
Sisil dan Viona bersiap siap ke kantornya Michel enggak seperti biasanya mereka makan siang di kantornya Michel beruntung nya Eriko sudah pulang jadi Sisil bisa bebas pergi tanpa di tanya tanya, bodyguard membuntuti mobilnya Sisil dari belakang ternyata mobil Sisil berhenti di perusahaan Michel bodyguard Michel yang melihat ada mobil yang dibelakang Sisil jadi waspada semenjak tahu Sisil diawasi sama ayahnya
" kita enggak bawa makanan sil" ucap Viona melihat Sisil
" kata mereka enggak usah bawa apa apa" ucap Viona melihat wajahnya di spion
" enggak sabar memberikan vitamin buat ayang beb" lanjut Sisil bahagia
" cie sekarang sudah bahagia yah gulet sama Michel dulu cih sok jamin mau gulet setelah halal tapi sekarang sudah di unboxing jadi ketagihan kan sekarang" ledek Viona membuat Sisil terkekeh
" ya bagaimana ya habisnya nafsong juga melihat tongkat sakti jumbonya tapi Raka juga mantap sih lancar seperti jalan tol hahaha" lanjut Sisil membandingkan tongkat sakti Michel dan Raka
" emang punya Raka SNI kalo Michel Jumbo tapi sama sama enak dan candu lah hahaha" lanjut Viona terkekeh membahas tongkat sakti temennya
dilain sisi, Raka dan Michel menyiapkan makan siang bareng, handuk,dan sabun karena pertama kalinya mendapatkan vitamin di kantornya selama Sisil dalam pengawasan idenya Michel memang luar biasa main aman tanpa Eriko curiga
" dapet kabar katanya ada bodyguard nya Sisil didepan kantor" ucap Raka melihat handphone nya
" untungnya kan kita makan disini mereka mana berani sembarangan masuk" ucap Michel menyusun makanan di meja
" siang sayang" ucap Sisil dan Viona saat masuk ruangannya Michel sedangkan Viona mengunci pintunya
" siang sayang ku" ucap Michel mencium bibirnya Sisil dan Viona bergantian
" makan yuk sambil ada yang mau kita bahas" ucap Raka mencium bibirnya Sisil dan Viona bergantian
Sisil, Viona, Michel,dan Raka duduk di sofa sambil makan dan Raka menceritakan apa yang dilaporkan bodyguard nya betapa kagetnya Sisil mendengar kalo ayahnya mengawasi anaknya segitunya membuat Sisil dan Viona merasa enggak nyaman
" kalian tenang saja barang barang kita sudah di pindahkan di unit apartemen sebelahnya tapi selama diawasi kita enggak bisa nginep deh selama dua bulan" ucap Michel sedih
" maaf yah sayang karena handphone enggak aktif ayah seperti ini jujur jadi kesel sama ayah" ucap Sisil sambil minum
" tapi untungnya bodyguard kalian siaga jadi kita duluan yang bergerak takut juga kalo mereka tiba tiba ngecek kan" ucap Viona yang merasa takut kenakalan nya ketahuan
__ADS_1
" kita guletnya sehari sekali cuman pas makan siang seperti ini saja deh malamnya yang bingung" ucap Raka frustasi
" biasanya kalian cari cadangan kenapa enggak mau" ledek Sisil yang mendapatkan p4h4nya di r3m35 sama Michel dan di pelotot
" kita nyaman sama kalian kalo cari di luar enggak enak ah mahal" lanjut Raka terkekeh
" dasar muka gratisan" ledek Viona yang mendapatkan p4h4nya di r3m35 dengan lembut
" candu susah dilepas sayang" lanjut Michel merapihkan bekas makannya
" sil yuk vitaminnya" ucap Michel melihat Sisil
" dengan senang hati" ucap Sisil yang pegang tangannya Michel
" have fun" ucap Viona yang menjadi kedua setelah Sisil di unboxing
didalam kamar kini Sisil dan Michel polos, Michel langsung mencium bibirnya Sisil dengan lembut tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Sisil dengan lembut setelah puas Michel menji lat pelan l3h3rnya Sisil membuat Sisil mende sah menikmati setiap sentu han yang diberikan Michel tangannya menari dengan indah di badannya sisil
" aaaahhh sayang" desa han Sisil menikmati setiap sentu han yang diberikan Michel
" aaahhh sayang" desa han Sisil menikmati setiap sentu han yang diberikan Michel
" terus sayang aku suka mendengarkan nya ooohh" desa han Michel semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya
" rasanya bikin melayang sayang" goda Sisil peluk Michel yang polos menikmati setiap pergerakan pinggang dan tangannya Michel yang m3r3m45 gunung kembarnya dengan lembut
" aaahhh" desa han Sisil semakin menikmati vitamin yang diberikan Michel
cairan pun akhirnya dimasukkan kedalam pangkal pahanya Sisil
" terimakasih sayang aku puas" ucap Michel mencium keningnya Sisil dengan lembut
" sama sama sayang" ucap Sisil lemes lemes mantap
__ADS_1
dilain sisi, Raka perlahan memasukkan rudalnya kedalam goa kesayangan nya, perlahan lahan memaju mundurkan pinggang nya membuat Viona mengeluarkan suara merdunya sedangkan tangannya Raka m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut
" aaahhh sayang ku" desa han viona menikmati setiap sentu han yang diberikan Raka
" terus sayang keluarkan suara kamu merdu sekali" goda Raka yang semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya dan semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Viona dan menji lat pelan l3h3rnya Viona
" aaahhh sayang" desa han viona memeluk Raka tangannya menari dengan indah di badannya Raka
cairan pun akhirnya dimasukkan kedalam pangkal pahanya Viona
" terimakasih sayang kamu selalu membuat aku puas" ucap Raka bahagia
" sama sama sayang yuk gantian gulet sama Michel dan Sisil" ucap Viona lemes berusaha bangun dari sofa
setelah vitamin C di berikan Sisil, Viona, Raka,dan Michel melanjutkan membahas peresmian kampus cinta di sofa sambil melanjutkan makan siang yang tertunda
" saat peresmian siapa saja yang diundang" ucap Sisil sambil mengupas buah jeruk
" dinas pendidikan, walikota, dan gubenur" ucap Michel yang melihat undangan di email yang sudah di buat rektor kampusnya
" semakin enggak sabar mau lihat hasil pembangunan nya" ucap Viona yang tangannya jahil pegang tongkat sakti Michel dan Raka bersamaan dengan pelan
" astaga sayang masih mau vitamin C lagi nanti sore saja yaa" protes Raka yang sebenarnya masih mau gulet panas
" boleh boleh pas mobil berjalan seperti biasa yah seru juga hahaha" lanjut Viona tertawa
" kamu suka sensasi pas di mobil" lanjut Michel melihat Viona enggak percaya
" iyah suka sensasinya luar biasa apa lagi pas mau jatoh tangan kalian dengan sigap nahan badan aku so sweet banget" goda Viona
" oke kita turutin sayang terus Sisil mau juga gulet didalam mobil" lanjut Raka melihat Sisil
" iya dong seru juga sih aku juga suka apa lagi pas teriak aaahhh sayang tangan kalian langsung meluk uuu romantis banget" goda Sisil ingat saat lagi pergerakan pinggangnya Michel tiba tiba badannya miring langsung di ketengahi dan langsung dipeluk supaya tetap aman
__ADS_1
" oke deh dengan senang hati" lanjut Michel dan Raka bersamaan
Michel dan Raka merasa bahagia Sisil dan Viona selalu punya cara buat gulet indahnya enggak membosankan