuk kembali ke Jakarta sudah cukup liburannya, dan Eriko masih ingin menjalankan perusahaannya dan masih belum siap melepaskan perusahaan sepenuhnya ke Sisil yang baru terjun ke dunia bisnis, Viona yang masih rindu sama orang tua angkatnya harus nahan keinginan nya ikut pulang
Michel membantu mendorong koper kedua orang tuanya Sisil dan kopernya sisil, Michel ingin bersikap manis sama orang tua teman kencannya Sisil dan Viona, selama di mobil selalu ada obrolan santai sedang bodyguard dengan mobil lainnya
" di Jakarta apa kalian berani seperti kemarin" tantang Eriko
" enggak berani pak banyak yang kenal kita malu dan enggak lagi lagi pak cape sekali nyerah deh disuruh ngamen" ucap Michel pasrah
" bener pak sudah cape panas banget harus ditahan sampai sore kena debu nahan ngantuk haus dan sebagainya enggak lagi deh pak mendingan tantangan dapetin proyek banyak baru mau" ucap Raka terkekeh
" itu sih mau kamu mana seru" protes Sisil mendapatkan pelototan dari Raka
__ADS_1
" Ambil hikmah dari aksi kalian kemarin kehidupan kalian memang diatas jangan membuat kalian Sombong dan pelit karena masih banyak orang yang kesusahan dan berjuang buat hidupnya lebih keras dari kalian jadi ingat selalu jadi orang baik dan selalu membantu sesama" nasehat Elma
" iyah bunda selalu ingat nasehat bunda" ucap Sisil dan Viona bersamaan
" anak bunda yang super sibuk kalian jangan lupa selalu berbagi yah sama orang orang yang membutuhkan" lanjut Elma memeluk anak kesayangannya
Viona mana tega meninggalkan Sisil karena keegoisan sisil, selama ini Viona mendapatkan kasih saya orang tua yang lengkap walaupun angkat tapi Eriko dan Elma enggak pernah membedakan segala hal antara Sisil dan Viona selalu memberikan apapun yang sama membuat Viona enggak tega menolak keinginan Sisil yang jahat baginya
Sisil, Raka, Michel dan Sisil sengaja duduk di kursi mobil paling belakang karena tangan nakal Raka dan Michel betah m3r3m45 p4h4 nya Sisil dan Viona bersamaan untungnya Eriko dan Elma enggak menghadap belakang
" Viona jaga diri kamu yah nak" ucap Eriko mencium kening Viona
__ADS_1
" nak Michel saya titip anak saya yah kalian jangan adu pendapat yang berlebihan" ucap Elma yang sudah menganggap Viona anak kandungnya juga
" baik bu saya akan menjaga Viona dengan baik" ucap Michel ramah
" bro saya balik ke Jakarta dulu" ucap Raka menepuk bahunya Michel
" saya selalu percaya kamu bisa mewakili saya menjalankan perusahaan saya" lanjut Michel memeluk Raka
" pasti bro saya akan berjuang demi perusahaan selalu untung" lanjut Raka optimis
Elma, Eriko, Sisil,dan Raka masuk ruang tunggu pesawat sebentar lagi lepas landas. Viona yang melihat orang tuanya masuk kedalam bandara langsung nangis Michel yang tahu langsung memeluk Viona dan mencium kening Viona
__ADS_1
" jangan nangis sayang kan masih ada aku yang selalu menjaga kamu dan membahagiakan kamu sayang" ucap Michel lembut
" iyah sayang, selama kerja waktu aku selalu kurang membahagiakan om dan tante" ucap Viona sedih