
setelah makan malam yang sempet tertunda miiftha, Sisil, dan satria menghabiskan makan malamnya dengan kebahagiaan, walaupun sama sama setengah sadar tapi mereka mampu menghabiskan makan malamanya
" satria besok bawa ayah dan bunda kamu yah kita makan malam keluarga mau kan" ucap Sisil sengaja pegang tangannya satria
" dengan senang hati sil saya ajak mereka besok terimakasih ya makan malam yang menyenangkan" ucap satria yang tangannya sudah berani m3r3m45 p4h4 nya miiftha
" terimakasih yah yang tadi hot banget aku suka" bisik miiftha sengaja menggoda
" iyah cantik saya juga senang kapan kapan main lagi yah" lanjut satria semakin menikmati m3r3m45 p4h4 nya Miftah
" kalian kok bicara nya bisik bisik sih" lanjut Sisil pura pura marah
" ah enggak kok sil, oh yah semoga kamu mau menerima perjodohan ini yah saya mencintai kamu sil makannya mau menerima perjodohan orang tua kita" lanjut satria menatap Sisil
" iyah satria besok kita bahas lagi yah" lanjut Sisil males pura pura baik
setelah makan satria mengantarkan miiftha dan Sisil pulang, miiftha yang dikasih uang sama satria langsung menolak pemberiannya karena pura pura setengah sadar setibanya di rumah Sisil dan miiftha mengatur acra besok tentunya sudah disiapkan rekaman aksi liarnya satria dua kali
" miiftha terimakasih buat malam ini" ucap Sisil lega
" sama sama sil untungnya tadi lampu saya matikan jadi enggak ketahuan kalo mahkota saya sudah rusak dan Raka juga sudah saya kasih tahu dia cuma bisa sabar dan ikhlas katanya" ucap miiftha yang ganti baju tidur rencananya miiftha nginep di rumah Sisil
" maafkan saya miiftha tapi malam ini terakhir saya ladenin aksi liar nya satria saya juga semakin takut sama dia" lanjut Sisil sedih
" rencana kamu bagus sil mengakhiri nya besok biar kamu enggak dalam keadaan bahaya terus menerus" lanjut miiftha
keesokan harinya Sisil memberitahu orang tuanya akan diadakan makan malam dua keluarga Eriko berfikir anaknya menerima perjodohan yang dilakukan ayahnya sedangkan Elma yang enggak setuju anaknya dijodohkan cuma bisa pasrah sedangkan bodyguard mempersiapkan laptop yang akan digunakan untuk pemutaran vidio panasnya
" ayah senang kamu mau menerima satria jadi calon suami kamu dia anaknya baik dan bisa membahagiakan kamu" ucap Eriko percaya diri
" kamu yakin nak mau dijodohkan bunda enggak suka sebenernya" tolak Elma jujur
" kalo dia baik kenapa enggak bunda" ucap Sisil pura pura meyakinkan orang tuanya
Miftah yang mendengar kan drama Sisil ingin sekali ketawa tapi takut ketauan akhirnya memilih diam saja
malam pun tiba orang tuanya satria pun datang ke rumahnya Sisil membawa makanan untuk Sisil dan keluarga tentunya membuat satria bahagia akhirnya bisa meluluhkan Sisil juga
__ADS_1
" saya senang Eriko akhirnya anak kita jadi juga buat Nerima perjodohan ini" ucap ayahnya satria bahagia
" iyah saya juga enggak menyangka mendengar nya" ucap Eriko ikut bahagia
" makanan siap lebih baik kita makan dulu baru ngobrol lagi soal pernikahan" ucap Elma berusaha Ramah
saat makan malam berjalan satria berusaha ngobrol sama sisil tapi tangannya dengan beraninya m3r3m45 p4h4 nya Miftah otomatis langsung miiftha singkirkan membuat satria kesal dibuatnya
" giliran kemarin setengah sadar menerima dipegang sekarang giliran sadar nolak" batin satria kesal
usai makan bodyguard langsung memasang infokus dan laptop di ruang keluarga tentunya membuat orang tua Sisil dan orang tuanya satria bingung dengan persiapan yang dilakukan ada juga tissue di meja dan air untuk menyiram mukanya satria fikir Sisil dan miiftha pun akan beracting sebagus mungkin
" kenapa ada laptop sayang memangnya mau nonton apa" ucap satria penasaran
