
Sisil dan Viona habis mandi langsung keluar kamar melihat Raka nyapu sendiri jadi enggak tega lihatnya, Sisil sengaja suruh Viona manggil Michel ke kamarnya dengan lemes Viona akhirnya nurut perintahnya sisil, saat masuk kedalam kamar Michel terdengar suara pintu dibuka dari kamar mandi Michel yang melihat Viona sungguh bahagia tanpa berfikir panjang Michel mencium lembut bibirnya Viona tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dari bibir turun ke le her membuat Viona sedikit mende sah akibat sentu han yang diberikan Michel saat ini
" aaahhh Michel kan ada Sisil aku takut ketahuan sama dia" desa han Viona pura pura
" sebentar sayang habisnya kangen sih, sebentar yuk masukin kangen aku" bisik Michel melihat Viona menik mati setiap sentu han yang diberikan Michel
" aaahhh sabar sayang sisil disini kan karena pekerjaan cuman seminggu setelah sisil pergi kita lebih puas sayang" lanjut Viona berusaha melepaskan pelukannya Michel
" huff baiklah tunggu aku pakai baju" lanjut Michel frustasi
Viona meliha Michel polos langsung melamun melihatnya, badannya Michel sungguh bagus sekali membuat nya keliatan cool apa lagi saat aksi panas mereka lakukan terlihat lebih hot
Sisil, Raka, Michel, dan Viona jalan bareng keluar apartemen diam diam Michel merangkul pinggangnya Viona membuat Viona merasa bersalah karena ada Sisil merasa enggak enak bermesraan seperti ini pasti membuat Sisil cemburu
" oufit kalian sekarang lebih fres sekali" goda Michel yang matanya fokus melihat gunung kembarnya Sisil dan Viona
" lagi pengen pakai baju ini" ucap Sisil senyum bahagia bisa menghabiskan waktu lebih lama sama Michel
" pantai di kota ini bagus bagus loh" ucap Raka
__ADS_1
" kita ke pantai Losari bagus tuh" ide Sisil
Michel yang melihat Sisil semakin enggak tahan rasanya ingin memberikan obat pe rang sang buat Sisil biar bisa unboxing sisil juga tapi ada rasa cemas setiap memikirkan keinginan nya, Michel yang frustasi lebih memilih diem
setelah sampai di mobil Raka bawa mobil disampingnya Viona, Viona lebih memilih tidur di mobil karena jarak perjalanan lumayan lama, sedangkan Sisil dan Michel membahas proyek pembangunan universitas, tangganya Michel dengan sengaja m3r3m45 p4h4 nya sisil saking enggak kuatnya nahan nafsong nya membuat sisil merinding dan berusaha melepaskan tangannya Michel
" sial kenapa bukan sama Viona saja sih kalo pengen pegang" batin Sisil kesal memang Sisil cinta sama Michel tapi enggak ingin pendekatan ada kontak fisik apapun kini Sisil merasa takut deket deket sama Michel
" maafkan saya Sisil enggak bisa nahan nafsong saya" bisik Michel merasa enggak enak setelah melihat ekspresi Sisil
" tolong jaga tangan kamu Michel" tegas Sisil yang mulai rasa takut
" jadi kok Michel tenang saja" lanjut Sisil berusaha bersikap tenang
kini mobil sewaan tiba di pantai Losari sesampainya di pantai Sisil mengajak Viona kekamar mandi Sisil menceritakan apa yang dialaminya membuat Viona sedikit kesel sama Sisil tapi lagi lagi Viona mana berani membatah perintah Sisil
" namanya juga tangan nakal sil" ucap Viona pelan takut Sisil marah
" susah yah jatuh cinta sama cowok seperti Michel yang tangan dan ucapnya susah bisa dijaga" lanjut Sisil sedikit menyesal
__ADS_1
setelah puas curhat Sisil dan Viona langsung ngajak Michel dan Raka buat ke cafe, Viona yang pertama kali lihat pesenan cuman bisa heran melihatnya
" sil minuman apa sih ini" bisik Viona
" minumlah dan nikmati saja jangan komentar yang bikin Michel marah mengerti" perintah Sisil juga baru pertama kalinya minum
" kita nikmati malam indah kebersamaan kita" ucap Michel yang sedikit ma buk
" sil temani saya ke minimarket yuk beli paket internet" ucap Raka
"kini kesempatan Michel eksekusi Viona" batin sisil
" hayu Raka" ucap Sisil bangun dan pergi diikuti Raka
tanpa pikir panjang Michel yang setengah sadar mengajak Viona buat menikmati malam indah mereka, Viona yang sudah nafsong pun menerima ajakan Michel
setelah sampai di ka mar Michel langsung mencium bibir Viona dan tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Viona dengan lembut dari bibir turun ke le her setelah puas foreplay Michel langsung melanjutkan aksinya memasukan rudalnya kedalam goanya memaju mundur kan pinggangnya Michel yang lupa suntikan ****** sudah hilang efeknya dengan percaya diri memasukan cairan beningnya kedalam pangkal pahanya Viona membuat Viona lemes
" terimakasih sayang aku sangat puas" ucap Michel mencium kening Viona
__ADS_1