
lelahnya bekerja Raka mengajak rekan kerjanya buat nonton bioskop, viona dan sisil menerima senang hati buat nonton bareng michel ingin sekali nonton nya duduk ditengah tengah Sisil dan Viona, kali ini michel yang bayarin nonton dan mereka sudah masuk kedalam ruangan penayangan film
" si Michel pasti sengaja duduk ditempat sepi begini"batin Viona kesal
" duh semakin deket sama Michel semakin jatuh cinta sama dia" batin Sisil bahagia
tangan Michel diem diam m3r3m45 p4h4 Sisil dan Viona bersamaan, Viona yang sudah biasa cuma bisa menerima dengan bahagia berbeda dengan Sisil yang masih Canggu melepaskan tangannya Michel dengan pelan Sisil melirik tangan Michel yang sebelahnya ternyata lagi menari indah juga membuat Sisil menahan rasa cemburunya
" dasar Playboy otak kotor menyebalkan sekali" protes Sisil dalam hati
"para wanita suka sekali nonton film mengandung bawang begini mana serunya" protes Raka film yang ditontonnya sangat cengeng sekali
" memangnya anda suka nonton film apa Raka" ucap Sisil penasaran
" film action dan film panas itu yang seru bagi saya bisa ditiru langsung lagi sensasi nya luar biasa ikutan adegan di film panas" ucap Raka tersenyum licik melihat Sisil ingat malam kemarin begitu santainya Sisil menerima setiap sentu han yang diberikannya walaupun lagi tidur pules
" memangnya anda pernah melakukan film panas" lanjut Sisil penasaran
" sering sil bahkan waktu itu pernah melakukan tapi enggak sampai puas" lanjut Raka yang melihat le her putihnya Sisil rasanya ingin menikma tinya
__ADS_1
" sama seperti Michel dong tapi Raka masih tahu batasan dia cowok idaman" batin Sisil mulai mengagumi Raka
setelah puas nonton film, Sisil, Raka, Michel, dan Viona melanjutkan acara jalan-jalan mereka. lagi lagi Michel membeli minuman membuat Viona heran melihatnya akibat minum itu Viona dibikin cape sampai empat ronde dalam semalam dan paginya pun minta jatahnya lagi, Sisil yang melihat minuman itu rasanya ingin secepatnya kembali dan takut melakukan kehilafan sama Michel maupun Raka, Viona mengajak Sisil ke kamar mandi saat dikamar mandi Sisil ingin segera kembali ke rumahnya membuat Viona antara sedih dan senang mendengarnya
" saya enggak mau tahu lebih cepat meninggalkan Michel secepat mungkin bikin Michel patah hati saya takut di unboxing setiap hari minum itu terus" perintah Sisil serius
" katanya sampai tujuh bulan sil kok dipercepat sih" protes Viona yang entah kenapa takut kehilangannya Michel
" kenapa protes kamu mulai suka sama Michel hah, sadar dia itu Playboy enggak akan pernah serius sama perempuan apa lagi yang sudah di unboxing sama Michel jadi jangan baper begitu lah lakukan saja perintah saya secepatnya tinggalkan Michel mengerti" bentak Sisil kesel ternyata Viona menyukai Michel
" astaghfirullah sil kok tega bicara seperti itu sil saya melakukan ini juga karena keinginan kamu kalo saya juga engga mau melakukan sebelum menikah jangan bicara sembarangan" protes Viona kesal denger ucapan Sisil tadi
" astaghfirullah kenapa dia seegois ini sih jahatnya" batin Viona kesal
Viona dan Sisil ingin sekali main di Timezone Raka dan Michel yang melihat cuman bisa geleng-geleng kepala seumur umur mereka enggak pernah ke Timezone
" umur segini masih main di sini" sindir Michel heran
" ada permainan basket bagaimana kalo kita taruhan siapa yang menang boleh melakukan apapun sama yang kalah" ucap Raka
__ADS_1
" sama siapapun atau bertiga" ucap Sisil deg degan
" terserah yang menang bagaimana apa kalian setuju" lanjut Raka yang ingin unboxing Viona juga kalo Sisil Raka masih sungkan untuk mengajaknya
Sisil memasukan bola basket lima kali lemparan, sedangkan Raka dua puluh lemparan bola, Michel memasukan sepuluh bola sedangkan Viona memasukan tiga bola. Raka yang menang bersorak gembira
" selamat bro kamu menang apa yang kamu mau bro" ucap Michel kelelahan
" saya mau jalan jalan bareng Viona malam ini boleh kan Viona" ucap Raka tersenyum licik melihat Viona
" cuman sama Viona saja" tanya sisil curiga
" iyah mau kencan sama Viona boleh kan" lanjut Raka bahagia
Michel yang tahu keinginan Raka cuman bisa pasrah membiarkan nya enggak berani melarang toh Michel belum menyatakan cintanya
" memangnya mau kemana Raka" ucap Viona yang berusaha tenang
" nanti juga kamu tahu" lanjut Raka pegang tangannya Viona
__ADS_1