
Michel melihat jam didinding masih jam empat subuh, Michel melakukan olahraga pagi sebelum berangkat kerja, Michel memikirkan Viona kemarin, ada keinginan menjemput viona dan Sisil mengantarkan ke kantornya sambil sarapan bareng, Michel langsung buru buru mandi supaya bisa sampai rumah nya Sisil lebih pagi, setibanya di rumah nya Sisil Michel pura pura sekalian lewat jadi sekalian mampir, Eriko yang curiga akhirnya memilih diam saja saat anaknya setuju jalan bareng ke kantor, Sisil membiarkan Viona duduk didepan disampingnya Michel awalnya Viona merasa enggak enak bagaimana pun Sisil adalah majikannya kurang pantas rasanya
" kita sarapan bareng bagaimana, waktu kerja kan masih satu jam lagi" ucap Michel melihat Sisil dari spion
" boleh juga Michel kita sarapan apa memangnya" ucap Sisil melihat Michel
" sarapan bubur ayam bagaimana" idenya Michel
" dideket sini ada bubur ayam yang enak" saran Viona melihat Michel
" oke kesana" lanjut Michel senang
setelah sampai di tukang bubur ayam Sisil, Viona,dan Michel duduk bareng, Sisil pura pura ke kamar mandi.
__ADS_1
" parfum kamu wangi sekali Viona" ucap Michel mencium aroma parfumnya Viona
" Iyah Michel parfum pemberian sisil selalu wangi apa kamu suka aromanya" ucap Viona
" sangat suka Viona" lanjut Michel lagi lagi Michel mencium bibirnya Viona dengan lembut kali ini lebih lama karena tempat bubur ayam sepi sedangkan tangannya Michel m3r3m45 p4h4 nya Viona dengan lembut
" maafkan saya enggak bisa kontrol sikap saya" ucap Michel menyesal setelah melepaskan pautannya
" baru kamu laki laki yang berani mencium saya dan saya suka dicium ternyata rasanya enak" goda Viona
" kalo pakai pengaman boleh Michel" lanjut Viona dengan malu
dilain sisi, Raka setiap kali mendapatkan bonus dari Michel selalu menelfon miftha menemani malamnya, kegiatan miftha pengangguran yang punya banyak uang Raka menelfon nya bisa dua atau tiga hari sekali mengajak ke apartemennya untuk menemani nya tidur.
__ADS_1
Raka baru bangun tidur langsung mencium bibirnya miftha dengan lembut setelah puas tangannya Raka m3r3m45 gunung kembarnya miftha dan mencium le her nya miftha dengan lembut membuat miftha mende sah dengan lembut membuat Raka bahagia mendengarnya, Raka memainkan seluruh badannya miftha dengan lembut men ji lat dan tangannya memainkan gunung kembarnya miftha semakin mende sah dan mende sah. Raka langsung memasukkan rudalnya kedalam goa miliknya miftha perlahan memaju mundurkan pinggnya dengan lembut membuat miftha semakin mende sah menikmati nya
" aaahggghhh Raka" desa han merdu miftha
" terus sayang keluarkan suara merdu kamu" bisik Raka sambil m3r3m45 gunung kembarnya miftha dan mencium le hernya miftha
" aku senang mendapatkan bonus lagi banyak dari Michel seperti nya aku akan sering kesini uuu mantap memang kamu sayang" goda Raka semangat memaju mundurkan pinggangnya
" aaahggghhh apartemen ini selalu terbuka lebar buat kamu Raka oooohhhh" desa han miftha
setelah cairan bening keluar Raka tumbang disampingnya miftha
" aku ke kantor yah" bisik Raka lalu jalan kekamar mandi
__ADS_1
" sikap Raka ke aku sekarang beda bukan sikap baik antar temen lama tapi sikapnya sebagai perempuan penggoda kenapa jadi begini nasip ku" batin miftha sedih dan nyusul Raka buat mandi bareng awalnya Raka nolak akhirnya mau mandi bareng dan melanjutkan ronde kedua sebelum berangkat kerja