TTM CEO Tampan

TTM CEO Tampan
peresmian universitas cinta


__ADS_3

Sisil bersiap siap untuk ke apartemen Sisil menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sedangkan Elma menyiapkan baju yang akan dibawanya, sisil membawa kue yang dibuatnya dan akan dimakan berempat bareng Michel, viona dan Raka. Sisil merasa nyaman dan bahagia setiap minum bareng Raka walaupun sisil selalu lupa apa yang dilakukan dan ucapannya.


Raka, notaris,dan pengacara kedua belah pihak pun datang ke rumah sisil berangkat bareng, Raka dan sisil naik mobil sendiri sedangkan orang tua sisil bareng notaris dan pengacara.


" barang bawaan kamu banyak sekali sil" ucap Raka melihat tas kecil yang dipegang sisil


" ini kue bikinan saya Raka saya mau makan ini berempat sambil minum lagi pas baru datang di Makassar kita adain pesta kecil-kecilan saja" ucap sisil bahagia


" kamu enggak takut kan ada orang tua kamu" ucap Raka yang bingung


" pas saya dan viona S2 di Amerika kita sering diajak minum sama temen temen kampus ayah saya memperbolehkan buat minum walaupun cuman sedikit cuman viona yang enggak pernah ikut sama sekali, yang dilarangnya itu konsumsi narkoba dan panjat pinang bebas mau dimana pun dua itu dilarang keras" penjelasan Sisil santai

__ADS_1


" tapi entah kenapa minum bareng kamu Raka aku merasa bahagia sesuatu yang aku enggak ngerti" batin Sisil tersenyum


" hayo senyum senyum mikirin apa" lanjut Raka melihat sisil senyum sendiri


" ada deh Raka" lanjut Sisil terkekeh


" repot repot mikir habis minum bawa sisil kemana ternyata sekedar minum ternyata masih dibolehkan yang penting penampilan utuh tanpa lecet dan tanpa unboxing sisil sisil" batin Raka kesel mengingat saat dirinya harus susah payah bawa sisil ke apartemen miftha


" kamu bahagia sekali sayang mau ketemu sama Raka yah" goda Michel melihat viona wajahnya bahagia


" iyah sayang kok tahu aku bahagia mau ketemu sama Raka kangen di kamar berdua sayang apa lagi setelah makan di restoran hotel Raka tuh luar biasa" goda viona balik membuat Michel cemburu mendengar nya

__ADS_1


" kalo bukan acra penting sudah aku hukum kamu sayang berani sekali kangen sama Raka" lanjut Michel cemberut kesel


" cie ada yang cemburu nih ceritanya kalo kamu lihat Sisil deket deket sama Raka apa cemburu juga" lanjut Viona sengaja


" iyah sayang sama, aku cemburu sayang sama kamu dan sisil walaupun aku enggak bisa menyatakan nya tapi dengan sikap aku sudah membuktikan rasa sayang aku sama kamu, kalo Sisil yah aku rasa sayangnya enggak bisa aku utarin terlalu berlebih-lebihan sayang bingung aku mau manja manjaaan sama sisil" lanjut Michel terkekeh


" dasar Playboy labil" protes viona kesal sama sisil saja takut


rombongan sisil tiba juga di bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Elma langsung peluk dan mencium kening anak angkatnya begitu juga dengan Eriko merangkul bahunya Viona dengan bahagia, Raka memeluk Michel dan menggoda Michel membuatnya membogem bahunya dengan pelan


" bunda kangen sama Viona sayang" ucap Elma yang selalu ingin dipanggil bunda dibandingkan tante

__ADS_1


" iyah bunda Viona juga kangen sama kalian" ucap Viona terharu diusianya yang sudah menuju dewasa tapi Viona enggak kehilangan kasih sayang orang tua walaupun angkat tapi menurut Viona sama saja bisa memberikan perhatian ke Viona


__ADS_2