
Michel yang bahagia karena perjalanan dinas kali ini, Michel akan mengerjakan tiga pembangunan sekaligus, Michel enggak sabar tinggal bareng sama Viona di apartemen viona selama tujuh bulan memantau proyek bareng dan bersenang-senang bareng, Michel kaget membaca WhatsApp dari Viona kalo mobilnya mendadak mogok Michel mempercepat siap siapnya, Michel mengajak Raka untuk ikut perjalanan dinas kali ini, sejujurnya Raka males ikut mending menghendel perusahaan sambil manja manjaan sama miftha dari pada panas panasan.
" tunggu aku sayang segera kesana" ucap Michel melalui voice note
dilain sisi, Viona cuma tersenyum miring melihat tingkah sahabatnya pantas saja enggak mau isi bensin ternyata ini rencananya pergi ke bandara bareng Michel dan Raka, Viona akui niat Sisil mendekati Michel luar biasa ada saja alasannya supaya Michel simpati
" untungnya ayah enggak maksa kita ke pom bensin tadi mantap kan rencana saya" ucap Sisil Bangga
" boleh boleh juga sil baiklah kita tunggu Michel datang
dilain sisi, Raka memperhatikan miftha masak, Raka tersenyum senang melihat miftha dengan cekatan masak udang balado kesukaannya sama sayur asem, Raka sama sekali enggak boleh membantu sama sekali Raka menerima pesan dadakan dari Michel satu jam lagi harus sampai rumahnya baru saja mau mencicipi masakannya miftha akhirnya masakannya miftha dimasukan kedalam kotak makan sekaligus sayurnya juga
__ADS_1
" maafkan aku sayang mendadak Michel rese banget dia hari libur padahal harus ikut beberapa hari melihat proyek dari perusahaannya pak Eriko" protes Raka kesel sudah nunggu lama akhirnya dibungkus mana mana enak fikirnya Raka
" enggak masalah sayang sekarang dibungkus kalo sudah pulang bisa makan di apartemen bareng aku terimakasih buat hari ini" ucap miftha mencium lembut bibirnya Raka
" baiklah sayang uang buat kamu aku transfer yah tiga puluh juta oke pas pulang aku tagih jatah aku" lanjut Raka m3r3m45 gunung kembarnya miftha
" aaahhghhh iyah sayang dengan Senang hati" desa han miftha lembut
" sil selama kita merantau proyek saya ajak kalian minum mau enggak memang sih kalian enggak pernah tapi sekali kali boleh kan" ucap Michel melihat Sisil
" ah sial dia cantik dan seksi menggoda juga kenapa kalian diciptakan sempurna" batin Michel bingung sekaligus kesal
__ADS_1
" boleh Michel tapi jangan banyak banyak yah, waktu di Amerika saya pernah coba minum tentu berdua sama Viona selama saya ikut perjalanan dinas boleh kok sering sering dengan senang hati" ucap Sisil bohong demi misinya
" okelah sil kamu tinggal dimana, apa boleh saya tidur di kamar tamu satu apartemen sama kalian maaf biar lebih enak bahas pekerjaannya" senyum Michel licik
" boleh saja Michel bener sih mempermudah kita berangkat bareng melihat pembangunan proyeknya" lanjut Sisil bahagia
Raka dan Viona akhirnya datang juga dan mereka langsung melanjutkan perjalanan ke bandara Sisil memberitahu rencana mereka akan sering minum membuat Viona kaget mendengar rencana Sisil tapi lagi lagi Viona enggak berani melawan perintah Sisil akhirnya dengan pasrah Viona menerimanya tentunya membuat Sisil Semakin bahagia
dilain Sisi, miftha merapihkan bekas masaknya walaupun rencananya makan bareng gagal karena Michel seenggaknya Raka membawa bekel masakannya, jiwa jiwa boros miftha bergejolak melihat transferan dari Raka tapi miftha harus kuat menghemat uang pemberian Raka Demi masa depannya punya pendamping hidup
" harus tahan tahan jangan boros lagi Raka sudah bangga lihat saya hemat hari ini" batin miftha frustasi
__ADS_1