
setelah aksi panas Viona dan Raka kembali ke apartemen, Raka yang merasa puas ingin sekali terus bermain sama Viona kini tangannya Raka lebih aktif dari pada tadi sebelum ke hotel, tangannya Raka m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut membuat Viona sedikit mende sah menikmati sentu han yang diberikan Raka
" aahhh Raka" desa han Viona
" setelah Sisil kembali ke rumahnya boleh enggak pas Michel panjat pinang sama kamu giliran saya juga ikutan" ucap Raka yang semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Viona
" ahhh Raka gelinya, tapi kan kamu harus kembali ke kantor yang gantiin Michel kan memangnya enggak masalah kalo kalian engga ada di kantor oooohhhh" desa han Viona semakin menikma ti sentu han Raka
" kalo itu enggak tahu sih, mungkin dua hari setelah sisil pulang ya saya nginep lagi dua hari main puas sama kamu gantian sama Michel kita sering begitu sih bahkan bekas teman ranjang nya Michel sekarang jadi teman ranjang saya" lanjut Raka yang tangannya pindah ke p4h4 nya Viona dan mulai m3r3m45 dengan lembut
" aaaahhh Raka, kalian seotak ternyata yah heran saya" desa han Viona
" iyah dong saya tahu segalanya tentang Michel sampai urusan ranjang saja tahu uuuu jadi pengen lagi" goda Raka terkekeh
" makannya tuh tangannya dijaga sukurin jadi pengen lagi padahal tadi sampai Lima ronde" protes Viona kesal
dilain sisi, Michel dan Sisil membahas konsep universitas yang akan mereka bangun bersama sekaligus surat surat yang dibutuhkan untuk ijin mengajar
" saya yakin kita akan lebih sukses lagi sil dengan proyek bersama ini, saya akan minta bantuan langsung dari dosen di luar negeri khusus buat mata kuliah asing" ucap Michel antusias
" dan kita buka S2 sekalian biar mahasiswa tetap belajar dikampus kita" ucsp Sisil bahagia
__ADS_1
" boleh boleh, nanti Raka dan Viona yang urus semuanya biar kita lebih cepet mendapatkan tenaga pengajar dan kita mulai buka pendaftaran mahasiswa baru ada beasiswa juga bagaimana sebagai penarik" idenya Michel
" dengan adanya beasiswa kan calon mahasiswa seneng bersekolah di tempat kita, saya enggak salah pilih patner buat buka kampus ide kamu keren banget" puji Sisil melihat Michel
Viona dan Raka baru sampai apartemen rambut Viona basah membuat Sisil tersenyum melihatnya beda sama Michel yang sedikit enggak suka melihatnya sudah bisa ditebak apa yang mereka lakukan tadi, bahkan Michel saja enggak berani unboxing Sisil sama sekali justru membahas proyek mereka
" kalian lagi bahas apa nih kok ada laptop" ucap Viona duduk disebelah Sisil
" bikin surat ijin sewa tempat sementara, kalian berdua besok kasih surat ini buat sewa gedung selama dua tahun" perintah Sisil memberikan kertas
" dan kita akan ke dinas pendidikan besok buat minta persetujuan perbantuan tenaga pengajar" ucap Michel
" sekarang kita minum dulu guys pasti kalian haus kan" lanjut Michel yang sengaja beli lagi minuman seperti kemarin
" oke Michel" lanjut Raka bahagia
" yang urus perusahaan om Eriko yah sil" tanya Viona melihat Sisil
" iyah Viona dan ayah setuju pembangunan universitas ini dan kerjasama dengan Michel tapi jangan sebulan katanya saya tetap harus kembali" lanjut Sisil bahagia
Michel membuka botol yang dibelinya dan Viona membantu Sisil merapihkan meja, setelah minuman habis dua botol Michel ngajak Viona ke kamar selama ada sisil begitu sulit melakukan permainan panas Bareng Viona
__ADS_1
setibanya dikamar Michel Langsung membuat Viona polos walaupun setengah sadar Viona merasakan setiap sentu han yang diberikan Michel Padanya, Michel mencium bibir Viona dengan lembut tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut dari bibir turun ke le her Michel sengaja membuat lukisan indah meninggalkan jejak permainan panasnya
" aaaahhh Michel sudah yuk langsung masukin saja" desa han Viona langsung ke kasur
" candu aku sama kamu sayang maaf yah main sama kamu harus selalu minum habisnya kan ada Sisil jadi enggak bisa bebas" ucap Michel sedih sambil memasukkan rudalnya kedalam goa dan perlahan memaju dan mundurkan pinggangnya dengan lembut
" aaahhh Michel, ini kan apartemen Sisil wajar kalo dia selalu ada disini sayang" desa han Viona menikmati pergerakan pinggangnya Michel
" sungguh aku juga ingin main sama Sisil juga dia juga menggoda sayang" lanjut Michel semakin semangat memaju mundurkan pinggangnya dan m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut dan membuat lukisan indah di le hernya Viona
setelah cairan bening keluar akhirnya Michel tumbang di atas nya Viona
" terimakasih sayang aku sangat puas" ucap Michel mencium kening Viona
tanpa disangka Raka masuk kedalam kamar sambil tersenyum
" gantian ya bro" ucap Raka setengah sadar
" boleh bro silahkan" ucap Michel langsung jalan ke kamar mandi
Viona dan Raka langsung menjalankan aksi panasnya Michel yang melihatnya cuman bisa tersenyum pasrah toh baik Michel maupun Raka sama sama masih mau bebas jadi wajar kalo mereka selalu gantian
__ADS_1