TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
kangen


__ADS_3

Viona dan Michel merapihkan barang barangnya dan bersiap kembali ke Jakarta rutinitas yang padat menanti kehadiran mereka di perusahaan yang berbeda ingin rasanya sisil dan viona kerja di kantornya Michel rasanya mustahil karena kini Sisil sudah memiliki jabatan yang sama seperti Michel seorang CEO hebat, setelah merapihkan barang barangnya Michel langsung meluk Viona dari belakang dan mencium aroma parfum segar yang dipakai Viona membuatnya nafsong


" sayang sebelum kita pulang boleh kan aku minta jatah aku" ucap Michel sambil tangannya M3r3m45 gunung kembarnya viona dengan lembut


" aaahhh boleh sayang aku akan kangen melakukan ini lagi sama kamu sayang, kalo kamu mau kita bisa atur waktu supaya om Eriko enggak curiga ooohh sayang geli" desa han Viona merasakan sensasi luar biasa


" dengan senang hati sayang aku akan selalu kangen sekamar sama kamu sayang aku akan atur supaya kita sering kesini sayang" bisik Michel lembut


tangan Michel kini membuat Viona polos didepannya dan langsung mencium bibirnya viona dengan lembut tangannya Michel menari dengan indah di badan nya viona yang polos, Michel langsung menji lat l3h3r dan d4d4 Viona dengan lembut membuat Viona selalu mende sah menikmati sensasi luar biasa dan Viona memeluk Michel dengan lembut membuat gunung kembarnya nempel ke badannya Michel


" sayang iseng yah" bisik Michel merasakan gantungan favoritnya


" iyah sayang hahaha yuk lah gelut sayang" goda Viona yang langsung jalan ke ranjang dan langsung rebahan


" karena iseng aku akan makan kamu sampai kenyang" ancam Michel pura pura marah


" dengan senang hati sayang" lanjut viona M3r3m45 gunung kembarnya membuat Michel tergoda melihatnya


Michel langsung memasukkan rudalnya kedalam goa favoritnya perlahan memaju mundurkan pinggangnya dengan lembut membuat Viona mende sah menikmati pergerakan yang diberikan pujaan hatinya

__ADS_1


" sayang rasakan apapun yang aku berikan ke kamu sekarang sayang" bisik Michel sambil M3r3m45 gunung kembarnya viona dan semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya dengan lembut membuat Viona semakin semangat mende sah membuat Michel semangat semangat


" aaahhh sayang luar biasa sayang aku suka ooohh" desa han Viona semakin menikmati olahraga yang diberikan Michel


" ooohh sayang aku" desa han Michel mengelap keringat Viona dengan lembut membuat Viona semakin mende sah dan mende sah


" ahhh sayang aku selalu suka sayang ooohh" desa han Viona semakin kenceng memeluk badannya Michel


cairan hangat pun keluar dan dimasukkan kedalam langka pahanya Viona


" terimakasih sayang aku selalu puas sayang" ucap Michel mencium keningnya viona


dilain sisi, Raka dan miftha sudah ada di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta miftha baru pertama kali keluar negeri dengan laki laki yang dicintainya walaupun tanpa status yang jelas tapi miftha bahagia selalu disampingnya Raka yang selalu membuatnya bahagia dan nyaman dideket nya.sedangkan Sisil tersenyum bahagia bisa memberi liburan buat miftha yang kehidupan enggak seperti dulu dan rela berkorban demi dirinya


" liburan ini enggak akan sebanding sama mahkota yang dijaga buat calon imam ku kelak" batin Sisil lega dan pergi meninggalkan bandara


dilain sisi, Michel menemani Viona belanja oleh oleh buat keluarga nya Sisil dan keluarganya Michel, Michel menikmati apapun pilihan Viona.


" sayang aku terimakasih hari ini bener bener manis kan" goda Michel melihat wajah viona yang selalu terlihat cantik

__ADS_1


" sama sama sayang iyah manis dan aku akan merindukan nya guling hidup ku bakal jarang aku peluk dimalam hari" goda Viona sambil sibuk memilih cemilan


" aku juga akan kangen sama gunung kembar aku sayang" goda Michel mendapatkan cubitan dari Viona


" aduh sayang sakit kok dicubit" protes Michel pegang perutnya


" lagian lagi belanja mecum sih heran" protes viona kesal


" maaf sayang" lanjut Michel dengan terkekeh


setelah puas belanja oleh-oleh Michel dan Viona ke bandara naik burung besi terbang bebas beberapa jam akhirnya sampai juga di Jakarta, Michel mengajak viona ke apartemen nya sebentar untuk gulet panas sebelum akhirnya mengantarkan viona pulang Michel sengaja enggak ingin dijemput karena ingin melakukan aksi panasnya berkali-kali sebelum nanti jarang mereka melakukan gelut panas berdua


" sayang sudah yuk aku mau pulang aku kangen sama om dan Tante" ucap viona masih polos tiduran di p4h4nya Michel yang juga sama sama masih polos


" setengah jam lagi sayang aku bakal kangen begini sama kamu" ucap Michel memainkan gunung kembarnya Viona dengan lembut


" sama sayang aku juga akan kangen sama kamu tangan kamu selalu menari dengan indah di badan aku dengan lembut" goda Viona yang kepalanya sengaja digoyangkan dan kena rudalnya Michel terbungkus dala man membuatnya berdiri tegak membuat Viona terkekeh melihatnya


" terakhir sebelum pulang oke" goda Viona menatap tongkat sakti Michel sambil terkekeh

__ADS_1


" bagus kamu mau tanggung jawab sayang" goda Michel membaringkan viona ke kasur melanjutkan aksi panaas kesekian kalinya dan akhirnya keduanya membersihkan diri dan jalan ke rumahnya Sisil dengan perasaan bahagia


__ADS_2