" sebelumnya saya minta maaf buat orang tua saya dan orang tuanya satria bukannya mau membohongi kalian pura pura menerima perjodohan ini, maksud saya mengumpulkan kalian untuk tahu kelakuan satria dua kali sama saya sebelum pernikahan bener bener terjadi" ucap Sisil serius
" maksud kamu apa sayang aku enggak tahu maksud kamu apa" ucap satria pura pura
" diam lah satria silahkan lanjutkan sil" perintah ibunya satria penasaran
" putar vidionya" perintah Sisil
" awal ajak makan malam satria ngasih saya minum dan saya menolaknya akhirnya satria yang minum entah kenapa satria jadi enggak tenang tiba tiba dia ke kamar dan memanggil wanita kencannya dan melakukan aksi panas itu" lanjut Sisil dengan penuh amarah
" kok kamu mendapatkan rekamannya" tanya satria penasaran
" saat wanita kencan kamu datang saya suruh dia rekam dan kasih ke saya" lanjut Sisil menatap sinis ke satria
" apa kamu jebak saya kurang ajar" bentak satria enggak terima
" bukan menjebak saya jaga jaga dan ternyata firasat saya bener kamu menjebak saya untuk melakukan panjat pinang diluar nikah dan itulah ulah kamu sendiri" bentak Sisil mulai emosi
plak
satu tamparan sempurna di pipinya satria membuat semua mata tertuju sama satria
" kurang ajar kamu satria mau merusak anak saya sebelum halal" bentak Elma setelah menampar satria
__ADS_1
" jeng maafkan satria namanya juga anak muda jeng" bela mamahnya satria supaya perjodohan enggak dibatalkan
" mungkin hilaf tante tapi kelakuan satria bukan hilaf tapi liar" lanjut Sisil serius
" apa maksud kamu sil" ucap ayahnya satria enggak mengerti
" putar Vidio kedua" perintah Sisil melihat bodyguard
" baik nona" ucap bodyguard yang memutar Vidio
" saat makan malam saya sengaja diam diam merekam apa yang dilakukan satria saat makan malam dia sengaja mengajak saya dan teman saya setengah sadar dan diam diam satria mengajak miiftha kedalam kamar" bentak Sisil menyiram air ke wajahnya satria
" pantes saya bangun bangun dalam kondisi polos apa yang kamu lakukan satria didalam kamar" bentak miiftha pura pura marah
plak
" sebelum pergi pagi nya tangannya satria dengan lancang mencium dan m3r3m45 gunung kembar saya dan malamnya parah kamu satria" lanjut miiftha setelah menampar satria
" astaghfirullah om enggak menyangka kamu se berengsek ini satria" ucap Eriko kesal
bugggg
satu tonjokan mendarat dengan sempurna di pipinya satria
" maafkan saya om dan tante saya hilaf saya bener tulus mencintai sisil dan mau melanjutkan perjodohan ini" ucap satria menahan sakit di pipinya
" kelakuan kamu sangat liar dan memalukan satria orang terpandang bisa melakukan seperti itu astaghfirullah" bentak mamahnya satria
buuugghh
satu tonjokan mendarat dengan sempurna dari ayahnya satria
" Eriko dan Elma maafkan anak saya yang ternyata enggak sebaik yang saya pikir" lanjut ayahnya satria menyesal
" maafkan saya om kasih tahu aib anak om sekarang sudah dua kali satria seperti ini dan membuat saya takut melanjutkan perjodohan ini dan satria bukan cowok yang baik buat masa Depan saya lebih baik jangan ketemu sama kami lagi" lanjut Sisil tegas
" iyah sil sekali lagi tante minta maaf kalo kelakuan anak tante seliar itu tante enggak tahu pergaulan anak tante" lanjut mamahnya satria menangis karena malu
__ADS_1
" lebih baik sekarang kalian bertiga keluar dari rumah saya dan enggak akan ada lagi perjodohan antara Sisil dan satria" bentak Eriko mengusir orang tuanya satria penuh amarah
Miftah yang melihat rencana Sisil berjalan dengan lancar menggagalkan perjodohan diawal perkenalan bukan setelah resmi, setelah satria dan orang tuanya pergi Eriko dan Elma masuk kedalam kamarnya kepala Elma pusing menerima kenyataan yang enggak menyenangkan