
Sisil langsung lari kedalam kamarnya neneknya sudah dikafankan warga setempat Sisil dan viona langsung nangis didepan jasat neneknya dan memeluk badan neneknya yang sudah kaku, Viona dan Sisil nyesel jarang menjenguk neneknya Sisil karena kesibukannya membuat Mereka jarang ketemu
" nenek maafkan Sisil jarang kesini nek" ucap Sisil nangis melihat neneknya yang tidur dengan tenang
" maafkan viona nek terlalu sibuk" ucap Viona menyesal kehilangan nenek yang menyangi Viona selalu diberikan buku buat Viona rajin baca
" sudah waktunya di makamkan Sisil dann Viona ikhlaskan nenek ya" ucap Eriko berusaha tegar
" yuk kita ikut pemakaman" ajak Michel merangkul bahunya Sisil dan viona buat berdiri
saat pemakaman berlangsung tanpa sengaja ketemu sama satria yang lagi masukin buah buahan ke atas bakter hasil panennya satria mengeluh kecapean dan tangannya sakit mengangkat karung isi buah yang isinya sungguh banyak, Michel yang melihat satria langsung menghampiri satria diikuti sama viona dan Sisil
" saya ikut berduka yah sil" ucap satria yang melihat Sisil, Michel,dan Viona jalan kearah satria
" terimakasih satria" ucap Sisil sedih
__ADS_1
" oh jadi disini kebun buah buahan milik kamu Satria kasihan sekali beralih profesi dari seorang CEO perusahaan besar jadi petani begini makannya jadi cowok tuh yang sopan dijodohkan bukannya memperlakukan dengan baik calon istrinya ini menerima perjodohan karena nafsong merusak yah jadi seperti ini bro nasip kamu selama dua bulan" ledek Michel terkekeh
" sialan anda siapa berani sekali menghina saya didepan sisil" bentak satria menahan malu
" saya temennya sisil dan viona dan saya juga yang kasih perlindungan buat sisil karena Sisil cerita semuanya sama saya dan minta sisil berjaga jaga" ucap Michel Bangga dan puas rencana nya berhasil
buugghh
satu tonjokan mendarat sempurna di pipinya Michel tentu membuat Michel membalasnya perkelahian akhirnya terjadi satria dan Michel saling pukul membuat wajah keduanya babak belur
" sudah hentikan Michel jangan kotorin tangan kamu lagi buat lelaki itu" ucap Sisil menarik tangannya Michel
" kalian bener bener sialan" bentak satria langsung naik mobil dan melakukan mobilnya dengan kesal
" kita obatin wajah kamu sayang" lanjut Sisil melihat wajahnya Michel babak belur
__ADS_1
dilain sisi,. satria di tegur sama pengelola perkebunan karena melihat wajahnya satria babak belur habis berantem membuat satria nahan emosinya dirinya engga akan seperti ini kalo enggak ketemu sama Sisil tadi
" saya enggak mau lihat pekerja disini habis bertengkar apapun alasannya" tegur kepala pengelola
" heh walaupun saya kerja disini tapi ini milik saya jadi jangan bertingkah kamu angkat sana buah buahan nya saya mau mengobati luka saya" bentak satria kesal di tegur seperti itu
" tapi saya dikasih wewenang sama ayah kamu untuk tegas sama kamu mengajarkan tanggung jawab dan enggak seenaknya" lanjut pengelola
aaarrgggg
teriakan satria kesal langsung pergi meninggalkan pengelola perkebunan dengan kesal, kepala satria semakin pusing habis berantem sama temennya Sisil dan kena amarah karena babak belur
dilain sisi, Michel menahan sakit dan bahagia diobatin sama Sisil dengan pelan pelan, Michel relaa babak belur demi membela Sisil dan mendapatkan perhatian dari Sisil
" sayang terimakasih yah sudah membela aku" ucap sisil pelan
__ADS_1
" sama sama sayang aku akan melindungi kalian berdua apapun keadaannya enggak akan membiarkan orang lain menyakitkan kalian" ucap Michel menahan sakit
" terimakasih sayang atas perhatian nya" ucap Viona pelan