TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
Michel galau


__ADS_3

perjalanan dinas yang membuat Michel merasa panas yang luar biasa kini Michel galau saat melihat langsung kulitnya Sisil tanpa memakai blazer berlengan pendek membuat kulit bersihnya terlihat dengan jelas bahkan gunung kembarnya pun terlihat lebih luar biasa, Raka yang melihat Michel gelisah langsung ngajak ngobrol bosnya


" anda kenapa pak apa yang anda fikirkan" bisik Raka penasaran


" saya mau nambah teman ranjang Raka saat melihat langsung Sisil yang luar biasa" ucap Michel ragu


" teman ranjang lagi? memangnya anda punya pengganti miftha pak kok saya engga tahu" tanya Raka penasaran


" sudah dua hari ini Viona jadi teman ranjang saya dan saya ingin juga Sisil jadi teman ranjang saya Raka bener bener menggoda" lanjut Michel frustasi mana berani bermain api


" astaga anda bener bener tega pak ngajak gadis baik baik dan sekarang mau ajak majikan sekaligus sahabatnya viona" bentak Raka enggak habis fikir sama ide gilanya Michel

__ADS_1


" Viona hobi nonton video panas dan pas saya tawarkan dia mau coba melepaskan mahkotanya demi saya demi enggak penasaran lagi, saya cuman menawarkan ternyata mau dan saya bilang cuma teman ranjang saja dan dia mau dan sekarang saya tergoda sama Sisil juga Raka" lanjut Michel frustasi enggak berani macem macem kalo tahu Eriko anak nya cuma jadi mainan dipastikan akan dilenyapkan dari dunia ini


" anda sudah merusak satu jangan sampai merusak satunya lagi pak, pak Eriko itu bisa melakukan apapun demi anaknya apa lagi Sisil anak yang selalu nurut apapun yang pak Eriko inginkan" ancaman Raka membuat Michel semakin frustasi


dilain sisi, Sisil dan Viona sudah menunggu didalam mobil dan akhirnya Michel dan Raka masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalanan mereka, Raka meminta duduk di kursi paling belakang karena mau rebahan, Sisil yang melihatnya jadi kesal apa apaan dirinya diabaikan seperti ini, Sisil lebih memilih sibuk sama laptopnya memikirkan perusahaan manaa lagi yang akan diajak kerjasama Michel yang melihat Sisil sibuk tersenyum Bangga wanita idaman pikir Michel


" bagaimana kalo kita kerjasama bangun universitas dan sahamnya 50% 50% bagaimana Michel investasi yang akan terus berkembang" ide dadakan Sisil


" lagi lihat lihat kampus saya dulu dan dapet ide ajak kerjasama mungkin Michel setuju melebarkan sayap" lanjut Sisil bahagia karena Michel setuju sama idenya


" nanti kita bahas lagi" lanjut Michel yang melihat Viona tersenyum enggak ada ekspresi cemburu sama sekali diwajahnya keliatan tenang

__ADS_1


" apa dia belum ada rasa sama sekali setelah melewatkan aksi panas berdua" batin Michel sedih


setelah sampai bandara Sisil bahas pembangunan universitas sekalian nunggu pesawat siap lepas landas, viona dan Raka mencatat apa saja yang dibutuhkan selama pembangunan universitas,tenaga ahli, dan kontrak kerjasama, Raka kagum melihat Sisil pandai melihat peluang dan melihat keuntungan dimasa depan


" perkiraan pembangunan dua sampai tiga tahun sil, tenaga dosen kita bisa minta bantuan awal dari dinas pendidikan khusus universitas bagaimana" ide Raka yang kagum melihat Sisil


" boleh boleh kebanyakan awalnya memang bantuan dari dinas pendidikan sih" ucap Sisil antusias


" kita bisa mulai promosi pembukaan mahasiswa baru dengan menyewa gedung untuk mahasiswa awal kan belum banyak mahasiswa setelah pembangunan selesai baru mahasiswa dan dosen bisa pindah ke gedung baru bagaimana" ide Viona


" yaah sudah kalian urus semuanya yah viona dan Raka dan cari kota mana yang pas buat kita buka kampus barunya" perintah Michel yang males sebenarnya Viona kerja lebih banyak bareng Raka bagaimana pun mereka sama sama asisten

__ADS_1


__ADS_2