
Viona setelah menemani Michel dari bengkel langsung diantar pulang, sepanjang perjalanan Michel tertarik cara Viona merespon obrolan dan terlihat sopan membuatnya nyaman ngobrol banyak hal, sesekali tangannya Michel pegang tangannya Viona membuat Viona tersenyum melihatnya
" besok pas ke kantor bagaimana kalo kita makan siang bareng apa kamu keberatan" ucap Michel melihat Viona yang diam saja tangannya dipegang sama Michel
" memangnya saya enggak ganggu Michel nih takut ada yang marah" ucap Viona pura pura enggak enak dalam hatinya bersorak gembira
" enggak ada tenang saja sekalian saya kasih tahu tempat yang bagus dimana nya jadi mau kan" lanjut Michel yang tangannya dari tangan pindah ke p4h4 nya Viona sambil di elus
" baiklah kalo begitu saya datangnya jam sepuluh berarti yah Michel" lanjut Viona nahan geli
mobil Michel pun sampai di rumahnya Sisil, Michel tanpa aba aba mencium bibir Viona dengan lembut dan langsung melepaskan nya merasa enggak enak bersikap lebih sama Viona
" maafkan saya semakin lancang" ucap Michel merasa menyesal
__ADS_1
" enggak masalah Michel terimakasih sudah antar saya pulang dan sampai ketemu besok" ucap Viona bahagia pertama kalinya di cium sama orang lain kalo bukan karena ide gila Sisil sudah dipastikan Michel sudah di tampar sama Viona
setelah Viona turun Michel tersenyum manis melihat Viona masuk kedalam gerbang rumahnya Sisil
" dia target selanjutnya menarik dan menghargai orang lain enggak sabar satu kamar sama cewek polos seperti Viona" batin Michel bahagia, Michel menyalakan mobil dan meninggalkan rumahnya Sisil
dilain sisi, Eriko dan Elma kaget melihat Viona pulang selarut malam sendiri berbeda sama Sisil tersenyum puas melihat Viona baru datang
" maafkan saya pulang telat tadi dari mall temenin pak Michel ke bengkel dan baru selesai jam segini dan dianterin sama pak Michel maafkan saya om dan Tante" ucap Viona merasa enggak enak
" anak itu bener bener selalu memanjakan Viona" protes Eriko kesal
" mereka kan sahabatan dari kecil ayah wajarlah yang penting Viona sudah pulang dengan selamat" ucap Elma melihat suaminya yang kesal
__ADS_1
dilain sisi, Viona menceritakan semuanya yang dilakukan Michel padanya bahkan sebelum turun dari mobil Michel berani mencium nya dan besok ngajak makan siang bareng, sisil yang mendengar kan cerita Viona langsung memberikan obat ke tangan Viona
" obat apa ini sil" ucap Viona penasaran
" campurkan ke makanan Michel dan ajak dia istirahat di kamar hotel dan lakukan yang harus kamu lakukan" perintah Sisil dengan senyum liciknya
" apa secepat ini sil, kenapa enggak pendekatan dulu setelah makan kan bisa datang bareng liat lokasi pembangunan atau hal lainnya selain langsung ke ranjang" protes Viona takut melakukan nya
" Viona kamu enggak hafal sama kelakuan Michel yang hobi ke ranjang, walaupun tanpa obat itu dia pasti ajak kamu tapi kalo efek obat ini dia akan lebih bersemangat jadi besok eksekusi yah terserah kamu cara aman campurkan nya" paksa Sisil
" baiklah sil akan saya lakukan, memangnya proposal sudah selesai" lanjut Viona penasaran
" tenang pas kamu pergi saya sudah buat tinggal besok kamu bahas sama Michel tawarin pembangunan apartemen di kota yang deket biar semakin deket kamu sama Michel ingat melakukan itu tapi tetap jadi perempuan yang enggak matre ya Viona" lanjut Sisil nunjukin proposal yang tadi dibuatnya
__ADS_1
Viona cuman bisa nahan amarahnya sama Sisil yang menjebaknya tapi Viona enggak berani melawan Sisil