TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
Miftah betah amat tidurnya


__ADS_3

Raka dan Michel sangat puas gelut sama Miftah berkali kali ini pertama kalinya Raka dan Michel gantian gulet sama Miftah gantian, setelah membersihkan diri Raka, Michel,dan Miftah duduk di sofa ruang tamu Miftah pakai tengtop sedangkan bawahnya polos sesuai keinginan Michel dan Raka


" sayang kamu pucat sekali" ucap Raka melihat wajahnya Miftah yang kurang sehat


" terlalu cape mungkin sayang langsung enam ronde tanpa jeda tapi kalian puas kan" ucap Miftah lemes


" selalu sayang aku rindu seperti ini sayang, aku akan memenuhi keinginan kamu tapi jangan berlebihan lagi ya supaya aku enggak kesel sama kamu" ucap Michel pegang p4h4nya Miftah dan m3r3m45 gunung kembarnya Miftah dengan lembut


" aaaahhh Iyah sayang aku janji enggak akan boros lagi semenjak bareng Raka aku selalu berusaha hemat oookhhh Michel jangan terlalu keatas nanti basah" desa han Miftah merasakan area sensitifnya di mainkan sama Michel


" basah ya kita tuntaskan bertiga" goda Raka melihat Miftah tangannya menari dengan indah di punggungnya Miftah terasa panas


" sayang kamu demam mau aku bawa ke rumah sakit" lanjut Raka mulai cemas


" Iyah sayang kita ke rumah sakit yah jangan bikin kita kwartir sama keadaan kamu yah" lanjut Michel meluk Miftah yang badannya terasa panas

__ADS_1


" yah sudah aku nurut ke rumah sakit" lanjut Miftah lemes


" sebentar aku ambilkan baju kamu dulu" lanjut Raka langsung ke kamar dan mengambil bajunya Miftah


Raka yang tiba di ruang tamu langsung membantu Miftah pakai baju dan celana pendeknya, Michel menggendong badannya Miftah yang lemes..


" terimakasih ya Raka dan Michel kalian peduli sama aku sampai di gendong seperti ini" ucap Miftah semakin lemes


" sayang boleh enggak ucapin lagi isi hati kamu waktu itu ke aku" sambung Miftah melihat Raka


" waktu itu saya dan Miftah bilang saling mencintai tapi karena saya masih mau bebas akhirnya Miftah mengijinkan sayaa masih gelut sama viona dan foreplay sama Sisil" ucap Raka melihat Miftah yang semakin pucet


" sayang aku bener bener mencintai kamu walaupun tanpa status yang jelas aku mencintaimu dan aku bahagia kamu lebih baik karena aku jujur terharu aku" sambung Raka yang merasa ada yang aneh sama Miftah


" terimakasih sayang atas kejujuran nya, Michel aku tidur yah kalo sudah di rumah sakit bangun kan aku yah" lanjut Miftah perlahan memejamkan matanya

__ADS_1


" iyah sayang tidur saja" lanjut Michel yang merasakan perubahan badannya Miftah perlahan jadi dingin


" Raka bawa mobilnya ya" perintah Michel saat sudah sampai parkiran mobil


" baik Michel" ucap Raka yang entah kenapa merasa ingin menggendong Miftah dan menemani Miftah tidur


selama di perjalanan mobil Raka berjalan dengan kecepatan sedang, Michel yang pegang badannya Miftah merasa dingin


" Raka kecilkan AC mobilnya Miftah kedinginan" perintah Michel memberikan selimut buat Miftah


" baik Michel sepertinya Miftah kecapean tidurnya nyenyak sekali yah jadi kasihan saya" ucap Raka mengecilkan AC mobil dan melihat spion mobil


" Iyah kita enggak memperhatikan kondisi Miftah semangat sekali menuntaskan nafsong kita tapi Miftah cewek luar biasa yah beraneka macam gaya dia bisa beda sama viona yang sama sama enak tapi satu gaya" lanjut Michel sembarangan


" masakan Miftah juga enak dia ngurusin baju baju saya juga Michel berasa punya istri beneran di perhatikan dan di manja seperti perlakuan Miftah ke saya" lanjut Raka bahagia

__ADS_1


" sama saya boro boro mau cape masak cape beresin apartemen ataupun baju saya tapi bangga kamu bisa membuat Miftah berubah jadi lebih baik" lanjut Michel


__ADS_2