
setelah mematikan video call Michel langsung memeluk Viona yang lagi duduk di kursi dan mencium bibirnya dengan lembut tangannya Michel m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut
" sayang aku enggak tahu mereka sampai disini jam berapa besok bearti malam ini terakhir kita sekamar ya" ucap Viona sedih
" iyah sayang cuman beberapa hari sayang, ada bu Elma bisa lebih lama disini, tapi ya sudah lah kita bekerja dengan baik saja sayang Walaupun kita harus nahan nafsong kan setiap hari masih bisa ketemu" ucap Michel berusaha menenangkan Viona
" iyah sayang" lanjut Viona lemes
" apa kamu tahu sisil mencintai aku tanpa mau di unboxing" lanjut Michel melihat Viona
" enggak tahu sayang kamu kata siapa" lanjut Viona pura pura
" kata Raka dia dua kali bikin Sisil setengah sadar dan Sisil bilang kenapa aku enggak bisa mencintai dia dengan cara baik tanpa di unboxing" lanjut Michel
__ADS_1
" jujur aku mencintai kamu dan sisil juga mau bebas sama kalian berdua tanpa ikatan apapun tapi sepertinya Sisil enggak mau melakukan pendekatan sama aku diluar itu sayang" sambung Michel sedih
" setiap orang mengartikan kan kata cinta kan berbeda sayang, jadi yah mungkin itu cara Sisil yang mau menjalankan pacaran dengan bekerja bareng, ngobrol santai, dan jalan jalan santai tanpa melakukan DP sebelum menikah" lanjut Viona menahan sedih
" maafkan aku sayang yang enggak bisa pacaran tanpa tinggal bareng seperti ini, kamu tenang saja sayang aku sudah suntik ****** jadi aman sayang" lanjut Michel memeluk Viona
dilain sisi, miftha membersihkan apartemen sendirian selama Raka tidur, awalnya miftha males sekali bercape ria seperti ini tapi selama di apartemen enggak melakukan apapun rasanya bosan sekali
" sayang aku bantuin mau" ucap Raka memeluk pinggangnya miftha
" okelah sayang, oh yah besok aku ke Makassar lagi sayang tandatangan kerjasama dan peresmian kampus baru sayang sepertinya tiga hari aku di sana sayang temani Michel" lanjut Raka mencium bibirnya miftha
" iyah enggak masalah sayang semangat bekerja jangan lupa makan saja dan jangan maksa buat panjat pinang sama Viona yah sayang ingat ada pak Eriko" peringatan miftha serius
__ADS_1
" iyah sayang aku enggak akan berani nekat" lanjut Raka pasrah
dilain sisi, Viona membantu Michel memindahkan barang barang Michel ke kamar sebelah dan langsung melanjutkan aksi panasnya sebelum beberapa hari ada pengganggu kebahagiaan mereka, Viona yang mendapatkan serangan luar biasa sebanyak lima kali cuma bisa pasrah menerimanya
Michel meminum obat perang sang supaya bisa main banyak sekali begitu juga dengan Viona enggak ada keluhan yang keluar dari mulutnya, Michel langsung memasukkan rudalnya kedalam goa milik Viona dan langsung memaju mundurkan pinggangnya dengan pelan
" aaahhh sayang ternyata pengaruh obat luar biasa yah aku jadi enggak ada rasa lelah sama sekali" desa han Viona menikmati pergerakan pinggangnya Michel dan tangannya m3r3m45 gunung kembarnya dengan indah
" lebih luar biasa kan sayang sensasinya kita puasin sekarang sayang soalnya besok sudah ada om galak jadi puasin hari ini saja" goda Michel melihat Viona menikmati pergerakan setiap pergerakan pinggangnya dengan lembut
" bener sayang om Eriko pengganggu kalo sisil aku enggak tega melakukan ini saat ada Sisil dia pasti sedih" lanjut Viona mendadak merasa egois
cairan hangat pun keluar dan dimasukkan kedalam pangkal pahanya Viona
__ADS_1
" terimakasih sayang aku sangat puas" ucap Michel mencium kening Viona